gerakan kammi mengajar (GKM) adalah sebuah inisiatif mahasiswa yang tergabung dalam kesatuan aksi mahasiswa muslim indonesia (KAMMI) komisariat UGM sebagai wujud kepedulian terhadap adik-adik korban erupsi Merapi. GKM mengajak mahasiswa untuk menjadi pengajar anak-anak Jalanan dan pengajar TPA untuk anak-anak korban erupsi Merapi. Gerakan KAMMI Mengajar akan Mengampu 2 kelompok anak jalanan yang b
erada diperempatan MM UGM dan perempatan Sagan. serta untuk TPA di TPA As Syams Umbul Harjo, Sleman; TPA Shelter (huntara) watuadeg, wukirsari, Cangkringan. serta TPA Pelita hati, dibantaran Kali Code yang menjadi korban banjir lahar dingin beberapa waktu yang lalu. Sejak april hingga sekarang GKM mendampingi 105 adik-adik di 3 lokasi.
# Sekilas ide Aksi Semangat kami:
kondisi disalah satu lokasi tempat kami mengajar, yakni shelter (huntara) watuadeg/dongkelsari, kondisi warganya yang merupakan korban langsung erupsi Merapi masih belum stabil, terutama dibidang perekonomian. kami bermaksud untuk mengajak masyarakat untuk maju bersama. status kami sebagai mahasiswa yang belum mampu memberikan bantuan dari segi material tidak menyurutkan langkah kami. Insya Allah kompetisi aksi semangat yang dicanangkan Fatigon adalah salah satu ikhtiar kami untuk berkontribusi langsung terhadap masyarakat. ide kami "Wanita Merapi Berkarya dengan Olahan Lele" yang menjadi finalis kompetisi tersebut insya Allah terhitung 7 september akan mulai mensosialisasikan ide kami ke masyarakat serta merealisasikan ide kami untuk mengajak ibu-ibu korban erupsi Merapi yang saat ini tinggal di shelter dongkelsari untuk menjadi ibu-ibu produktif.