19/04/2026
Kuala Lumpur โ Suasana kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia pada Sabtu malam, 18 April 2026.
Acara yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 waktu setempat ini mempertemukan berbagai unsur warga Nahdlatul Ulama di Malaysia, termasuk badan otonom dan lembaga yang berada di bawah naungan NU.
Sekitar 200 peserta hadir meramaikan kegiatan yang mengusung semangat penguatan ukhuwah dan kolaborasi antarwarga NU di perantauan. Selain menjadi ajang temu kangen pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi dan mempererat jejaring antarorganisasi.
Dalam tausiyahnya, Rais Syuriyah PBNU, Dr. KH. Abdul Muqsith Ghazali, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah kehidupan diaspora. Ia menyoroti perlunya merawat tradisi keilmuan sekaligus meneguhkan peran warga NU sebagai wajah Islam yang moderat dan ramah. Menurutnya, komunitas NU di luar negeri memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sosial yang harmonis.
Acara ini merupakan hasil gotong royong berbagai elemen NU di Malaysia, mulai dari PCINU, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat, hingga lembaga dan komunitas lainnya seperti ISNU, Sarbumusi, PSNU, LDNU, dan NU Care-LAZISNU. Keterlibatan luas ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di antara warga Nahdliyin di perantauan.
Ketua panitia, Nur Alamin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat sinergi yang lebih konkret ke depan, tidak hanya dalam kegiatan seremonial tetapi juga program-program strategis.
Dukungan juga datang dari perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia yang turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk apresiasi terhadap peran komunitas keagamaan dalam menjaga dan membina masyarakat Indonesia di luar negeri.
Dengan nuansa hangat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Harapannya, kebersamaan yang terbangun dapat terus dijaga dan dikembangkan dalam berbagai kolaborasi di masa mendatang. (Adm)