04/09/2026
Hace dos años, el 4 de septiembre de 2024, el Papa Francisco se encontraba con la comunidad de Scholas Indonesia para conocer el corazón de este país 🇮🇩
Allí conoció el poliedro construido por personas de distintas islas, internos y estudiantes de diversas escuelas. Cada una de sus piezas reflejaba la diversidad de las comunidades de Indonesia y, juntas, expresaban algo profundamente ligado a su identidad: la unidad en la diversidad.
Hoy recordamos aquel momento y una enseñanza de Francisco que sigue marcando el camino:
“Siempre vayan adelante, dialogando, discutiendo, pero siempre juntos.” 💛
—
Dua tahun yang lalu, pada 4 September 2024, Paus Fransiskus bertemu dengan komunitas Scholas Indonesia untuk mengenal lebih dekat hati Indonesia 🇮🇩
Di sana, beliau melihat sebuah polihedron yang dibuat oleh orang-orang dari berbagai pulau, warga binaan, dan para siswa dari berbagai sekolah. Setiap bagiannya mencerminkan keberagaman komunitas di seluruh Indonesia dan, ketika disatukan, mengungkapkan sesuatu yang sangat melekat pada identitas bangsa ini: Bhinneka Tunggal Ika — persatuan dalam keberagaman.
Hari ini, kami mengenang kembali momen tersebut dan salah satu pesan Paus Fransiskus yang terus menuntun langkah kami:
“Teruslah melangkah maju, berdialog, berdiskusi, tetapi selalu bersama-sama.” 💛