03/08/2026
Bismillah. Ketika Mata Tak Lagi Mampu Menangis karena-Nya... ๐ง๏ธโจ
Pernahkah kita bertanya-tanya, mengapa begitu sulit bagi mata kita untuk meneteskan air mata saat membaca ayat-ayat Al-Qur'an atau saat bersimpuh di sepertiga malam? Mengapa lisan mudah mengucapkan doa, namun hati terasa hampa dan dingin?
Ulama besar, Ibnul Qayyim rahimahullah, memberikan jawaban
"Ketika mata tidak dapat lagi menangis karena takut kepada Allah, maka ketahuilah bahwasanya tertahannya air mata itu merupakan tanda kerasnya hati."
(Bada'i'ul Fawa'id)
Air mata yang menetes karena rasa takut, rindu, dan harap kepada Allah adalah penawar bagi jiwa yang gersang. Ketika mata itu mengering dan hati membatu, bisa jadi itu adalah signal bahwa nurani kita tertutup oleh tumpukan dosa dan kelalaian dari mengingat-Nya.
Mari Lembutkan Hati Kita,
Jangan biarkan hati kita membatu. Mari leburkan kekerasan hati ini dengan rajin mendengarkan serta membaca kalam-Nya, membasahi lisan dengan istighfar, dan memperbanyak zikir.