Pramuka SMA Negeri 1 Tigapanah - Prastipa

Pramuka SMA Negeri 1 Tigapanah - Prastipa Pramuka SMA Negeri 1 Tigapanah

01/05/2024

Pramuka mengajarkan kebersamaan, kedisiplinan, kemandirian, jiwa korsa dan semangat pantang menyerah.

I have reached 1.5K followers! Thank you for your continued support. I could not have done it without each of you. 🙏🤗🎉
17/11/2023

I have reached 1.5K followers! Thank you for your continued support. I could not have done it without each of you. 🙏🤗🎉

14/09/2023

Dasa Darma Pramuka
• Pengertian Dasa Darma Pramuka
Dasa Darma terdiri dari dua kata, yaitu “dasa” yang berarti sepuluh dan “darma” yang berarti perbuatan baik dan mulia. Oleh karena itu, Dasa Darma bisa diterjemahkan sebagai sepuluh tindakan baik dan mulia yang harus dipahami dan diamalkan oleh setiap anggota Pramuka dalam aktivitas mereka.
Setiap anggota Pramuka harus memiliki sepuluh sikap ini, mulai dari tingkat penggalang hingga tingkat atas. Dasa Darma memuat nilai-nilai moral yang dapat menjadi dasar bagi setiap anggota Pramuka untuk melakukan tugasnya. Dengan mempraktikkan Dasa Darma, anggota Pramuka dapat membentuk karakter dan akhlak yang luhur dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.

• Sejarah Dasa Darma Pramuka
Apakah kamu sudah mengetahui kapan dan oleh siapa Dasar-Dasar Pramuka diciptakan?

Dasar-Dasar Pramuka tidak diciptakan oleh satu orang saja, tetapi terbentuk dari ide dan gagasan beberapa orang yang digabungkan. Pembentukan Dasar-Dasar Pramuka melibatkan perjuangan dan proses yang panjang dari sejumlah tokoh. Selain itu, Dasar-Dasar Pramuka telah mengalami lima kali perubahan sejak awal dibentuk.

• Dasa Darma I (1961-1966)
Dasa Darma Pramuka pertama kali dibentuk sebagai lampiran pada Keputusan Presiden No. 238 Tahun 1961. Rumusan pertama dari Dasa Darma Pramuka disusun oleh Panitia V Pembentukan Gerakan Pramuka, dan digunakan dari tahun 1961 hingga 1966. Berikut ini adalah hasil rumusan dari Dasa Darma Pramuka yang pertama:

Pramuka dapat dipercaya
Pramuka setia
Pramuka sopan dan berperilaku baik
Pramuka sahabat bagi sesama manusia dan saudara bagi setiap anggota Pramuka
Pramuka penyayang sesama makhluk
Pramuka siap menolong dan berbakti kepada sesama
Pramuka taat pada perintah tanpa ragu-ragu
Pramuka sabar dan ceria dalam menghadapi segala kesulitan
Pramuka hemat dan cermat dalam penggunaan waktu, tenaga, dan harta benda
Pramuka suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan

• Dasa Darma II (1966-1974)
Pada tahun 1966, Dasa Darma Pramuka yang kedua dibentuk oleh Musyawarah Kerja Andalan Pusat dan Daerah (Muker Anpuda), yang saat ini dikenal dengan sebutan Musyawarah Nasional (Munas). Dasa Darma Pramuka kedua ini digunakan dari tahun 1966 hingga 1974. Berikut adalah rumusan dari Dasa Darma Pramuka kedua:

Kami Pramuka Indonesia, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Kami Pramuka Indonesia, berjiwa Pancasila dan patriot Indonesia yang setia
Kami Pramuka Indonesia, giat melaksanakan amanat penderitaan rakyat
Kami Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia
Kami Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila
Kami Pramuka Indonesia, dapat dipercaya dan berbudi luhur
Kami Pramuka Indonesia, hemat, cermat, dan bersahaja
Kami Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kes**aran
Kami Pramuka Indonesia, berjuang dengan rasa tanggung jawab dan gembira untuk dapat berguna
Kami Pramuka Indonesia, berwatak ksatria dan bertindak dengan disiplin.

• Dasa Darma III (1974-1978)
Pada tahun 1974, dasa darma pramuka mengalami perubahan lagi yang dibuat oleh Munas Bukit Tinggi, berdasarkan rekomendasi perubahan yang telah diamanatkan dalam MMP tahun 1970 dan Munas di tahun 1974. Dasa darma pramuka ini kemudian digunakan dari tahun 1974 hingga 1978. Berikut adalah isi dari dasa darma pramuka rumusan ketiga:

Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Kasih sayang sesama manusia dan cinta alam
Patriot yang sopan dan berwibawa
S**a bermusyawarah dan patuh
Rela menolong dan tabah
Rajin, riang, dan terampil
Hemat, cermat, dan bersahaja
Disiplin, setia, dan berani
Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

• Dasa Darma IV (1978-2009)
Pada tahun 1978, dasa darma pramuka mengalami perumusan ulang setelah memorandum dikeluarkan oleh Munas Gerakan Pramuka di Manado. Kemudian, perumusan tersebut diresmikan dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 036/KN/79. Dasa darma pramuka keempat ini digunakan mulai dari tahun 1978 hingga 2009. Berikut adalah isi dari rumusan dasa darma keempat:

Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
Patriot yang sopan dan ksatria
Patuh dan s**a bermusyawarah
Rela menolong dan tabah
Rajin, terampil dan gembira
Hemat, cermat, dan bersahaja
Disiplin, berani dan setia
Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

• Dasa Darma V (2009 sampai sekarang)
Terjadi perubahan terakhir dalam susunan dasa darma pramuka yang masih digunakan hingga saat ini. Perubahan ini tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Tahun 2009, berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 Tahun 2009.
Susunan dasa darma pramuka yang kelima ini ditegaskan kembali dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka atas Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tahun 2012. Berikut adalah isi dasa darma pramuka kelima yang masih digunakan hingga saat ini:

Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Patriot yang sopan dan kesatria.
Patuh dan s**a bermusyawarah.
Rela menolong dan tabah.
Rajin, terampil dan gembira.
Hemat, cermat dan bersahaja.
Disiplin, berani dan setia.
Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Suci dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan.
Setiap anggota pramuka harus memahami dan mempraktikkan isi dasa darma pramuka, sehingga mereka dapat membangun karakter yang baik dan membentuk kepribadian yang luhur. Berikut ini makna dari setiap dasa darma pramuka:

• Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Takwa adalah sikap tunduk dan patuh kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini berarti bahwa setiap anggota Pramuka harus memahami dan memegang teguh akan kebesaran dan kekuasaan Tuhan, dan selalu berusaha untuk menjalankan hidup sesuai dengan petunjuk-Nya.

Takwa juga melibatkan penghormatan dan pengakuan terhadap hak asasi manusia dan toleransi terhadap perbedaan agama dan kepercayaan.

• Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
Setiap anggota Pramuka harus memiliki rasa cinta dan sayang terhadap alam sekitarnya dan juga terhadap sesama manusia. Anggota harus memahami bahwa alam dan manusia merupakan bagian dari lingkungan yang harus dipelihara dan dihormati.

Maka, anggota Pramuka harus berusaha untuk melakukan tindakan-tindakan yang positif dan membantu sesama manusia dalam memajukan kehidupan bersama. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia adalah salah satu dasar yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang anggota Pramuka.

• Patriot yang sopan dan ksatria
Patriotisme yang sopan dan bersifat seperti seorang pahlawan atau ksatria. Anggota pramuka harus memiliki rasa cinta terhadap negara dan bangsa, dan juga harus memperlihatkan sikap yang sopan dan baik sebagai warga negara. Selain itu, anggota pramuka juga harus memiliki sikap dan tindakan seperti seorang pahlawan atau ksatria dalam menegakkan keadilan dan mempertahankan negaranya.

• Patuh dan s**a bermusyawarah
Dalam bahasa Indonesia, “Patuh” berarti taat dan “s**a bermusyawarah” berarti s**a berdiskusi. Maka, makna dari kalimat ini adalah anggota Pramuka harus taat dan s**a berdiskusi dalam setiap tindakan yang akan dilakukan.
Anggota harus dapat memahami dan menghormati hasil diskusi yang sudah dilakukan, dan menerapkan hasil diskusi tersebut dalam tindakan nyata. Bersikap patuh dan s**a bermusyawarah merupakan salah satu bagian dari proses pembentukan karakter anggota Pramuka yang baik.

• Rela menolong dan tabah
“Rela Menolong” dan “Tabah” merupakan dua nilai yang sangat penting bagi setiap anggota Pramuka. Dalam hal “Rela Menolong”, anggota Pramuka harus siap untuk membantu sesama tanpa pamrih dan dengan s**arela. Ini meliputi tidak hanya membantu teman-teman Pramuka, tetapi juga orang lain yang membutuhkan bantuan.
Sementara itu, “Tabah” menekankan pentingnya teguh dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Anggota Pramuka harus memiliki semangat yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh kegagalan atau kesulitan dalam mencapai tujuannya. Nilai ini penting untuk membangun karakter dan mengatasi masalah dengan cara yang baik dan positif.

• Rajin, trampil dan gembira
Rajin artinya selalu berusaha untuk bekerja dengan baik dan selalu mengerjakan tugas-tugas dengan sungguh-sungguh. Trampil menunjukkan kemampuan dan keterampilan dalam mengerjakan sesuatu dengan baik.

Gembira artinya selalu berusaha untuk memelihara suasana hati yang baik dan bahagia, serta selalu membawa energi positif dalam segala aktivitas yang dilakukan. Ketiga hal ini sangat penting bagi seorang anggota pramuka untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

• Hemat, cermat dan bersahaja
Istilah “hemat” berarti menjaga dan menggunakan sumber daya secara bijak dan tidak boros. “Cermat” berarti berhati-hati dan bijaksana dalam membuat keputusan dan bertindak. “Bersahaja” berarti tidak sombong dan merasa rendah diri, serta mampu menerima kenyataan dan situasi dengan lapang dada.

• Disiplin, berani dan setia
“Disiplin, berani, dan setia” mengandung makna bahwa setiap anggota pramuka harus memiliki sikap disiplin dan memegang teguh pada tata tertib yang berlaku. Mereka juga harus berani mengambil tindakan dan memegang teguh pada prinsip yang mereka yakini, serta setia pada tugas dan tanggung jawab yang telah diterima. Ini membantu anggota pramuka untuk menjalankan tugas mereka dengan baik dan membentuk karakter yang baik.

• Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
Mereka harus bertanggung jawab atas tindakan mereka dan dapat dipercaya dalam melakukan tugas dan tanggung jawab yang diterima. Ini menjadi bagian dari dasar moral yang harus ditanamkan dan dipegang teguh oleh setiap anggota Pramuka dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Pramuka.

• Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Maksud dari “Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan” adalah setiap anggota pramuka harus memiliki sikap yang baik dan bersih dalam berpikir, berbicara, dan bertindak. Mereka harus menjaga integritas dan martabat diri dengan memperlakukan orang lain dengan hormat dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan orang lain atau lingkungan. Ini adalah bagian penting dari menjaga karakter dan membangun citra positif bagi diri sendiri dan organisasi Pramuka.

Fungsi Dasa Darma Pramuka
Dasa darma pramuka memiliki beberapa fungsi atau tujuan, antara lain:

Menanamkan nilai-nilai luhur
Dengan mempraktikkan dasa darma pramuka, anggota pramuka akan menanamkan nilai-nilai luhur seperti takwa kepada Tuhan, cinta alam, kasih sayang sesama manusia, dll.

Membentuk karakter
Dasa darma pramuka berfungsi sebagai pedoman untuk membentuk karakter anggota pramuka agar menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Mengembangkan potensi
Anggota pramuka memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan, dan dengan mempraktikkan dasa darma pramuka, mereka dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

Meningkatkan solidaritas
Dasa darma pramuka memfokuskan pada kerjasama dan kerjasama tim, sehingga anggota pramuka akan memiliki rasa solidaritas yang kuat antar sesama anggota.

Meningkatkan kepemimpinan
Anggota pramuka akan memiliki kemampuan dan sikap kepemimpinan yang baik sebagai hasil dari mempraktikkan dasa darma pramuka.

LAMBANG GERAKAN PRAMUKALambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Ger...
22/11/2021

LAMBANG GERAKAN PRAMUKA
Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.
Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soehardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.
Bentuk dan Arti Kiasan
Bentuk lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang
gerakan pramuka :
1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
2. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kes**aran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
3. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
4. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
5. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
6. Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, danmembaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia

SEJARAH PRAMUKASejarah kepanduan telah berlangsung lebih dari satu abad, dimulai pada peralihan abad 19-20. Pelopornya t...
20/11/2021

SEJARAH PRAMUKA
Sejarah kepanduan telah berlangsung lebih dari satu abad, dimulai pada peralihan abad 19-20. Pelopornya tidak lain adalah Bapak Pandu sedunia, Lord Baden Powell. Kecintaan Powell terhadap aktivitas luar ruang terbentuk sejak kecil. Dilahirkan tanggal 22 Februari 1857, Robert Baden-Powell merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara (sepuluh bila tiga orang saudaranya yang meninggal ketika bayi dihitung). Masa kecilnya dihabiskan dengan banyak bermain di hutan kecil di samping sekolahnya. Powell terkenal sebagai anak yang
serba bisa. Selain keterampilannya pada aktivitas outdoor, Powell juga piawai dalam hal melukis, melawak, menyanyi, dan menjadi aktor drama. Tetapi, Powell memang pada dasarnya jauh lebih s**a aktivitas outdoor ketimbang belajar dalam kelas. Ia akhirnya gagal masuk perguruan tinggi bergengsi Universitas Oxford, dan sebaliknya berhasil cemerlang masuk dalam jajaran militer.

Kariernya dalam dunia militer melejit pesat. Ia melanglang buana ke banyak negeri dan mengasah keterampilan mengintai dan mencari jalan. Pengetahuannya dibidang tersebut dituangkannya dalam beberapa buku terlaris seperti Reconaissance and Scouting; Aids to Scouting; Boy Scouts, a Suggestion; Boy Scout Scheme; Scouting for Boys; dan Girl Guiding. Di samping itu, ia menciptakan metode inovatif pelatihan prajurit yang kurang pengalaman lapangan. Peserta yang lulus dari
pelatihan ini memperoleh lencana Fleur-de-Lys yang simbolnya digunakan sebagai lambang organsiasi pandu di kemudian hari. Selain itu, keberhasilan militernya yang
paling menonjol adalah mempertahankan kota Mafeking dari serangan militer kaum Boer yang berkekuatan tiga kali lipat dalam perang Boer di Afrika Selatan.

Saat mempertahankan kota Mafeking inilah, Powell semakin memperhatikan kehidupan para anak dan remaja. Mereka tampak bosan bila hanya mengurung diri
di dalam rumah. Powell, menrancang aktivitas outdoor bagi para anak dan remaja ini bahkan melibatkan mereka sebagai penolong dalam beberapa aktivitas militer.
Perhatian terhadap kehidupan anak dan remaja terus dibawanya ketika ia kembali ke Inggris.

Tanpa ada kegiatan positif, generasi muda Inggris semakin kacau hidupnya. Impian Powell adalah agar para anak dan remaja bisa menyalurkan energi mereka ke dalam kegiatan outdoor yang positif sehingga mereka tidak salah arah. Impiannya ini dikerjakannya dengan sangat tekun dan bersemangat. Ketekunan dan semangat yang luar biasa mengejar impian mulia ini membuat banyak orang tertular dan dengan senang hati bekerja sama membantu Powell mewujudkan impiannya. Mungkin akibat ketekunan yang berlebihan ini, Powell terlambat menikah. Ia baru menikah dengan Olave St. Clair Soames pada usia 54 tahun. Keberhasilannya memelopori dan membesarkan gerakan pramuka membuatnya memperoleh hadiah prestisius: Carnegie Prize. Ia wafat pada usia tua (83 tahun) di Paxtuu, Afrika.

Memiliki impian mulia, ketekunan dan semangat mewujudkan impian itu, mendayagunakan keterampilan yang dimiliki, serta bekerja sama dengan banyak orang, tampaknya faktor-faktor itulah yang menjadi kunci keberhasilan Lord Baden Powell yang layak ditiru oleh Generasi Muda.

20/05/2021

Sejarah Singkat Pramuka Indonesia
Pada tahun 1961 semua organisasi kepanduan melebur kedalam gerakan pramuka, menetapkan pancasila sebagai dasar gerakan pramuka.

Gerakan pramuka bertujuan untuk mendidik anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip dasar metodik pedidikan kepramukaan yang pelaksanaanya diserasikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa. Agar menjadi manusia Indonesia yang baik, dan pramuka berguna bagi pembangunan bangsa dan negara.

Siapa Bapak Pandu Dunia?
Robert Stephenson Smyth Baden Powell – atau akrab disebut Baden Powell

Siapa Bapak Pandu Indonesia?
Bapak Kepanduan Indonesia adalah KH. Agus Salim.

Siapa Bapak Pramuka Indonesia?
Bapak Pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang juga merupakan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (kwarnas) pertama.

Apa itu Gerakan Pramuka
Gerakan pramuka adalah nama organisasi pendidikan diluar sekolah dan diluar keluarga yang menggunakan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan.

Apa itu Kepramukaan
Kepramukaan merupakan nama kegiatan anggota gerakan pramuka.

Apa itu Pramuka
Pramuka merupakan sebutan bagi anggota gerakan pramuka yang terdiri dari anggota muda yaitu peserta didik dan anggota dewasa.

30/04/2021

Pertemuan Pramuka

Golongan Siaga
Nama Kegiatan: Pesta Siaga
Tingkat : Gugus Depan, Kwartir Ranting & Kwartir Cabang.
Bentuk Kegiatan : Permainan, Perlombaan, Penugasan, Pentas Seni.
Kegiatan di ikuti oleh masing-masing barung, bisa berupa pembagian peserta untuk mengikuti masing-masing penugasan, atau dikerjakan bersama-sama satu barung.

Golongan Penggalang
Nama Kegiatan: Jambore
Tingkat : Kwartir Ranting, Kwartir Cabang, Kwartir Daerah & Kwartir Nasional
Bentuk Kegiatan : Perlombaan, karnaval, penugasan, perlombaan, wisata edukasi, pentas seni

Kegiatan jambore merupakan pertemuan besarnya pramuka penggalang, yang diadakan dari tingkat ranting hingga nasional, Jambore Ranting, Jambore Daerah, Jambore Nasional. Bentuk kegiatannya berupa perkemahan dengan tenda, yang di ikuti oleh regu pramuka beranggotakan 6-8 orang.

Kegiatan jambore nasional diadakan tiap 5 tahun sekali, begitu juga dengan kegiatan jambore daerah. Biasanya akan ada seleksi di tingkat cabang maupun daerah dalam pengiriman peserta untuk kegiatan jambore. Ngomong-ngomong juga ada lho kegiatan jambore dunia….. dan Indonesia juga mengirimkan kontingennya.

Nama Kegiatan: Lomba Tingkat
Tingkat : Gudep, Kwartir Ranting, Kwartir Cabang, Kwartir Daerah & Kwartir Nasional
Bentuk Kegiatan : Perlombaan

Lomba tingkat merupakan ajang perlombaan untuk pramuka penggalang. Aneka perlombaan di adakan tentunya ada aturan dan juknis yang mengaturnya. Perlombaan dari Teknik Kepramukaan hingga lomba dalam ranah teknologi.
Istilah istilah yang biasa kita jumpai dalam lomba tingkat, LT I – tingkat gudep, LT 2 – tingkat ranting, LT III – tingkat cabang, LT – IV tingkat daerah, dan LT V tingkat nasional.Biasanya kalau untuk lomba tingkat akan ada perlombaan yang di tingkat paling bawah hingga mengikuti ke tingkat atasnya.. dan bisa dikirim ke lomba tingkat Nasional. Satu regu berasal dari 1 gugus depan ya biasanya dalam perlombaan ini, karena rasa kekeluargaan akan tinggi, jika sudah dari kelas 7 dalam satu regu dan mengikuti porsi latihan untuk perlombaan.

Nama Kegiatan: Gladian Pemimpin Regu (Dian Pinru)
Tingkat : Gudep, Kwartir Ranting, Kwartir Cabang
Bentuk Kegiatan : Pendidikan & Pelatihan

Dian Pinru merupakan wadah pembinaan bagi pemimpin regu. Pemimpin regu dikumpulkan/ dikirim untuk mengikuti ajang ini. Kegiatan berupa pendidikan dan pelatihan. Seperti Administrasi, Kepemimpinan, Pengetahuan Kepramukaan, Skill, Teknik Kepramukaan dan wawasan umum.

Kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan dan luar ruangan untuk praktik. Salah satu tujuan dari diadakannya Gladian Pemimpin Regu agar kualitas dan pengetahuan seorang pemimpin regu bisa lebih baik lagi dan meningkat. Harapannya bisa disebarkan, ditularkan ke anggota pramuka yang ada di regu dan gugus depannya.

23/04/2021

Buat anak Prastipa yang aktif ada yang minat buat ngelola FP ini Gak?

Prinsip Dasar Gerakan PramukaLandasan atau prinsip dasar gerakan kepanduan Praja Muda Karana tak lepas dari arti pramuka...
16/01/2021

Prinsip Dasar Gerakan Pramuka

Landasan atau prinsip dasar gerakan kepanduan Praja Muda Karana tak lepas dari arti pramuka itu sendiri. secara garis besar adalah sebagai berikut ini:

-Iman dan Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa'

Pada nomor satu ini yang diutamakan adalah masalah agama dan ketuhanan. Ini berarti para anggota pramuka harus tetap menggunakan agama sebagai pedoman hidup dan landasan untuk menjalankan aktivitas. Seperti yang diketahui bahwa agama mengajarkan kebenaran dan kedamaian.

-Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup, dan alam]

Prinsip ini harus diterapkan oleh para anggota pramuka sebagai landasan untuk menjalin hubungan dengan sesama makhluk Tuhan. Dalam hal ini meliputi sesama umat manusia, hewan, dan tumbuhan. Kepedulian terhadap alam juga wajib dipupuk agar kehidupan semuanya berjalan dengan seimbang.

-Peduli terhadap dirinya pribadi

Selain kepedulian terhadap orang lain dan alam sekitar, seorang anggota pramuka wajib peduli terhadap dirinya sendiri. Ini bukan berarti menanamkan sikap egois. Akan lebih baik jika diri sendiri diperhatikan terlebih dahulu supaya nantinya dalam melakukan tugas sebagai pramuka sejati akan terasa lebih ringan.

-Taat terhadap kode kehormatan pramuka

Semua peraturan dan kode kehormatan pramuka wajib untuk dipatuhi. Selain itu, menjaga kehormatan diri sendiri serta bangsa dan negaranya juga merupakan suatu keharusan

16/01/2021

Tujuan Kegiatan Kepramukaan

Dimasukkannya pramuka ke dalam pendidikan wajib tambahan untuk sekolah bukan hanya sekedar untuk mengisi kegiatan selain aktivitas belajar siswa saja. banyak hal lain yang ingin dicapai melalui gerakan ini. Adapun tujuan lain dibalik pramuka adalah:

1. Pembinaan
Membina anak – anak sedini mungkin serta kaum muda untuk meraih dan mewujudkan potensi spiritual, sosial, maupun intelektual dan juga fisiknya. Ini juga salah satu cara yang efektif untuk menanamkan arti pramuka dalam diri mereka sedini mungkin.

2. Kepribadian
Pramuka bertujuan untuk membentuk akhlak mulia dan kepribadian yang baik untuk para anggotanya di segala tingkatan. Kepribadian yang terpuji juga turut mempresentasikan pramuka saat seorang anggota berada di tengah – tengah masyarakat.

2. Semangat Kebangsaan
Dengan adanya pendidikan kepanduan, maka diharapkan anggota pramuka selalu mempunyai semangat cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan perjuangan untuk kehidupan yang lebih baik. Baik itu bagi dirinya maupun tanah airnya.

3. Peningkatan Keterampilan
Pramuka secara langsung melatih kemandirian dan keterampilan. Para anak – anak dan kaum muda dibaurkan dengan alam dan dilatih untuk bagaimana caranya bertahan hidup dengan mengandalkan keterampilan yang dimiliki. Keterampilan ini juga nantinya diharapkan dapat bermanfaat untuk memimpin dan membantu sesama.

Untuk mewujudkan keterampilan ini biasanya para anggota mengikuti beberapa kegiatan yang bersifat kelompok seperti berkemah dan jelajah alam. Tujuannya agar mereka saling membantu dan bahu membahu untuk satu tujuan yang sama.

11/12/2020

Arti Pramuka sangat mendalam untuk kelangsungan hidup masyarakat Indonesia. Sedikit banyak, gerakan kepanduan ini melakukan perannya di tengah – tengah masyarakat dan membantu menciptakan generasi tunas bangsa yang cinta terhadap negara. Juga bercita – cita luhur untuk menjaga kehormatannya dan bangsanya. Di sini akan dijelaskan mengenai arti sesungguhnya dan tujuan dari dibentuknya gerakan ini.

Sudah sejak dari awal berdirinya, gerakan ini sudah memiliki banyak peran dan arti penting, diantaranya adalah :

1. Keikut sertaan dalam perjuangan
2. Mempertahankan kemerdekaan RI
3. Mendidik kaum pemuda supaya siap dalam menghadapi segala macam perubahan zaman
4. Turut melatih para anggotanya untuk memiliki jiwa patriotism tinggi
5. Mendidik kaum muda untuk bertahan dalam berbagai kesulitan hidup

Pramuka adalah suatu kegiatan ekstrakulikuler yang diharapkan bangsa mampu membentuk manusia-manusia yang memiliki karak...
04/10/2020

Pramuka adalah suatu kegiatan ekstrakulikuler yang diharapkan bangsa mampu membentuk manusia-manusia yang memiliki karakter putra-putri bangsa. Bukan menjadi pembangkang dan merasa paling benar. 😊

Address

MULAWARI
Tigapanah

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pramuka SMA Negeri 1 Tigapanah - Prastipa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pramuka SMA Negeri 1 Tigapanah - Prastipa:

Share