07/10/2026
*King's Sword*
Kamis, 8 Oktober 2026
*Bacaan setahun:*
Yeremia 16:1 – 17:27
Kolose 4:2–18
Mazmur 118:17–29
*TRANSFORMASI HIDUP YANG BERDAMPAK*
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)
Kita mengenal Petrus sebagai seorang murid Tuhan Yesus yang memiliki emosi "sumbu pendek". Seorang yang cepat dalam menanggapi setiap situasi. Seorang yang berani dan bahkan dengan lantang menunjukkan pembelaannya bagi Yesus. Tetapi di balik sikap kerasnya, sebenarnya Petrus seorang yang penuh keraguan dan mudah berubah pendiriannya. Di satu waktu dia dengan berani berkata rela menyerahkan nyawanya bagi Yesus. "Kata Petrus kepada-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak. Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." (Markus 14:29-30).
Yesus sangat mengerti pribadi dan isi hati Petrus. Meski Petrus tampak luarnya keras namun dia lemah di dalamnya. Yesus tidak menghakimi Petrus. Yesus mengubah namanya dari Simon menjadi Petrus. Petrus/Petra artinya batu karang yang teguh. Yesus memberi identitas baru dan membuat Petrus memandang dirinya menjadi sosok murid yang kuat dan teguh seperti batu karang. Tetap teguh di tengah hempasan ombak kehidupan.
Akhirnya kita bisa melihat perubahan hidup Petrus. Satu kali berkhotbah, tiga ribu orang bertobat. Di dalam surat Petrus, tulisannya banyak menguatkan orang-orang yang lemah dan mendorong orang percaya di tengah penderitaan agar tetap memiliki iman yang teguh. Tidak goyah di tengah terpaan penderitaan. Tetap memiliki pengharapan bagaikan sauh kapal yang terikat dengan Bapa yang penuh kasih sehingga kasih Bapa terpancar dari kehidupan Petrus.
Bagaimana dengan kita? Karya penebusan Tuhan Yesus memberikan identitas baru dalam hidup kita. Jika kita mengaku sebagai warga Kerajaan Allah, hidup kita berproses diubahkan menjadi manusia baru. Yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Proses kelahiran baru mengubahkan kita menjadi manusia baru, serupa dengan Kristus. Dunia melihat kehidupan kita yang bertransformasi. Perubahan hidup yang berdampak bagi orang-orang di sekeliling kita. Orang lain bisa melihat dan merasakan perubahan hidup kita sehingga hidup kita menjadi berkat.
Kesaksian perubahan hidup bukan keluar dari mulut kita tetapi terucap oleh orang-orang di sekeliling kita yang merasakan dampak hidup kita. Ibarat sebuah pohon yang berbuah, bukan pohon itu sendiri yang berkata buahnya manis tetapi orang-orang yang menikmati buah dari pohon tersebut. Sebab pohon tidak dapat merasakan buahnya sendiri tetapi dia tahu hidupnya berdampak ketika orang lain menikmatinya. Warga Kerajaan, terimalah identitas baru dari Tuhan dan hiduplah sesuai ketetapan-ketetapan firman Tuhan. Biarlah transformasi hidup kita memberi dampak dan menjadi berkat bagi orang lain. (RJ)
*Questions:*
1. Apakah hidup kita sudah mengalami transformasi setiagai buah karya penebusan Kristus?
2. Apakah hidup kita berdampak bagi orang lain dan menjadi berkat?
*Kingdom Value:*
Orang yang mengaku sudah lahir baru dalam Kristus akan mengalami transformasi dalam hidupnya
*Kingdom Quote:*
Hidup yg berdampak, ibarat pohon yang tidak dapat menikmati buahnya sendiri tetapi orang lain yang menikmati dapat merasakan manisnya buah pohon itu.