RUMI Jepang

RUMI Jepang Rumah Masyarakat Indonesia di Jepang. Bertujuan untuk memberdayakan serta mendukung kemampuan aktif dan partisipasi kolektif masyarakat Indonesia di Jepang.

Persiapan Melahirkan di Jepang? Ini Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan! 👶🇯🇵Mengetahui kabar kehamilan adalah momen yan...
21/05/2026

Persiapan Melahirkan di Jepang? Ini Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan! 👶🇯🇵

Mengetahui kabar kehamilan adalah momen yang membahagiakan.
Jika berencana untuk menjalani proses persalinan di Jepang, ada satu langkah awal yang sangat penting:
Segera kunjungi Balai Kota (Shiyakusho / Kuyakusho) setempat untuk melapor dan mengambil Buku Kesehatan Ibu dan Anak (母子手帳 / Boshi-techo).

Tidak perlu bingung atau khawatir, karena perawat kesehatan masyarakat (Hokenshi) di balai kota akan dengan senang hati membantu memberikan penjelasan dan mendampingi hingga hari persalinan tiba.

Butuh referensi tambahan mengenai budaya pengasuhan? Yayasan Internasional Kanagawa menyediakan informasi lengkap tentang tata cara melahirkan dan membesarkan anak di Jepang, yang juga dilengkapi dengan panduan multibahasa.

Buku Panduan Yayasan Kanagawa: 🔗 http://www.kifjp.org/child/por
Panduan lengkap prosedur kehamilan: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/kehamilan-di-jepang.html

💡 Punya informasi tentang yayasan lain yang menyediakan panduan lengkap cara melahirkan dan membesarkan anak di Jepang? Silakan tulis di kolom komentar ya, supaya teman-teman yang lain juga bisa melihat dan terbantu! 👇

Situs web ini menyediakan informasi tentang kehamilan dan persalinan di Jepang bagi warga negara asing, seperti peserta “Pemagang Kerja Teknis” dan “Pelajar Internasional” yang tinggal di Jepang.

Hamil di Jepang Tapi Tidak Punya Izin Tinggal? Jangan Putus Asa, Ini Solusinya 🤝🌸Menghadapi kehamilan tanpa memiliki sta...
14/05/2026

Hamil di Jepang Tapi Tidak Punya Izin Tinggal? Jangan Putus Asa, Ini Solusinya 🤝🌸

Menghadapi kehamilan tanpa memiliki status izin tinggal (visa) di negara asing tentu terasa sangat berat dan menakutkan. Tapi tolong jangan panik. Di Jepang, hak atas kesehatan dan keselamatan nyawa tetap dihargai.

Berikut adalah langkah dan hak yang bisa didapatkan, apa pun keputusannya:
🛑 Jika Memutuskan Tidak Melanjutkan Kehamilan: Tindakan aborsi di Jepang tidak ditanggung asuransi kesehatan (biaya ditanggung sendiri). Namun, meskipun tidak memiliki izin tinggal, tindakan medis ini tetap bisa dilakukan di klinik/rumah sakit asalkan biayanya tersedia.

👶 Jika Memutuskan untuk Melahirkan: Jangan takut untuk mencari perawatan medis.
* Buku KIA (Boshi-techo): Tetap berhak mendapatkannya meskipun tidak punya status kependudukan.
* Ditolak Rumah Sakit? Jika ada RS yang menolak karena ketiadaan kartu asuransi, segera lapor ke kantor pemerintah daerah (Shiyakusho/Kuyakusho). Perawat kesehatan masyarakat di sana akan membantu mencarikan rumah sakit yang mau menerima.
* Kendala Biaya: Bagi yang kesulitan finansial, ada rumah sakit yang menyediakan program dukungan persalinan rawat inap. Selain itu, tersedia juga bantuan biaya untuk pemeriksaan kesehatan bayi, perawatan bayi prematur, hingga perawatan jika anak terkena TBC.

Jangan hadapi situasi ini sendirian. Keselamatan ibu dan janin adalah yang utama.

Baca panduan dan informasi bantuan selengkapnya di sini: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/kehamilan-di-jepang.html

Situs web ini menyediakan informasi tentang kehamilan dan persalinan di Jepang bagi warga negara asing, seperti peserta “Pemagang Kerja Teknis” dan “Pelajar Internasional” yang tinggal di Jepang.

Bayi Lahir di Jepang Dapat Visa Apa? Cek Aturannya di Sini! 👶🛂Mengurus status izin tinggal (visa) anak yang baru lahir d...
09/05/2026

Bayi Lahir di Jepang Dapat Visa Apa? Cek Aturannya di Sini! 👶🛂

Mengurus status izin tinggal (visa) anak yang baru lahir di Jepang harus dilakukan dengan cepat. Status visa anak akan sangat bergantung pada jenis visa orang tuanya.

Berikut adalah panduan ringkasnya:
👷‍♀️ 1. Orang Tua: Pemagang (Ginojisshusei)
* Visa Anak: "Aktivitas Tertentu" (Tokutei Katsudou).
* Masa Berlaku: 6 bulan. (Catatan: Perpanjangan biasanya sulit dilakukan kecuali ada alasan mendesak).

💼 2. Orang Tua: Pekerja Berketerampilan Khusus (Tokutei Ginou / SSW)
* SSW No. 1: Anak mendapat visa "Aktivitas Tertentu" yang masa berlakunya mengikuti visa orang tua (bisa diperpanjang saat orang tua perpanjang visa).
* SSW No. 2: Karena SSW 2 boleh membawa keluarga, anak bisa mendapat visa "Dependen" (Kazoku Taizai).

🎓 3. Orang Tua: Pelajar Internasional (Ryugakusei)
* Mahasiswa Universitas/Pascasarjana: Anak bisa mendapat visa "Dependen" (Kazoku Taizai).
* Siswa Sekolah Bahasa (Nihongo Gakkou): Karena tidak diizinkan membawa keluarga, anak mendapat visa "Aktivitas Tertentu" (selama 6 bulan).

🤝 4. Pasangan Beda Visa / Menikah dengan WN Jepang
Jika pasangan memiliki visa yang bisa membawa keluarga (seperti visa Engineer/Humanities), atau warga negara Jepang/Permanen Residen, anak berhak atas visa "Dependen (Kazoku Taizai”), "Anak Orang Jepang (Nihonjin no Haigusha)”, atau "Anak Penduduk Permanen (Eijusha no Haigusha)”.

⏰ DEADLINE PENTING: Pengajuan visa anak ke Imigrasi wajib dilakukan dalam kurun waktu 30 hari (maksimal 60 hari) setelah kelahiran!

Ingin mendatangkan keluarga untuk membantu persalinan?
Pemagang dan Pelajar bisa mengajukan visa "Pengunjung Sementara" (Temporary Visitor) untuk keluarga dari negara asal.

Info detail syarat & dokumen: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/status-izin-tinggal.html

Undang-undang Jepang melarang Pemagang Kerja Teknis dipecat atau dipaksa kembali ke negara asalnya dengan alasan bahwa mereka hamil. (Jika pemagang hamil, ia mungkin akan dipaksa melakukan aborsi...

Hamil di Jepang, Bagaimana Nasib Visa / Status Izin Tinggal? 🛂🤰Banyak yang khawatir akan dipulangkan paksa jika ketahuan...
30/04/2026

Hamil di Jepang, Bagaimana Nasib Visa / Status Izin Tinggal? 🛂🤰

Banyak yang khawatir akan dipulangkan paksa jika ketahuan hamil. FAKTANYA: Hukum Jepang melarang keras pemecatan atau pemulangan paksa karena alasan kehamilan!

Berikut adalah aturan resmi status izin tinggal berdasarkan jenis visa:

👷‍♀️ 1. Pemagang Kerja Teknis (Ginojisshusei)
* Lahir di Jepang: Boleh mengambil cuti melahirkan dan menunda masa magang. Status visa tetap aman. Jika masa magang No. 1 (Ginojishu 1 go) habis saat cuti, visa akan diubah sementara menjadi "Aktivitas Tertentu" (Tokutei Katsudou), lalu kembali ke magang No. 2 (Ginojishu 2 go) saat mulai bekerja lagi. Anak yang lahir akan mendapat visa Tokutei Katsudou.
* Lahir di Negara Asal lalu Kembali: Bisa! Syaratnya harus lapor ke Kumiai dan OTIT sebelum pulang. Jika visa habis saat di negara asal, Kumiai bisa mengurus Certificate of Eligibility (COE) baru agar bisa masuk lagi ke Jepang.

💼 2. Pekerja Berketerampilan Khusus (Tokutei Ginou / SSW)
Sangat aman! Selama kontrak kerja dan masa berlaku visa masih ada, hak cuti melahirkan tetap berlaku. Ingin melahirkan di Jepang atau pulang dulu ke negara asal lalu kembali bekerja? Keduanya diperbolehkan.

🎓 3. Pelajar Internasional (Ryugakusei)
Sekolah dilarang mengeluarkan siswa hanya karena hamil. Jika mengambil cuti akademik untuk melahirkan, status "Pelajar Internasional" tetap berlaku. Bahkan, jika harus memperpanjang visa saat sedang cuti melahirkan, pihak imigrasi menganggap itu sebagai alasan yang sah dan perpanjangan akan disetujui.

Jangan biarkan ketidaktahuan membuat hak-hak sebagai warga asing hilang.
Baca rincian prosedur hukumnya di sini: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/status-izin-tinggal.html

Undang-undang Jepang melarang Pemagang Kerja Teknis dipecat atau dipaksa kembali ke negara asalnya dengan alasan bahwa mereka hamil. (Jika pemagang hamil, ia mungkin akan dipaksa melakukan aborsi...

29/04/2026

Halo Sobat Rumi!
Lagi magang di Jepang tapi ngalamin masalah kerjaan, atau sekadar ngerasa stres masalah kerjaan dan butuh teman curhat? Jangan dipendam sendiri, ya! Pemerintah Jepang punya lembaga resmi bernama OTIT (Organisasi Pemagangan Kerja Teknis untuk Orang Asing) yang siap ngebantu dan melindungi hak-hak kamu.

📞 Gimana Cara Ngontak OTIT? Pilih cara yang paling gampang buat kamu:
-Telepon Gratis: 0120-250-192 (Selasa & Kamis 11:00-19:00, Sabtu 09:00-17:00, di luar jam tersebut dapat mengirim pesan ke mesin penjawab)
-Website (Buka 24 Jam): Cari di internet “Situs Konsultasi Bahasa Ibu OTIT”
-Surat Pos: Tujukan ke LOOP-X Building Lt.3, 3-9-15 Kaigan, Minato-ku, Tokyo 108-0022

Jangan pernah takut buat bersuara kalau hak-hak kamu dilanggar, ya! Semangat terus pejuang cuan di Jepang! 💪✨

Sumber: dokumen pedoman dibuat oleh Tim RUMI Jepang berdasarkan informasi dari OTIT (https://www.support.otit.go.jp/soudan/id/), dan pembuatan video menggunakan Notebooklm.

Kisah Ai: Hamil Saat Kuliah di Jepang, Hampir Kehilangan Visa, Tapi Berakhir Bahagia 🎓👶Menjalani kehamilan tak terencana...
23/04/2026

Kisah Ai: Hamil Saat Kuliah di Jepang, Hampir Kehilangan Visa, Tapi Berakhir Bahagia 🎓👶

Menjalani kehamilan tak terencana saat berstatus mahasiswa internasional (Ryugakusei)di Jepang tentu sangat mendebarkan. Inilah yang dialami Ai (samaran), seorang mahasiswa peneliti (Kenkyusei).

Di awal kehamilan, Ai mengalami morning sickness (mual parah) hingga tidak sanggup naik kereta ke kampus. Akibatnya? Persentase kehadirannya anjlok hingga di bawah 70%! Kekhawatiran pun muncul: Apakah visanya akan ditolak saat diperpanjang?

💡 Kunci Penyelamat: Komunikasi!
Daripada menghilang tanpa kabar, Ai memberanikan diri bercerita kepada guru dan staf sekolah. Meski awalnya staf ragu Ai bisa lanjut, sang guru sangat mendukung. Atas saran guru, Ai meminta Surat Keterangan Medis dari klinik yang menyatakan ia absen karena sakit bawaan hamil.
Surat inilah yang diserahkan ke Imigrasi, dan visa pelajar Ai berhasil diperpanjang!

Setelah melahirkan (dengan bantuan ibunya yang datang memakai visa kunjungan), Ai menitipkan bayinya sementara waktu di negara asalnya. Kini, Ai fokus melanjutkan studi dan berencana membawa anaknya kembali ke Jepang setelah lulus dan bekerja nanti.

Pesan Moral: Jika absen terus-menerus tanpa kabar, risiko dikeluarkan dari sekolah dan kehilangan izin tinggal sangat besar. Apapun kondisinya, selalu bicarakan dengan guru atau staf sekolah yang paling dipercaya.

Baca kisah lengkapnya di sini: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/pelajar-internasional.html

Ai, seorang mahasiswa peneliti di universitas, mulai berkencan dengan seorang mahasiswa internasional laki-laki yang bersekolah di sekolah kejuruan dan mengalami kehamilan yang tidak direncanakan....

Kisah Nyata: Pemagang yang Sukses Melahirkan di Jepang dan Kembali Bekerja 🌸👶Banyak pemagang (Ginojisshusei) yang merasa...
16/04/2026

Kisah Nyata: Pemagang yang Sukses Melahirkan di Jepang dan Kembali Bekerja 🌸👶

Banyak pemagang (Ginojisshusei) yang merasa takut akan dipulangkan ke negara asal jika ketahuan hamil. Namun, kisah Alice (samaran), seorang pemagang asal Vietnam, membuktikan bahwa hamil bukan berarti akhir dari karir di Jepang!

Alice mengetahui dirinya hamil di usia kandungan 34 minggu. Karena takut dipulangkan oleh pihak Kumiai, ia mencari bantuan ke gereja dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Apa yang terjadi selanjutnya?

✨ Perusahaan & Kumiai Mendukung: Setelah dimediasi oleh LSM, pihak perusahaan setuju memberikan cuti melahirkan. Faktanya, ada pedoman resmi dari pemerintah Jepang (sejak 2019) yang melarang diskriminasi/pemulangan pemagang hanya karena alasan hamil!
✨ Biaya Terbantu Asuransi: Biaya persalinan sekitar ¥450.000 sebagian besar tertutup oleh Tunjangan Kelahiran (Shussan Ichijikin). Biaya inkubator bayinya pun ditanggung oleh program pemerintah.
✨ Visa Aman: Visa pemagang Alice berhasil diperpanjang, dan bayinya mendapat visa khusus (Tokutei Katsudo) selama 4 bulan.
✨ Suami Ikut Cuti: Ben (samaran), ayah dari bayi tersebut yang juga seorang pemagang, berhasil mendapatkan izin cuti untuk merawat bayinya.
Setelah bayi berusia 2 bulan, Alice membawanya pulang ke Vietnam untuk dititipkan kepada keluarga, lalu Alice kembali ke Jepang untuk melanjutkan pekerjaannya di perusahaan yang sama.

Pesan dari kisah Alice: Jangan takut dan jangan disembunyikan. Ada hukum yang melindungi dan banyak pihak yang siap membantu!

Baca perjalanan lengkap Alice di sini: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/pemagang-kerja-teknis.html

Kehamilan ・Pemeriksaan Kesehatan・Konsultasi Alice jatuh sakit pada tahun kedua masa magangnya di Jepang. Dia berkonsultasi dengan orang di gereja dan dibawa ke klinik. Di sana Alice mengetahui...

Hasil Test Pack Positif? Ini Langkah Selanjutnya di Jepang! 🏥👶Setelah melihat dua garis di alat tes, langkah terpenting ...
09/04/2026

Hasil Test Pack Positif? Ini Langkah Selanjutnya di Jepang! 🏥👶

Setelah melihat dua garis di alat tes, langkah terpenting adalah segera periksa ke dokter spesialis kandungan (Sanfujinka / Ladies Clinic) untuk memastikan kondisi janin melalui USG.

Penting Diketahui Soal Biaya & Asuransi:
💸 Siapkan Dana Mandiri: Di Jepang, kehamilan normal tidak dianggap sebagai penyakit, jadi biaya pemeriksaannya tidak ditanggung asuransi. Siapkan dana sekitar ¥10.000 untuk kunjungan pertama.
💳 Bawa Kartu Asuransi (Hokensho): Kartu asuransi ini WAJIB dibawa. Kenapa? Karena asuransi bisa digunakan jika dokter menemukan kondisi yang kurang sehat dan butuh perawatan medis. Kalau lupa bawa kartu asuransi, semua biaya pengobatan harus dibayar penuh sendiri!

Jangan Tanggung Sendirian 🌸 Mengetahui kabar kehamilan di negara orang bisa memunculkan rasa cemas. Jangan dipendam sendiri, ya. Bicarakan dengan pasangan, keluarga, teman, atau hubungi layanan konsultasi.

Kalau bingung harus periksa ke klinik mana, jangan ragu untuk menghubungi layanan konsultasi agar bisa dibantu mencarikan tempat yang tepat.

Info lebih lengkap cek di sini: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/mungkin-sedang-hamil.html

Jika anda hamil dan tidak mengalami menstruasi selama seminggu setelah jadwal, berarti sudah memasuki kehamilan selama 5 minggu. Kehamilan dapat menyebabkan perubahan kondisi tubuh, dan memungkinkan...

Cara Menggunakan Alat Tes Kehamilan di Jepang 🇯🇵Merasa ada tanda-tanda kehamilan atau siklus haid terlambat? Langkah per...
27/03/2026

Cara Menggunakan Alat Tes Kehamilan di Jepang 🇯🇵

Merasa ada tanda-tanda kehamilan atau siklus haid terlambat? Langkah pertama yang paling mudah adalah menggunakan "Alat Tes Kehamilan" atau dalam bahasa Jepang disebut Ninshin Kensayaku (妊娠検査薬).

Serba-serbi Alat Tes:
📍 Beli di mana? Tersedia bebas di toko obat (drugstore), konbini tertentu, atau online (Amazon/Rakuten).
💰 Harga: Sekitar ¥1.000 per buah.
⏳ Kapan dipakainya? Disarankan 1 minggu setelah telat haid atau 3 minggu pasca berhubungan.

Penting Diketahui: Jika ternyata positif hamil, segera ke dokter. Waktu sangat krusial. Batas aborsi legal di Jepang adalah usia kandungan 21 minggu 6 hari. Semakin cepat diperiksa, semakin banyak opsi yang tersedia.

Bagi yang baru saja berhubungan (dibawah 72 jam) dan ingin mencegah kehamilan, bisa segera mencari Pil Kontrasepsi Darurat (Kondar) di klinik.

Panduan lengkap cek di sini: 👇👇 https://ninshinjapan.weebly.com/mungkin-sedang-hamil.html

Jika anda hamil dan tidak mengalami menstruasi selama seminggu setelah jadwal, berarti sudah memasuki kehamilan selama 5 minggu. Kehamilan dapat menyebabkan perubahan kondisi tubuh, dan memungkinkan...

JANGAN LAKUKAN SENDIRI! Bahaya Aborsi Tanpa Pengawasan Medis ⚠️🚫Mungkin ada yang terpikir untuk menggunakan obat aborsi ...
22/03/2026

JANGAN LAKUKAN SENDIRI! Bahaya Aborsi Tanpa Pengawasan Medis ⚠️🚫

Mungkin ada yang terpikir untuk menggunakan obat aborsi yang dibawa dari negara asal atau membelinya secara ilegal demi kepraktisan.

Tolong hentikan niat tersebut. Risikonya sangat besar:
1️⃣ Bahaya Medis: Meminum obat aborsi tanpa pantauan dokter dapat menyebabkan pendarahan hebat yang tidak terkendali atau proses aborsi yang tidak tuntas (sisa jaringan tertinggal di rahim). Ini bisa mengancam nyawa.

2️⃣ Bahaya Hukum (Penjara!): Melakukan aborsi sendiri dengan obat ilegal (termasuk obat dari negara asal) dianggap sebagai Tindak Pidana Aborsi. ⚖️ Sesuai Pasal 212 KUHP Jepang, pelakunya bisa dihukum penjara paling lama 1 tahun.

Apa yang harus dilakukan jika hamil?
Segera konsultasikan ke dokter kandungan. Jangan ambil jalan pintas.

Ditolak karena Bahasa Jepang? Memang ada klinik yang menolak pasien jika tidak bisa Bahasa Jepang. Jika mengalami penolakan saat pemeriksaan atau saat mengajukan aborsi, segera hubungi kami.

Baca info selengkapnya: 👇👇 https://ninshinjapan.weebly.com/aborsi.html

Di Jepang, aborsi dapat dilakukan sebelum usia kehamilan 22 minggu (21 minggu dan 6 hari). Syarat-syarat Aborsi Di Jepang, syarat mengenai dibolehkannya aborsi ditentukan oleh hukum. Syarat-syarat...

Informasi Penting: Prosedur & Aturan Aborsi di Jepang 🏥Bagi yang dihadapkan pada pilihan sulit untuk tidak melanjutkan k...
09/03/2026

Informasi Penting: Prosedur & Aturan Aborsi di Jepang 🏥

Bagi yang dihadapkan pada pilihan sulit untuk tidak melanjutkan kehamilan, penting untuk memahami aturan hukum dan medis yang berlaku di Jepang.
⏳ Batas Waktu: Aborsi hanya dapat dilakukan sebelum usia kehamilan 22 minggu (21 minggu 6 hari).

📋 Syarat & Persetujuan:
* Diizinkan jika ada alasan kesehatan, kesulitan ekonomi, atau akibat kekerasan seksual.
* Pada prinsipnya, persetujuan pasangan diperlukan. Meskipun secara hukum hanya untuk pasangan menikah, banyak RS tetap meminta tanda tangan pasangan (pacar). Jika pasangan tidak diketahui atau meninggal, aborsi bisa dilakukan tanpa persetujuan.
surgery Metode Medis:
* < 12 Minggu: Metode hisap/kuret. Biasanya perlu rawat inap 2 hari 1 malam.
* 12 - 22 Minggu: Induksi persalinan (seperti melahirkan). Beban fisik lebih berat dan perlu rawat inap beberapa hari.
* Catatan: Diperlukan pendamping atau kontak darurat (disarankan bisa Bhs. Jepang).

💰 Biaya & Bantuan Finansial: Biaya aborsi tidak ditanggung asuransi (tanggungan sendiri), berkisar ¥100.000 - ¥300.000.
Namun, ada bantuan yang bisa didapatkan:
1. Tunjangan Kelahiran (Shussan Ikuji Ichijikin): Jika usia kehamilan di atas 4 bulan (85 hari).
2. Subsidi Dukungan (Ninpu Shien Kyufu-kin) ¥50.000: Jika punya Juminhyo dan detak jantung janin sudah terkonfirmasi. Tetap bisa diajukan meski melakukan aborsi (perlu surat keterangan RS).

Info lebih lengkap & detail prosedur: 👉 https://ninshinjapan.weebly.com/aborsi.html

Di Jepang, aborsi dapat dilakukan sebelum usia kehamilan 22 minggu (21 minggu dan 6 hari). Syarat-syarat Aborsi Di Jepang, syarat mengenai dibolehkannya aborsi ditentukan oleh hukum. Syarat-syarat...

住所

Chuo-ku Kaigandoori 4-4-9 Kaigan ECO Club 1st Floor
Kobe-shi, Hyogo
650-0024

ウェブサイト

アラート

RUMI Jepangがニュースとプロモを投稿した時に最初に知って当社にメールを送信する最初の人になりましょう。あなたのメールアドレスはその他の目的には使用されず、いつでもサブスクリプションを解除することができます。

その団体に問い合わせをする

RUMI Jepangにメッセージを送信:

共有する

カテゴリー