28/04/2026
Alkisah disebuah negara bikini bottom,
ada yang berkata “POLITIK NGGAK PENTING”…
tapi:
⚠️ BBM naik, protes
⚠️ listrik mahal, protes
⚠️ air bersih susah, protes
⚠️ harga beras mahal & impor, protes
⚠️ minyak goreng mahal (padahal negara CPO), protes
⚠️ ikan mahal (padahal negara maritim), protes
⚠️ buah mahal & impor (padahal negara tropis), protes
⚠️ elpiji langka (padahal kaya gas), protes
⚠️ gaji stagnan, harga naik terus, protes
⚠️ biaya kuliah mahal, protes
⚠️ BPJS ribet & antrian panjang, protes
⚠️ rumah sakit mahal, protes
⚠️ pendidikan mahal, kualitas belum merata, protes
⚠️ lapangan kerja minim, protes
⚠️ PHK massal, protes
⚠️ outsourcing tidak jelas, protes
⚠️ tenaga kerja asing difasilitasi, protes
⚠️ janji lapangan kerja, realisasi sepi, protes
⚠️ UMKM kalah saing, protes
⚠️ impor membanjiri pasar lokal, protes
⚠️ swasta dicekik aturan, protes
⚠️ izin usaha susah, proteS
⚠️ petani rugi saat panen, protes
⚠️ pupuk mahal & langka, protes
⚠️ nelayan kesulitan melaut, protes
⚠️ nelayan kalah sama kapal besar, protes
⚠️ harga rumah nggak terjangkau, protes
⚠️ lahan luas, rakyat susah punya rumah, protes
⚠️ transportasi publik kurang layak, protes
⚠️ kemacetan parah tiap hari, protes
⚠️ jalan rusak, protes
⚠️ jalan tol bertambah, tapi logistik tetap mahal, protes
⚠️ polusi udara makin buruk, protes
⚠️ hutan ditebang, banjir datang, protes
⚠️ tambang merusak lingkungan, protes
⚠️ laut tercemar, protes
⚠️ darurat iklim, tapi hutan jadi tambang, protes
⚠️ kriminalitas meningkat, protes
⚠️ keamanan lemah, protes
⚠️ kasus besar hilang begitu saja, protes
⚠️ hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas, protes
⚠️ hukum “no viral, no justice”, protes
⚠️ keadilan tunggu viral, protes
⚠️ pelaku kuat dilindungi, korban disuruh sabar, protes
⚠️ lapor polisi malah rugi, protes
⚠️ koruptor dapat fasilitas VIP, protes
⚠️ korupsi pejabat, protes
⚠️ pejabat pamer gaya hidup, protes
⚠️ gaji pejabat kecil, harta besar, protes
⚠️ pejabat rangkap jabatan, protes
⚠️ anti-KKN tapi keluarga maju pilkada, protes
⚠️ pajak dipungut, transparansi minim, protes
⚠️ taat bayar pajak, jalan tetap rusak, protes
⚠️ anggaran bocor, rakyat disuruh patuh, protes
⚠️ subsidi dicabut, protes
⚠️ bansos tidak tepat sasaran, protes
⚠️ bantuan datang saat kamera nyala, protes
⚠️ utang negara naik, protes
⚠️ banyak pakar ekonomi, tapi kondisi makin berat, protes
⚠️ kebijakan berubah-ubah, protes
⚠️ birokrasi ribet, protes
⚠️ digitalisasi… tapi tetap fotokopi KTP, protes
⚠️ data bocor, protes
⚠️ server negara diretas, protes
⚠️ internet mahal & lemot, protes
⚠️ pembangunan tidak merata, protes
⚠️ desa tertinggal, kota makin padat, protes
⚠️ proyek mangkrak, protes
⚠️ negara kaya SDA, rakyat tetap miskin, protes
⚠️ raja nikel, tapi pekerja lokal gigit jari, protes
⚠️ negara batubara, listrik mahal, protes
⚠️ bebas aktif, tapi tunduk kepentingan asing, protes
⚠️ pendidikan disebut gratis, tapi biaya mencekik, protes
⚠️ jaminan kesehatan ada, tapi layanan penuh & terbatas, protes
⚠️ komisi pengawas banyak, pungli tetap jalan, protes
⚠️ aturan hukum tebal, urusan lancar pakai “orang dalam”, protes
⚠️ pesta demokrasi… tapi menang karena serangan fajar, protes
⚠️ janji kampanye hilang setelah jabatan, protes
⚠️ kaya budaya, seniman melarat, protes
⚠️ budaya gotong royong hilang, protes
⚠️ rakyat disuruh hemat, pejabat ganti mobil dinas, protes
⚠️ wajib cinta tanah air, pejabat berobat ke luar negeri, protes
⚠️ kebebasan berpendapat dijamin… kritik dipidanakan, protes
⚠️ konstitusi bisa diubah demi kekuasaan, protes
Semua yang kamu protes itu… bukan kejadian acak. Itu hasil keputusan.
Dan setiap keputusan… ada yang membuatnya.
Kita marah di akibat, tapi diam di sebab.
Kita ribut saat hidup terasa berat, tapi tidak peduli saat arah ditentukan.
Kita merasa tidak terlibat… padahal kita yang paling terdampak.
__________
From FB : Now I Know.