06/07/2026
๐ง๐๐ ๐๐๐ฌ๐ฆ ๐ง๐ข ๐๐๐จ๐ก๐๐๐ก๐ง ๐ฃ๐ฅ๐ข๐ฉ๐๐ฆ๐๐ข๐ก๐ฆ: ๐ฆ๐๐ก๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐ ๐ฃ๐จ๐ง ๐ฅ๐๐ญ๐๐๐
Ada orang yang sepanjang hidupnya sibuk mengejar rezeki, tetapi tidak pernah benar-benar merasakan ketenangan. Ada yang hartanya terus bertambah, namun hatinya tetap dihantui rasa kurang. Ada yang bekerja tanpa mengenal lelah, mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keluarga, tetapi keberkahan seakan semakin menjauh. Di tengah dunia yang dipenuhi tekanan ekonomi, himpitan utang, persaingan yang tak berkesudahan, dan ketidakpastian masa depan, kita sering terlupa akan satu hakikat yang paling mendasar: rezeki bukan semata-mata buah dari kepandaian dan kerja keras manusia, melainkan karunia Allah SWT, Sang Pemilik seluruh perbendaharaan langit dan bumi. Usaha adalah kewajiban, tetapi keberkahan adalah anugerah yang hanya Dia limpahkan kepada siapa yang Dia kehendaki.
Melalui Seri Pemikiran Ekonomi Islam 09, Dr. Rizky Febrian mengajak kita kembali merenungi makna rezeki sebagaimana dipahami dalam pandangan alam Islam. Dalam kajian berjudul โThe Keys to Abundant Provisions: Seni Menjemput Rezekiโ, kita akan menelusuri jalan-jalan yang Allah bukakan untuk menghadirkan kelapangan dan keberkahan hidup; jalan takwa yang melahirkan jalan keluar dari setiap kesempitan, istigfar yang mengundang curahan rahmat, sedekah yang tidak mengurangi harta, syukur yang melipatgandakan nikmat, silaturahmi yang meluaskan rezeki, dan tawakal yang menenangkan hati setelah segala ikhtiar dilakukan. Bersama itu, kajian ini juga menghimpunkan doa-doa, zikir-zikir, dan amalan yang bersumber dari Al-Qurโan, sunnah Rasulullah SAW, serta nasihat para ulama sebagai bekal menghadapi kesempitan hidup, melunasi utang, memohon kemudahan, dan meraih pertolongan Allah SWT dalam setiap fase kehidupan.
โก๏ธ Daftar di: bit.ly/SPEI09
(Kuota Terbatas)