YAKKUM Emergency Unit

YAKKUM Emergency Unit YEU is an Indonesian faith-based NGO for inclusive emergency response and disaster risk reduction

YAKKUM Emergency Unit (YEU)

YEU is one of YAKKUM’s unit which was established in 2001 with a focus on emergency response and disaster risk reduction initiatives. By 2016, YEU has provided humanitarian assistance to more than 250 villages in Indonesia, East Timor, Myanmar the Philippines and Nepal, as well as encouraging partnerships with 350 community organizations throughout Indonesia. YAKKUM (i

ncluding YEU) is a member of ACT Alliance, a global network of churches consisting of 139 church-based organizations working in more than 140 countries in the humanitarian assistance, community empowerment, and impartial advocacy for the poor. YAKKUM (including YEU) is a member of Core Humanitarian Standard (CHS) to ensure quality performance and to develop accountable humanitarian services. YEU is also a member of Humanitarian Forum Indonesia (HFI) who, together with other humanitarian actors, has shared common understanding on impartial humanitarian assistance. YAKKUM/YEU abides by the humanitarian code of conducts, as well as campaigning norms and humanitarian principles through dialogue and partnerships. YEU has a training centre in a tranquil environment at the foot of Mount Merapi, which is professionally managed to answer the need for study and recreation place equipped with a extensive information about disaster management in Indonesia and the world.

======

YAKKUM Emergency Unit (YEU)

YEU merupakan salah satu unit kerja YAKKUM yang berdiri pada tahun 2001 dengan fokus tanggap darurat bencana dan kegiatan pengurangan risiko bencana. Hingga tahun 2016, YEU telah mendampingi lebih dari 250 desa di Indonesia, Timor Timur, Myanmar, Filipina dan Nepal, serta mendorong kemitraan dengan 350 organisasi masyarakat di seluruh Indonesia. YAKKUM (temasuk YEU) adalah anggota ACT Alliance, jaringan gereja-gereja sedunia yang terdiri dari 139 organisasi berbasis gereja yang bekerja di lebih dari 140 negara dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan advokasi bagi keadilan masyarakat miskin. YAKKUM (termasuk YEU) menjadi anggota Core Humanitarian Standard (CHS) guna memastikan dan mengembangkan kinerja pelayanan kemanusiaan yang bertanggung gugat, serta masuk dalam keanggotaan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) bersama para pelaku kemanusiaan lainnya yang memiliki pemahaman bersama untuk mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang madani, tanpa memandang latar belakang, ras, etnis dan agama. YAKKUM/YEU tunduk pada kode etik kemanusiaan, sekaligus mengkampanyekan norma dan prinsip kemanusiaan melalui dialog dan mengembangkan kemitraan. YEU memiliki pusat pelatihan di lingkungan yang tenang di kaki gunung Merapi, yang dikelola secara profesional untuk menjawab kebutuhan akan sebuah tempat belajar sekaligus rekreasi yang dilengkapi dengan berbagai macam informasi mengenai pengelolaan bencana di Indonesia dan dunia.

Ketika musim semakin sulit diprediksi, perempuan adalah yang pertama merasakan dampaknya.Saat air semakin sulit didapat,...
03/06/2026

Ketika musim semakin sulit diprediksi, perempuan adalah yang pertama merasakan dampaknya.

Saat air semakin sulit didapat, biaya pertanian meningkat, atau hasil panen menurun, perempuan sering menjadi pihak yang harus mencari cara agar keluarga tetap bertahan. Namun, perempuan bukan hanya kelompok yang terdampak perubahan iklim, mereka juga bagian penting dari solusi.

Melalui Pelatihan Literasi Iklim untuk Perempuan, para peserta belajar memahami perubahan iklim, mengenali risiko di wilayahnya, membaca informasi cuaca dan iklim, hingga menyusun aksi adaptasi yang sesuai dengan kebutuhan komunitas.
Dari menghemat air, memilah sampah, menggunakan pupuk organik, hingga memilih bibit yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem, langkah-langkah kecil ini menjadi fondasi penting untuk membangun ketangguhan bersama.

Karena ketika perempuan memiliki pengetahuan, akses informasi, dan ruang untuk bersuara, mereka mampu menjadi penggerak perubahan di tingkat keluarga, komunitas, hingga desa.

Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. 🤝❤️Selamat Hari Lahir Pancasila! Mari jadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai da...
01/06/2026

Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. 🤝❤️
Selamat Hari Lahir Pancasila! Mari jadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kita dalam bertindak, merawat kepedulian sesama, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Selamat Hari Raya Waisak!Di hari yang penuh kedamaian ini, mari menumbuhkan kebijaksanaan, kasih sayang, dan ketenangan ...
31/05/2026

Selamat Hari Raya Waisak!

Di hari yang penuh kedamaian ini, mari menumbuhkan kebijaksanaan, kasih sayang, dan ketenangan dalam setiap langkah kehidupan.

Semoga cahaya Waisak menerangi hati, membawa kedamaian bagi diri sendiri, sesama, dan seluruh makhluk.

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta (semoga semua makhluk hidup berbahagia)!

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 HSemoga semangat pengorbanan dan keikhlasan di hari yang mulia ini menginspirasi kita s...
27/05/2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan di hari yang mulia ini menginspirasi kita semua untuk terus peduli dan hadir bagi sesama.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Program SEHATI menggelar Pelatihan Dasar Sphere Inklusif di Banda Aceh — mempertemuk...
25/05/2026

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Program SEHATI menggelar Pelatihan Dasar Sphere Inklusif di Banda Aceh — mempertemukan organisasi penyandang disabilitas (OPDis), pemerintah, dan aktor kemanusiaan sebagai mitra setara dalam satu ruang belajar.

Dari pelatihan ini harapannya standar SPHERE yang inklusif
benar-benar hidup dalam respons bencana dan kolaborasi antara OPDis
dan lembaga kemanusiaan semakin erat dan bermakna.

Karena kemanusiaan sejati tidak meninggalkan siapa pun. 💚

Swipe untuk lihat ceritanya →



Perubahan iklim dan risiko bencana semakin dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok perempuan dan kelompok ...
20/05/2026

Perubahan iklim dan risiko bencana semakin dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok perempuan dan kelompok paling berisiko.

Melalui Kajian Risiko Bencana, kelompok perempuan di Desa Sirahan dan Desa Blongkeng bersama komunitas memetakan ancaman, kerentanan, kapasitas, serta peluang aksi ketangguhan di wilayahnya.

Kajian ini menjadi langkah penting untuk memahami risiko secara lebih menyeluruh, memperkuat peran perempuan dalam pengambilan keputusan, dan menyusun rencana aksi yang lebih efektif menghadapi perubahan iklim.

Menurutmu, risiko perubahan iklim apa yang paling dirasakan komunitas di sekitarmu?

YAKKUM Emergency Unit (YEU) hadir dan berpartisipasi aktif dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Ahli Kebencanaan ...
19/05/2026

YAKKUM Emergency Unit (YEU) hadir dan berpartisipasi aktif dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) 2026 yang diselenggarakan bersamaan dengan momen Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026.

Sebenarnya, apa itu PIT IABI?
PIT IABI adalah forum nasional tahunan yang mempertemukan para ahli, peneliti, praktisi, akademisi, hingga penentu kebijakan di bidang kebencanaan. Di forum ilmiah ini, seluruh pihak berkumpul untuk saling berbagi hasil riset terbaru, teknologi inovatif, serta mengevaluasi strategi pengelolaan risiko bencana di Indonesia agar lebih efektif dan berbasis sains.

Di tengah forum para ahli ini, YEU membawa suara dan pengalaman langsung dari lapangan. YEU berbagi pembelajaran, serta terus menyuarakan pentingnya aspek inklusivitas: memastikan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan anak-anak tidak tertinggal dalam setiap perencanaan ketangguhan bencana.

Kenaikan Yesus bukan akhir cerita melainkan awal dari pengharapan terbesar kita. Selamat memperingati Kenaikan Yesus Kri...
14/05/2026

Kenaikan Yesus bukan akhir cerita melainkan awal dari pengharapan terbesar kita.

Selamat memperingati Kenaikan Yesus Kristus. Mari terus melayani dalam pengharapan yang tidak pernah padam.

08/05/2026

Bersama Pulih, Bersama Menguat 💙

Sebanyak 330 KK dan 110 penyandang disabilitas di Aceh Utara menerima Bantuan Tunai Multiguna (MPCA) serta Disability Top-Up. Program respons kemanusiaan pascabencana ini dijalankan oleh YEU atas dukungan CBM Global Indonesia dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus memperkuat daya pulih masyarakat terdampak bencana.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, program ini juga memastikan bahwa setiap proses dilakukan secara inklusif, aman, dan bermartabat, agar kelompok paling berisiko—khususnya penyandang disabilitas—mendapat akses yang setara.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bergotong royong menghadirkan harapan bagi masyarakat Aceh Utara.

02/05/2026

YEU bersama Fondasi Hidup Indonesia melaksanakan kegiatan Serah Terima dan Penguatan Komitmen bersama dalam Pengelolaan Akses Air Bersih dan Fasilitas Alat Kebersihan di 15 desa di Kab. Bireuen, Aceh.

Langkah ini menjadi upaya memastikan sarana pemenuhan air berkelanjutan pascabanjir 2025.

Address

Jalan Kaliurang KM. 12
Yogyakarta City
55581

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+62274882477

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when YAKKUM Emergency Unit posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to YAKKUM Emergency Unit:

Share