Yayasan WWF Indonesia

  • Home
  • Yayasan WWF Indonesia

Yayasan WWF Indonesia Organisasi konservasi independen nasional di Indonesia sejak 1962. Kami memegang nilai-nilai: Courage, Integrity, Respect, dan Collaboration.
(709)

Yayasan WWF Indonesia memiliki visi untuk konservasi yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia, dengan berfokus pada tata kelola sumber daya alam yang adil untuk menjamin manfaat konservasi di masa depan:

“Ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia lestari, berkelanjutan dan terkelola secara adil, untuk kesejahteraan generasi kini dan nanti”

Untuk mewujudkan visi ini, Yayasan WWF Indonesia menetapkan misi berikut ini:

Mewujudkan tata kelola ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia yang adil dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui:

- Mengimplementasikan dan mendorong praktik konservasi berdasarkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kearifan lokal;
- Membangun koalisi dan kemitraan dengan masyarakat sipil, bekerja bersama pemerintah dan swasta untuk pembangunan berkelanjutan;
- Mendorong nilai-nilai konservasi lingkungan hidup dengan meningkatkan kesadartahuan dan aksi konservasi di tengah masyarakat;
- Mengadvokasi dan memengaruhi kebijakan dan mendorong penegakan hukum di institusi yang bertanggung jawab guna terlaksananya tata kelola lingkungan yang baik.

SAAT RUMAH TERBAKAR, KE MANA MEREKA HARUS PERGI?Kehadiran primata di hutan bukan sekadar penghuni, melainkan penjelajah ...
03/09/2026

SAAT RUMAH TERBAKAR, KE MANA MEREKA HARUS PERGI?

Kehadiran primata di hutan bukan sekadar penghuni, melainkan penjelajah dan penebar biji-bijian yang menjaga keberlanjutan ekosistem. Tanpa mereka, hutan kita takkan sama.

Namun, duka mendalam menyelimuti upaya perlindungan primata Indonesia. Kita harus kehilangan Sampurna, satu individu Orangutan Kalimantan jantan di Ketapang, Kalimantan Barat, yang meninggal dunia akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sampurna sempat dievakuasi dalam kondisi lemas dan mengalami gangguan pernapasan akut oleh tim gabungan BKSDA Kalbar dan YIARI. Meski pertolongan medis darurat, terapi oksigen, hingga CPR telah dilakukan, Sampurna tak dapat diselamatkan. Hasil nekropsi mengonfirmasi adanya perubahan patologis pada organ tubuhnya akibat hipoksia akut dari asap karhutla.

Rest in peace, Sampurna. Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa saat hutan terbakar, seluruh ruang hidup satwa ikut hilang. Jangan ada lagi Sampurna-Sampurna lain yang menjadi korban.

Untuk mencegah tragedi serupa berulang, aksi nyata pencegahan karhutla di benteng-benteng habitat utama menjadi mutlak. Salah satunya di Lanskap Sebangau-Katingan (SEKA), Kalimantan Tengah, rumah bagi puluhan ribu orangutan dan beragam primata Nusantara.

Di lanskap gambut kaya karbon ini, WWF-Indonesia terus mendukung upaya pencegahan dan pemulihan ekosistem melalui:
* Pemulihan Lahan Gambut: Pembasahan kembali (rewetting) lewat sekat kanal untuk mengurangi risiko kebakaran saat kemarau.
* Dukungan Garda Depan: Penyaluran sarana pemadam, alat keselamatan (safety gear), dan logistik untuk tim patroli tapak.
* Penguatan Kapasitas: Pelatihan teknis dan pendampingan bagi masyarakat desa agar berdaya menjaga lingkungannya.
* Sistem Peringatan Dini: Pemantauan titik panas (hotspot) secara berkala untuk respon cepat di lapangan.

Melalui semangat , menjaga habitat satwa tetap basah dan bebas api adalah investasi terbaik demi keutuhan ruang hidup mereka dan masa depan kita bersama.

Mari perkuat perlindungan bagi rumah terakhir primata Indonesia. 🤍🕊️

Hari Hiu Paus dirayakan agar kita senantiasa melindunginya.Hiu paus (Rhincodon typus), satwa dengan tubuh raksasa dan co...
03/09/2026

Hari Hiu Paus dirayakan agar kita senantiasa melindunginya.

Hiu paus (Rhincodon typus), satwa dengan tubuh raksasa dan corak yang unik, mampu membuat siapa pun yang melihatnya takjub dan terpesona. Sang raksasa laut ini telah mendapatkan perlindungan penuh sejak 2013 sebagai salah satu upaya menjaga keberadaannya di perairan Indonesia.

Pesona megah hiu paus ini pun menjadikannya salah satu daya tarik utama wisata bahari. Namun, agar keindahannya bisa dinikmati tanpa menyakiti, peran pemandu wisata menjadi sangat krusial sebagai garda terdepan pariwisata.

WWF-Indonesia turut mendampingi para pemandu melalui pelatihan mengenai cara berinteraksi yang aman agar wisatawan dapat menikmati perjumpaan dengan hiu paus tanpa mengganggu mereka.

Sebagai wisatawan, kita semua bisa ikut berperan menjaga mereka dengan:
• Mematuhi aturan jarak aman saat snorkeling.
• Tidak menyentuh, menunggangi, dan menyakiti mereka.
• Mendukung wisata yang bertanggungjawab

Karena bertemu hiu paus adalah sebuah kesempatan, menjaga mereka adalah tanggung jawab kita bersama.

Yuk sama-sama & jaga laut kita!

Bicara soal sampah makanan, ini bukan cuma persoalan sisa di atas piring saja, Sobat Panda!Di balik makanan yang terbuan...
02/09/2026

Bicara soal sampah makanan, ini bukan cuma persoalan sisa di atas piring saja, Sobat Panda!

Di balik makanan yang terbuang, ada dampak besar buat iklim dan ketahanan pangan kitong di Papua. Lewat kajian “Menghentikan Sampah Makanan di Perkotaan: Rancangan Tindakan Berbasis Perilaku dan Finansial”, WWF-Indonesia Program Papua melihat peluang besar: pemilahan dari rumah tangga dan pengolahan sampah organik ternyata bisa memangkas emisi metana hingga lebih dari separuh di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Merauke!

Mari tong semua mulai ubah kebiasaan dari dapur sendiri. Karena saat kitong hargai makanan, itu artinya kitong juga jaga tanah dan bumi Papua untuk masa depan!

31/08/2026

Hanya ada satu tempat di bumi yang menjadi rumah bagi Badak Jawa: Taman Nasional Ujung Kulon.

Dengan populasi kurang dari 90 ekor yang tersisa di alam liar, mamalia langka berstatus critically endangered ini sedang menghadapi tantangan besar. Lebih dari 70% area inti habitat mereka kini terinvasi oleh palem langkap, menyisakan ruang gerak yang makin sempit dan memicu risiko inbreeding serta perburuan liar yang mengancam kelestarian mereka.

Melindungi spesies ikonik ini berarti menjaga denyut nadi seluruh ekosistem hutan Ujung Kulon. Demi memastikan mereka tetap bertahan, kerja-kerja konservasi di lapangan terus dimaksimalkan—mulai dari eradikasi spesies invasif, pembentukan koridor habitat, pemantauan 200 kamera jebak, hingga patroli tak terputus di darat dan perairan menggunakan teknologi thermal drone.

Melalui program Eco Deals, WWF bersama Agoda berkomitmen penuh mendukung perlindungan satu-satunya habitat Badak Jawa yang tersisa di dunia. Komitmen bersama ini bukan hanya tentang menyelamatkan satu spesies dari kepunahan, tetapi juga membangun ketahanan ekosistem jangka panjang yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar dan Indonesia.

Bersama-sama, kita beri ruang untuk Badak Jawa terus lestari.

WWF-Indonesia bekerjasama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, dan pemerintah daerah, fokus penanganan dan...
28/08/2026

WWF-Indonesia bekerjasama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, dan pemerintah daerah, fokus penanganan dan pencegahan kini diarahkan ke kawasan rentan seperti Lanskap Sebangau-Katingan (Kalteng), Lanskap Kapuas Hulu, dan Lanskap Arabela (Kalbar).

Dukungan darurat disalurkan langsung untuk memenuhi kebutuhan tim garis depan, mulai dari alat pemadam, kelengkapan patroli, hingga pasokan logistik. Sistem pemantauan dan peringatan dini juga terus diperkuat demi memastikan ekosistem penting tetap terlindungi.

Apresiasi dan doa teriring untuk seluruh petugas serta warga yang bersiaga di lapangan. Kami akan memberikan update secara berkala perkembangan pemadaman kebakaran hutan di lokasi kerja WWF-Indonesia.

Karhutla bukan sekadar bencana tahunan biasa, ini adalah ujian serius bagi ketahanan ekosistem gambut yang kian tergerus...
26/08/2026

Karhutla bukan sekadar bencana tahunan biasa, ini adalah ujian serius bagi ketahanan ekosistem gambut yang kian tergerus.

Kombinasi pengeringan lahan dan kemarau ekstrem membuat gambut kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya, lapisan spons ini berubah menjadi sangat rentan dan memicu kebakaran bawah permukaan (ground fire) yang sulit dipadamkan serta menghasilkan pekatnya kabut asap.

Kunci utamanya terletak pada pergeseran pola pikir: strategi kita harus berfokus pada langkah preventif, bukan sekadar restoratif.

Apresiasi setinggi-tingginya untuk Manggala Agni, tim gabungan, dan masyarakat lokal yang berjuang di garis depan. WWF-Indonesia bekerjasama dengan parapihak, seperti manggala agni, pemerintah daerah dan masyarakat lokal ikut dalam upaya memadamkan api di beberapa lokasi kerja kami yang terdampak.

Mau dapet tiket gratis belajar bikin konten alam sekaligus exclusive merchandise MoNa? ✨Dalam rangka MoNa Kelana 2026, W...
20/08/2026

Mau dapet tiket gratis belajar bikin konten alam sekaligus exclusive merchandise MoNa? ✨

Dalam rangka MoNa Kelana 2026, WWF-Indonesia dan mau bagi-bagi 5 Tiket Enthusiast Class + Exclusive Totebag MoNa buat 5 orang pemenang terpilih!

Di Enthusiast Class (25-26 Agustus 2026), kamu bakal dapet 2 hari online workshop tentang responsible adventure, killer storytelling, hingga smartphone filming bareng para experts! Nggak cuma itu, peserta terbaik dari kelas ini berkesempatan lolos ke tahap selanjutnya hingga ekspedisi ke Gunung Rinjani bersama para MoNa Warriors!

Cara Ikutan Giveaway:
Follow IG Yayasan WWF Indonesia & Members of Nature by WWF-ID
Jawab pertanyaan di poster: “Kenapa kamu harus ikut MoNa Kelana 2026?” di kolom komentar se-kreatif mungkin!
Tag 2 temen kamu yang hobi naik gunung atau s**a bikin konten!
Pastikan akun kamu tidak dikunci (public).

🗓️ Periode Giveaway: [20 - 22 Agustus]
📢 Pengumuman Pemenang: [23 Agustus] via IG Story Members of Nature by WWF-ID

Tulis alasan terbaikmu di kolom komentar sekarang dan amankan slotmu!

Bagi Provinsi Papua Selatan, pembangunan  bukan cuma menyoal tumbuh secara fisik, tetapi memastikan pertumbuhan ini sela...
20/08/2026

Bagi Provinsi Papua Selatan, pembangunan bukan cuma menyoal tumbuh secara fisik, tetapi memastikan pertumbuhan ini selaras dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Papua Selatan yang memelihara alam dan ekosistemnya. Artinya kegiatan ini akan memastikan sumber daya alam, dan ekosistem tetap terjaga sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat, serta memastikan peran masyarakat di Provinsi Papua Selatan ada dalam setiap proses pembangunan!

Program yang akan berjalan selama 36 bulan ini menjadi momentum untuk menyelaraskan arah pembangunan dalam RPJMD Papua Selatan. Tujuannya hanya satu, kesejahteraan masyarakat dan Tanah Papua yang lestari.

Kita jaga Provinsi Papua Selatan, untuk generasi mendatang!

Kalau daftar sekarang, kesempatanmu buat hiking bareng MoNa Warriors ini masih ada!Cuma dengan 120k, kita bisa berpetual...
20/08/2026

Kalau daftar sekarang, kesempatanmu buat hiking bareng MoNa Warriors ini masih ada!

Cuma dengan 120k, kita bisa berpetualang dan beraksi untuk alam di Rinjani!

Kuota terbatas. Jangan sampai ketinggalan ya~

Being a Nature Creator is still underrated! masa gak mau cobain peluangnya?mumpung kita punya alam yang ceritanya gak ha...
20/08/2026

Being a Nature Creator is still underrated!

masa gak mau cobain peluangnya?

mumpung kita punya alam yang ceritanya gak habis-habis, loh!

Address

Graha Simatupang Tower 2 Unit C 7th Floor Jalan Letjen TB Simatupang Kav 38

12540

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan WWF Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan WWF Indonesia:

Shortcuts

  • Want your organization to be the top-listed non profit organization?

Share