07/05/2026
πππ§π ππ§πππ«
Di sebuah resort mewah di Bali, 23 April 2026, seorang pejabat tinggi pendidikan Indonesia mengucapkan kalimat yang menggetarkan dunia akademik: prodi-prodi yang βtidak relevan dengan industriβ akan ditutup. Kedengarannya masuk akal bahkan terdengar progresif.
Tapi tunggu dulu. Pernahkah kita bertanya: πππππππ πππππππ πππππ
ππ πππππ? Karena jika kita mau jujur dan berani menelusuri lebih dalam, kebijakan ini bukan sekadar soal πππ πππ‘πβ tenaga kerja, ini adalah refleksi dari sesuatu yang jauh lebih tua, lebih gelap, dan lebih mengakar: π©ππ§π£ππ£ππ‘ππ§ π²ππ§π πππ₯ππ‘ πππ«π ππ§ππ’ π°ππ£ππ‘, kini hadir bukan lewat kapal perang, melainkan lewat kebijakan pendidikan yang dibungkus rapi dengan data, narasi daya saing global, dan janji bonus demografi.
Swipe untuk membaca analisis yang akan membuatmu melihat ruang kuliah dan kemerdekaan bangsamu dengan cara yang sama sekali berbeda.
Penulis: Muhammad Makro Maarif Sulaiman
Editor: Muhammad Alhada Fuadilah Habib .adventures