21/10/2025
Hari Santri 2025 telah tiba! Dan kita semua bersiap, bukan sekadar untuk mengenang, tapi untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan santri sebagai penjaga moral, keilmuan, dan kebangsaan.
Santri bukan hanya mereka yang berpakaian sarung dan berpeci, tapi setiap insan yang menempatkan ilmu, iman, dan akhlak di atas segalanya. Dari pesantren terpencil hingga ruang-ruang digital, semangat santri hari ini terus menyala — menjadi benteng nilai di tengah derasnya arus zaman.
Kita belajar dari sejarah: santri bukan penonton dalam perjuangan bangsa. Dari resolusi jihad hingga kemerdekaan, santri selalu di garis depan — membawa kitab di tangan kanan, dan semangat kebangsaan di tangan kiri.
Kini, tantangan baru hadir. Korupsi, dekadensi moral, dan kemunafikan sosial menuntut kita untuk kembali pada nilai santri: jujur, sederhana, dan berpihak pada kebenaran.
Maka, mari kita sambut Hari Santri Nasional 2025 dengan tekad: Menjadi santri yang adaptif, berilmu, tapi tak kehilangan ruh perjuangan. Menjadi santri yang mencintai negeri, bukan karena harta, tapi karena iman dan cinta sesama. Dan menjadi santri yang berani berkata benar, meski harus berhadapan dengan kekuasaan.