Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy

Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Nazir Badan Infaq, Sedekah dan Wakaf Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy

Murid-murid Zaman Now Ga Ada Akhlak?Jangankan di berita, di antara kamu mungkin ada yang melihat sendiri gurumu direndah...
03/07/2024

Murid-murid Zaman Now Ga Ada Akhlak?

Jangankan di berita, di antara kamu mungkin ada yang melihat sendiri gurumu direndahkan oleh murid si paling merasa berprivilege, dimarahi oleh walimurid si paling tinggi jabatan. Apa yang terjadi sekarang adalah bencana besar: tidak dihargainya guru dan betapa overpriced-nya penyanyi serta komedian yang manggung 5 menit dibayar 200 juta. Laa haula wa laa quwwata illaa billah.

Aku merinding kemudian, ketika membaca bahwa peradaban Umat Islam begitu menghargai guru, dan getirnya; itu yang saat ini malah dipraktekkan oleh negara-negara di Asia Timur. BBC menulis bahwa, "Jika guru ingin memiliki status yang dimuliakan, mereka akan mendapatkannya di ruang kelas di Cina, Malaysia atau Taiwan, karena survei internasional menunjukkan bahwa ini adalah negara-negara di mana pengajaran dijunjung tinggi oleh publik."

Suatu kali, setelah memakamkan jenazah, Ibnu Abbas mempersilakan Zaid bin Tsabit untuk menaiki seekor baghal, kemudian Ibnu Abbas memegang tali pelananya dan menuntun baghal tersebut. Zaid bin Tsabit tentu merasa tak enakan, sembari berkata, "engkau menuntun baghalku, padahal engkau adalah keponakan Rasulullah ﷺ?!" Maka Ibnu Abbas menjawab, "karena inilah yang kami lakukan pada ulama-ulama kami."

Ulama besar bernama Abu Hanifah, adalah seorang yang tidak akan menjulurkan kakinya ketika ia menghadap ke arah rumah gurunya —Hammad rahimahullah— karena beliau begitu menghormati gurunya. Imam Syafi'i pun memuliakan gurunya dengan cara istimewa, sampai-sampai beliau sangat hati-hati membalikkan lembaran bukunya, khawatir suaranya akan mengganggu guru yang sedang mengajarkan ilmu.

Gambaran betapa peradaban Islam memuliakan guru, bisa kamu dapatkan ketika menjelajahi masa kepemimpinan Harun Ar Rasyid rahimahullah. Anaknya dididik untuk hormat pada guru, bahkan sampai mencuci kaki para guru yang mengajarkan ilmu bagi anak-anak Khalifah. Putra-putri Khalifah Al Ma'mun pun berlomba-lomba mengambilkan alas kaki gurunya dan memakaikannya. Padahal mereka putra mahkota!

Ibnu Abbas memberi nasihat menarik yang related juga untuk zaman kita, "kerendahan hatimu pada guru, membuat guru akan memberikan ilmunya sepenuh hati padamu, sehingga orang-orang pun akan membutuhkanmu." Indonesia kita sedang tak baik-baik saja, selama generasi mudanya tak berakhlak pada guru dan ahli ilmu. Jika tetap begitu, khawatirnya tahun 2045 bukan "bonus" demografi yang didapat, melainkan "beban demografi." Wal iyadhu billah.

Namun, nasihat dari Imam Ghazali ini cocok nian untuk keduanya: guru dan murid. Beliau menulis dalam Kitab Ihya Ulumuddin, "jika seorang guru memiliki 3 sifat ini, maka betapa nikmatnya jadi muridnya: sabar, rendah hati dan akhlaq nan mulia. Dan jika seorang murid memiliki 3 sifat ini, bahagialah yang menjadi gurunya: menghadirkan akal saat belajar, beradab dan sungguh-sungguh dalam memahami." (Ihya Ulumuddin, 1/76)

Referensi:
1. Kitab Ihya Ulumuddin, Imam Ghazali
2. Where do teachers get the most respect?, BBC
3. عناية الدولة بالعلماء في الحضارة الإسلامية
===================
Artikel dan Pic diambil : Gen Saladin | .saladin | t.me/gensaladin

PENTINGNYA ILMU NAHWUIlmu Nahwu sering kali dianggap sebagai bidang kajian yang hanya berkaitan dengan tata bahasa dan s...
30/06/2024

PENTINGNYA ILMU NAHWU

Ilmu Nahwu sering kali dianggap sebagai bidang kajian yang hanya berkaitan dengan tata bahasa dan struktur kalimat Arab. Namun, Al-‘Allamah al-Mu’alimiy rahimahullah menyatakan,

ولا تحسبِ النحو يعصم اللسان فقط، بل وقد يتوقف عليه فهم المعاني ولا يؤمن غلط جاهله فهما وإفهاما

Jangan kamu sangka ilmu nahwu itu hanya akan menjaga lisan dari kesalahan (membaca) saja. Bahkan terkadang pemahaman berbagai makna ditentukan oleh ilmu nahwu dan orang yang bodoh tentang nahwu tidak akan aman dari kesalahan baik dalam memahami maupun memahamkan kepada orang lain. [Al-Lathifah al-Bikriyah 9/20]

Beliau menegaskan bahwa ilmu nahwu bukan hanya sekadar alat untuk menghindari kesalahan dalam pengucapan, melainkan juga menjadi kunci untuk memahami berbagai makna yang terkandung dalam sebuah teks. Dalam konteks ini, pemahaman yang baik tentang ilmu nahwu dapat menjadi penentu sejauh mana seseorang mampu memahami dan menjelaskan berbagai cabang ilmu agama.

Al-Mu’alimiy rahimahullah menyampaikan peringatan bahwa ketidaktahuan tentang ilmu nahwu dapat membawa konsekuensi yang cukup serius. Orang yang kurang paham tentang nahwu tidak hanya berisiko membuat kesalahan dalam membaca, tetapi juga rentan terhadap kesalahan dalam pemahaman dan penjelasan kepada orang lain.

Dengan demikian, pentingnya ilmu nahwu tidak hanya terletak pada kemampuan teknis menguasai tata bahasa Arab, tetapi juga pada kemampuan memahami makna dan konteks yang terkandung dalam Al-Qur’an maupun hadits.
Artinya, ilmu nahwu bukan hanya menjaga lisan, tetapi juga menjadi landasan untuk pemahaman yang mendalam. Oleh sebab itu Asy-Sya’bi rahimahullah pernah menyatakan,

النحو في العلم كالملح في الطعام لا يستغنى عنه

Nahwu dalam ilmu agama bagaikan garam dalam makanan, sangat dibutuhkan.

Melalui penegasan Al-‘Allamah al-Mu’alimiy ini, mari kita kenali dan hargai pentingnya ilmu nahwu sebagai fondasi yang kokoh dalam memahami Al-Qur’an dan Sunnah. Allahu a’lam

Abul Qasim al-Zahrawi, Pioner Ilmu Bedah ModernBerbicara mengenai tokoh kedokteran muslim, kebanyakan umat Islam langsun...
26/06/2024

Abul Qasim al-Zahrawi, Pioner Ilmu Bedah Modern

Berbicara mengenai tokoh kedokteran muslim, kebanyakan umat Islam langsung mengingat nama Ibnu Sina –penemu ilmu tentang parasit-. Seolah-olah umat Islam hanya memiliki Ibnu Sina sebagai tokoh ilmu kedokteran yang menonjol. Padahal banyak sekali tokoh-tokoh kedokteran Islam yang karya-karyanya masih bermanfaat hingga hari ini, ada Abu Bakar ar-Razi yang didaulat menjadi ilmuan paling besar dalam bidang kedokteran, Ali bin Isa al-Kahal seorang dokter spesialis mata terhebat pada abad pertengahan, ath-Thufail orang pertama yang menemukan Ancylostoma atau dinamakan usus melingkar (as-Sirjani, 2009: 272-274), hingga Imam Ibnul Qayim dengan karyanya yang fenomenal Thibbun Nabawi. Jadi, Ibnu Sina tidak sendirian dalam bidang ini. Belum lagi sosok Ibnu Sina yang dianggap kontroversial, baik dari segi pemikiran keagamaan ataupun metode pengobatannya.
Tokoh kedokteran yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah seorang pioner dalam ilmu bedah modern. Ia adalah Abu Qasim al-Zahrawi. Al-Zahrawi merevolusi ilmu bedah klasik dan meletakkan kaidah-kaidah bedah yang menjadi pijakan ilmu bedah modern saat ini.
Al-Zahrawi menemukan metode dan alat-alat bedah baru yang memudahkan para pasien. Ia juga memiliki 30 jilid ensiklopedi bedah yang dijadikan rujukan utama ilmu bedah di Eropa selama beberapa abad dan menjadi pijakan ilmu kedokteran modern.
Siapakah al-Zaharawi?
Ia adalah Abul Qasim Khalaf bin al-Abbas- al-Zahrawi, orang-orang Barat mengenalnya dengan Abulcasis. Dilahirkan pada tahun 936 dan wafat tahun 1013 M di Kota al-Zahra, al-Zahrawi mengabdi pada kekhalifahan Bani Umayyah II di Cordoba, Andalusia. Awalnya ia dikenal sebagai seorang fisikawan, sampai akhirnya ia memperkenalkan teori-teori dan alat-alat bedah dalam ilmu kedokteran, barulah orang-orang mengenalnya sebagai dokter ahli bedah (al-Hassani, 2005: 167).
Pencapaiannya
Pencapaian al-Zahrawi dalam ilmu bedah sangat banyak dan luar biasa, sampai-sampai ia dianggap sebagai orang pertama yang menjadikan ilmu bedah sebagai spesialisasi tersendiri dalam ilmu kedokteran. Al-Zahrawi adalah di antara orang pertama yang menemukan alat-alat bedah dan menemukan teori mengikat organ tubuh saat pembedahan yang tujuannya untuk mencegah pendarahan. Selain itu, ia juga membuat benang untuk menjahit bekas bedah dan orang pertama yang menggunakan suntik.
Karyanya yang paling fenomenal adalah At-Tashrif Liman Ajiza ‘an Ta’lif, sebuah ensiklopedi kedokteran yang disusun dalam 30 jilid buku. Buku yang selesai penulisannya pada tahun 1000 ini berisikan tentang berbagai topik medis termasuk tentang kesehatan gigi dan melahirkan. At-Tashrif disusun selama 50 tahun karir kedokteran al-Zaharawi, baik pelatihan, mengajar, dan praktek.
Menariknya, buku ini juga memuat tentang pentingnya hubungan positif antara dokter dan pasien. Ia juga menulis tentang kasih sayangnya terhadap murid-muridnya yang ia disebut sebagai “anak-anak saya”. Ia menekankan pentingnya merawat pasien tanpa memandang status sosial mereka dan mendorong pengamatan secara persuasif terhadap kasus-kasus individu untuk membuat diagnosis yang paling akurat dan perawatan yang sebaik mungkin.
Cukuplah menunjukkan keistimewaan At-Tashrif dengan diterjemahkannya buku ini ke dalam bahasa latin oleh seorang Italia yang bernama Gerard pada abad ke-12. Selama 5 abad berikutnya buku tersebut menjadi rujukan utama untuk perkembangan medis di Eropa khususnya ilmu bedah.
Penguasaan Ilmu Bedah
Menurut al-Zahrawi seseorang tidak akan menguasai ilmu bedah sampai ia menguasai ilmu kedokteran umum, anatomi, dan tulisan-tulisan filsuf yang belajar ilmu kedokteran. Ia memelopori banyak prosedur dan peralatan yang digunakan di ruang operasi saat ini. Dialah orang pertama yang menggunakan catgut sebagai benang untuk jahitan rongga dalam. Catgut adalah benang yang terbuat dari lapisan usus hewan yang merupakan satu-satunya bahan yang sangat baik digunakan untuk menjahit bagian dalam karena bisa diserap oleh tubuh, dan mencegah untuk dilakukan operasi kedua untuk menghilangkan jahitan tersebut.
Ia menemukan banyak alat yang diperlukan untuk operasi modern. Dia adalah orang pertama yang menggunakan foreceps saat melahirkan, yang mana sangat membantu dalam mengurangi angka kematian bayi dan ibu saat proses melahirkan. Dia melakukan tonsilektomi (Wikipedia: operasi pengangkatan tonsil/mandel/amandel) dengan penjepit lidah, kait, dan gunting yang sama dengan dokter di era modern saat ini.
Untuk mengurangi ketakutan dan kekhawatiran pasiennya saat akan dioperasi, al-Zahrawi menggunakan sebuah pisau tertentu yang membuat sang pasien nyaman secara psikis. Adapun cara untuk menghilangkan sakit secara fisik, ia menganastesi (bius) pasiennya baik di tubuh yang akan dioperasi juga bius oral (minum penenang). Mansektomi (pengangkatan payudara) pada penderita kanker payudara yang dilakukan oleh al-Zahrawi juga sama dengan yang dilakukan oleh dokter saat ini
Meskipun memiliki pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni dalam ilmu bedah, al-Zahrawi selalu menolak untuk melakukan operasi berisiko atau tidak ia diketahui yang akan menjadi stres fisik dan emosional bagi pasien. Ia percaya akan pentingnya kehidupan manusia dan berusaha untuk memperpanjangnya selama mungkin.
Penutup
Islam sama sekali tidak bertentangan dengan peradaban walaupun orang-orang yang tidak senang dengan Islam selalu meneriakkan bahwa suatu negara, kelompok masyarakat atau individu yang berpegang teguh terhadap Islam, maka kemajuannya akan terkekang. Namun sejarah Islam mencatat hal yang berbeda dari yang mereka utarakan, terbukti dengan kehadiran seorang Abul Qasim al-Zahrawi, seorang pioner dalam ilmu bedah.
Orang-orang Eropa boleh berbangga dengan majunya ilmu kedokteran yang mereka miliki sekarang ini, tapi umat Islam adalah pelopornya. Cukuplah apa yang dikatakan oleh seorang pakar dalam anatomi Eropa, Hallery, sebagai buktinya. Hallery mengatakan, “Seluruh pakar bedah Eropa sesudah abad ke-16 menimba ilmu dan berpatokan pada pembahasan buku al-Zahrawi.” (as-Sirjani, 2009: 274).
Sumber:
– al-Hassani, Salim TS. 2005. 1001 Muslim Invention Heritage in Our World. Manchester:Foundation for Science Thecnology dan Civilisation.
– as-Sirjani, Raghib. 2009. Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia. Jakarta: Al-Kautsar.
– Lostislamichistory com dll.

Semangat Santri: Konsistensi dan Disiplin Menuju KesuksesanDi balik tembok pesantren, tertanam benih-benih unggul para s...
24/06/2024

Semangat Santri: Konsistensi dan Disiplin Menuju Kesuksesan

Di balik tembok pesantren, tertanam benih-benih unggul para santri yang siap menapaki jalan kesuksesan. Konsistensi dan disiplin menjadi kunci utama dalam melangkah maju, melampaui rintangan, dan meraih cita-cita.

Sebagai santri, kamu dididik untuk menjadi pribadi yang tekun, berakhlak mulia, dan memiliki ilmu yang mendalam. Konsistensi dalam belajar, menjalankan ibadah, dan mengamalkan ilmu adalah pondasi kokoh untuk membangun masa depan gemilang. Disiplin dalam mematuhi aturan dan tata tertib pesantren akan membantumu membentuk karakter yang kuat dan tangguh.

Ingatlah, santri, bahwa konsistensi dan disiplin bukanlah hal yang mudah. Akan ada godaan dan rintangan yang menghadang. Namun, dengan tekad yang kuat dan semangat pantang menyerah, kamu pasti mampu melewatinya. Jadikan pesantren sebagai tempat menempa diri, mengasah ilmu, dan membangun karakter mulia. Percayalah, konsistensi dan disiplinmu hari ini akan mengantarkanmu pada kesuksesan di masa depan.

20/06/2024

Bismillah Besok, Jumat 21 Juni 2024 di Pesantren Ats Tsaqofiy Udah masuk ya..😊

اهلاوسهلاومرحبابطلبةالعلم فى معهدالثقفيSelamat datang kepada para penuntut ilmudi Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tahun Aj...
20/06/2024

اهلاوسهلاومرحبابطلبةالعلم فى معهدالثقفي

Selamat datang kepada para penuntut ilmu
di Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy

Tahun Ajaran Baru 2024/2025
Jumat, 21 Juni 2024

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا
سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

*Barangsiapa yang menempuh perjalanan
untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan
jalan menuju surga.(HR. Muslim)*

Assalaamu'alaikumWarahmatullaahi wabarokatuhAlhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah yg menggenggam setiap jiwa ki...
16/06/2024

Assalaamu'alaikum
Warahmatullaahi wabarokatuh

Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah yg menggenggam setiap jiwa kita, Al Khaliq yg menciptakan manusia, alam semesta dan kehidupan..
Suara takbir telah menggema di seluruh penjuru. Isyarat Idul Adha telah tiba.

Tiada ucapan yang lebih indah selain Doa. Pada hari yang mulia ini Kami Segenap Keluarga besar Pesantren Ats Tsaqofiy mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H.🙏

Idul Adha juga, sebagai momentum menyalakan semangatmu untuk berkurban, harapanmu pada ampunan Allah, dan keteguhan dalam beriman.

لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقْوَىٰ مِنكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُحْسِنِينَ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik”. (QS.Al-Hajj : 37)

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kita semua dengan kebahagiaan, kesehatan fisik dan mental ruhiyah di masa yg penuh fitnah ini
Aamiin yaa Robbal'alamiin

KEMULIAAN ANAK PEREMPUANMulia dalam setiap helaan nafas, anak perempuan adalah kebanggaan keluarga dan penyejuk hati. Me...
12/06/2024

KEMULIAAN ANAK PEREMPUAN

Mulia dalam setiap helaan nafas, anak perempuan adalah kebanggaan keluarga dan penyejuk hati. Mereka membawa berkah dalam setiap langkah, menjadi pelita dalam kegelapan. Dalam Islam, mereka dihormati dan dijaga, diberikan hak yang penuh kasih sayang dan keadilan. Anak perempuan adalah cahaya, yang sinarnya membawa harapan dan cinta, mengajarkan kita arti kesabaran dan keikhlasan. Dalam kebahagiaannya terdapat keridhaan, dan dalam perjuangannya terdapat kemuliaan.

Jika kita merawat, mencintai. Mendukung, dan mendidik anak perempuan dengan benar maka surga firdaus menanti, dibawah ini beberapa hadits yang membahas tentang hikmah merawat anak perempuan,

Pertama, surga untuk orang tua.

مَنْ كَانَتْ لَهُ أُنْثَى فَلَمْ يَئِدْهَا، وَلَمْ يُهِنْهَا، وَلَمْ يُؤْثِرْ وَلَدَهُ عَلَيْهَا، قَالَ: يَعْنِي الذُّكُورَ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّة

Dikisahkan Abdullah bin Abbas (ra dengan dia), Nabi (saw) berkata, Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga”. (HR Ahmad).

Kedua, jaminan surga untuk orang tua yang merawat tiga anak perempuan.

جَابِرٌ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كُنَّ لَهُ ثَلَاثُ بَنَاتٍ يُؤْوِيهِنَّ وَيَرْحَمُهُنَّ وَيَكْفُلُهُنَّ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ الْبَتَّةَ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّه فَإِنْ كَانَتْ اثْنَتَيْنِ قَالَ وَإِنْ كَانَتْ اثْنَتَيْنِ قَالَ فَرَأَى بَعْضُ الْقَوْمِ أَنْ لَوْ قَالُوا لَهُ وَاحِدَةً لَقَالَ وَاحِدَةً

Jabir Ibnu Abdullah, berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan, memberinya tempat tinggal, menyayanginya dan menanggungnya maka dia pasti mendapatkan syurga". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; ada yang bertanya. Wahai Rasulullah, jika hanya dua? (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) menjawab, "Walau hanya dua". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; maka sebagian kaum berpendapat: jika ada yang bertanya dengan hanya satu, maka beliau akan menjawabnya.

Ketiga, perlindungan api neraka.

A’isyah menceritakan, Suatu hari, ada seorang ibu bersama dua putrinya menemuiku untuk meminta sesuatu. Namun aku tidak memiliki makanan apapun selain satu buah kurma. Akupun memberikan satu kurma itu ke sang ibu.

Kemudian dia membagi dua kurma itu dan memberikannya kepada anak-anaknya, sementara dia tidak memakannya. Lalu dia keluar dan pergi.

Setelah itu, Nabi datang dan aku ceritakan kejadian itu kepada beliau. Lalu beliau bersabda:
مَنِ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ البَنَاتِ بِشَيْءٍ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ
“Siapa yang diuji dengan kehadiran anak perempuan, maka anak itu akan menjadi tameng baginya di Neraka.” (HR: Ahmad)

Keempat, perisai api neraka di hari kiamat.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, dia berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda:

مَنْ كَانَ لَهُ ثَلاَثُ بَنَاتٍ وَصَبَرَ عَلَيْهِنَّ وَكَسَاهُنَّ مِنْ جِدَتِهِ كُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنَ النَّار
“Barangsiapa memiliki tiga orang anak perempuan, lalu dia bersabar dalam menghadapinya serta memberikan pakaian kepadanya dari hasil usahanya, maka anak-anak itu akan menjadi dinding pemisah baginya dari siksa Neraka.” (HR: Al-Bukhari)
Kelima, bersahabat dengan Rasulullah di akhirat

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:

مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ» وَضَمَّ أَصَابِعَه

“Siapa yang menanggung nafkah dua anak perempuan sampai baligh, maka pada hari kiamat, antara saya dan dia seperti ini. Beliau menggabungkan jari-jarinya.” (Muslim).

8 Alasan Mengapa Memilih Sekolah di Ats Tsaqofiy*📚1️⃣ Fokus pada Kemahiran Bahasa Arab dan Kajian Kitab Kuning:Ats Tsaqo...
07/06/2024

8 Alasan Mengapa Memilih Sekolah di Ats Tsaqofiy*📚
1️⃣ Fokus pada Kemahiran Bahasa Arab dan Kajian Kitab Kuning:
Ats Tsaqofiy merupakan satu-satunya sekolah di Tanjung Morawa yang fokus pada penguasaan Bahasa Arab dan pendalaman Kitab Kuning. Hal ini menjadikan Ats Tsaqofiy pilihan tepat bagi para santri yang ingin mendalami ilmu agama Islam dengan maksimal.
2️⃣ Kurikulum Kitab Turath yang Mendominasi:
Sebanyak 70% materi pembelajaran di Ats Tsaqofiy fokus pada Kitab Turath (kitab warisan ulama). Hal ini memastikan para santri mendapatkan pondasi keilmuan Islam yang kokoh dan berlandaskan pada sumber-sumber terpercaya.
3️⃣ Guru-Guru Berkualitas:
Ats Tsaqofiy memiliki tim pengajar yang kompeten dan berpengalaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Para guru ini memiliki keahlian khusus dalam membaca dan memahami Kitab Kuning, sehingga mampu membimbing para santri dengan optimal.
4️⃣ Waktu Belajar yang Efektif:
Ats Tsaqofiy menerapkan sistem belajar full day, sehingga para santri memiliki waktu yang cukup untuk belajar dan memperdalam ilmu. Sistem ini juga membantu para santri terhindar dari pengaruh negatif di luar sekolah.
5️⃣ Biaya Terjangkau:
Meskipun menawarkan program pendidikan berkualitas dengan jam belajar full dan pengawasan penuh, Ats Tsaqofiy tetap berkomitmen untuk menyediakan biaya pendidikan yang relatif terjangkau bagi para santri.
6️⃣ Ekstrakurikuler Berkarakter Ulama:
Ats Tsaqofiy menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menunjang pembentukan karakter ulama, seperti retorika dakwah, mujawwad, dan kaligrafi. 🎨✨
7️⃣ Alumni Berprestasi:
Banyak alumni Ats Tsaqofiy yang mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Alumni Ats Tsaqofiy juga terbukti kompetitif dan membanggakan. 🎓🌍
8️⃣ Budaya Belajar dan pengelolaan pendidikan Islami & Syar’i
Ats Tsaqofiy mengedepankan budaya belajar dan pengelolaan pendidikan yang berdasarkan hukum syara. Hal ini diterapkan untuk membangun kedisiplinan dan karakter santri yang Islami. Contohnya, para santri akhwat diwajibkan memakai jilbab dan kerudung, serta larangan berpacaran bagi seluruh santri. 🕌📖💕
Tunggu apalagi, silahkan daftarkan anak anda di Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy, InsyaAllah
=================
Pendaftaran di Buka 1 Jan - 1 Agustus
Aktif Belajar Bulan Juni 2024
📍 Alamat : Jl. Tengku Bergalit No.122, Desa Bandar Labuhan,
Kec. Tj. Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20362
ℹ️ Informasi Pendaftaran :

Ummi Salmah : 0852 - 0654 - 2778
=======================
Kunjungi Kanal kita :
📘 [Facebook](https://www.facebook.com/tsaqofiy/)
📸 [Instagram](https://www.instagram.com/tsaqofiy/)
🎵 [TikTok](https://www.tiktok.com/)
🌐 Site : [www.ats-tsaqofiy.com](www.ats-tsaqofiy.com)

Bagi yang bertanya tanya soal brosur PPDB Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy berikut brosur kita ya.. semoga bermanfaat !
03/06/2024

Bagi yang bertanya tanya soal brosur PPDB Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy berikut brosur kita ya.. semoga bermanfaat !

Address

Tanjungmorawa
20362

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy:

Share