18/06/2026
Sabtu siang 13 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WITA, rombongan ELBY Bike Riders mulai meninggalkan Bone menuju Tanjung Bira. Langit yang sejak pagi terlihat mendung seolah ingin menguji semangat perjalanan kami. Benar saja, di awal perjalanan hujan sempat turun menyambut roda-roda yang mulai berputar. Namun bagi seorang rider, hujan bukan alasan untuk berhenti. Justru di situlah letak cerita yang nantinya akan dikenang.
Perjalanan terus berlanjut menuju Sinjai. Di kota berjuluk Bumi Panrita Kitta itu, kami mendapat sambutan hangat dari Bro Udji ( Princess Sinjai ) yang telah menunggu di Warung Sunda. Suasana makan siang berlangsung penuh canda. Bahkan ketika ada satu porsi makanan yang "mandi kecap" akibat insiden kecil yang tak terduga, semuanya justru menjadi bahan tertawaan yang membuat suasana semakin akrab. Untungnya, rasa makanannya tetap nikmat dan perut pun kembali terisi sebelum melanjutkan perjalanan.
Selepas Sinjai, perjalanan menjadi semakin menyenangkan. Jalur pesisir yang membentang menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa. Hamparan laut, perbukitan hijau, dan jalan berkelok menjadi teman setia sepanjang perjalanan. Sesekali rombongan berhenti untuk mengabadikan momen, lalu kembali melaju menikmati setiap kilometer yang tersaji.
Menjelang sore, akhirnya roda-roda kami tiba di Tanjung Bira. Setelah perjalanan panjang, Villa Saoraja menjadi tempat beristirahat sejenak sebelum petualangan berlanjut. Sore hingga malam hari dihabiskan dengan berkeliling menikmati suasana Bira, Panrangluhu, hingga Bara. Setiap sudut menghadirkan pesona yang berbeda, namun sama-sama memanjakan mata.
Malam pun tiba. Setelah menikmati makan malam di kawasan Bira, rombongan melanjutkan kebersamaan di D'Bara Sea View Inn. Angin laut, suara ombak, dan obrolan tanpa batas menjadi penutup hari yang sempurna. Tidak ada agenda resmi, hanya cerita, tawa, dan persaudaraan yang mengalir begitu saja.
Pagi harinya, Pantai Bara menyambut kami dengan keindahan yang sulit ditolak. Pasir putih dan air laut yang jernih menjadi alasan mengapa tempat ini selalu dirindukan. Sebagian menikmati pantai, sebagian lagi sibuk berburu foto, sementara yang lain cukup duduk santai menikmati suasana.
Menjelang siang, rombongan menikmati makan siang di Phinisi Garden Bira sebelum memulai perjalanan pulang. Tujuan berikutnya adalah Sinjai, tepatnya Ngopi Dinoka di kawasan Alun-Alun Sinjai. Di sana, selain menikmati secangkir kopi dan melepas lelah, kami juga menemukan "kejutan" yang cukup menarik. Ternyata patung kuda yang selama ini identik dengan perbatasan Bone–Sinjai kini sudah berpindah ke kawasan tersebut. Tentu saja hal itu langsung menjadi bahan diskusi dan foto bersama.
Selepas Magrib, perjalanan menuju Bone kembali dilanjutkan. Ketika tenaga mulai berkurang dan perjalanan hampir usai, sambutan hangat kembali menanti di rumah Pak Kom Irwan Baharuddin, Coto dan berbagai hidangan lainnya menjadi penutup yang sempurna setelah dua hari penuh cerita di jalan.
Di balik semua tawa dan kebahagiaan itu, kami juga mengirimkan doa terbaik untuk Bro LH Petwol yang sempat mengalami insiden jatuh menjelang garis akhir perjalanan. Semoga lekas pulih dan segera kembali mengaspal bersama keluarga besar ELBY Bike Riders.
Karena pada akhirnya, touring bukan hanya tentang tujuan atau tempat yang dikunjungi. Touring adalah tentang cerita yang tercipta di setiap kilometer perjalanan, tentang persaudaraan yang semakin erat, dan tentang kenangan yang selalu membuat kita ingin kembali berangkat.
Sampai jumpa di perjalanan berikutnya.
ELBY Bike Riders "Ride Together, Stay Together." 🏍️💙