Generasi Muda NU Banten

Generasi Muda NU Banten Komunitas Generasi Muda NU, bergerak di bidang Dakwah, Meluruskan Hoax dan Fitnah, serta memberikan Informasi yang bermanfaat untuk kemaslahatan Ummat.

๐Ÿ“ข Sahabat Banser Rida, Hadiri Maulid Bukannya Dapat Berkat Malah Dapat Aperkat, Biadab!!!GMNU mendorong aparat penegak h...
25/09/2025

๐Ÿ“ข Sahabat Banser Rida, Hadiri Maulid Bukannya Dapat Berkat Malah Dapat Aperkat, Biadab!!!

GMNU mendorong aparat penegak hukum untuk menangani secara transparan dan tuntas laporan dugaan pengeroyokan terhadap anggota Banser yang diduga melibatkan Bahar Smith.

Kami juga menyerukan agar keluarga korban mendapat perlindungan, tidak ditekan, tidak diintimidasi, dan tidak "masuk angin".

Kasus ini menambah panjang daftar dugaan tindak kekerasan yang melibatkan BS, yang sebelumnya juga sempat berurusan dengan hukum atas kasus serupa.

GMNU percaya, penegakan hukum yang tegas adalah satu-satunya jalan untuk menjaga wibawa negara dan melindungi warga dari tindakan sewenang-wenang.

Tegakkan Keadilan, Kawal Kasus Ini Jangan Tenggelam!

๐ŸŒŸ AJAKAN TERBESAR U/ WARGA NU BANTEN! ๐ŸŒŸWahai seluruh pengurus, kader, dan jamaah Nahdlatul Ulama se-Banten, wabil khusus...
24/08/2025

๐ŸŒŸ AJAKAN TERBESAR U/ WARGA NU BANTEN! ๐ŸŒŸ

Wahai seluruh pengurus, kader, dan jamaah Nahdlatul Ulama se-Banten, wabil khusus Kab. Serang dan sekitarnya.

Inilah saatnya kita mencatat sejarah emas yang tak boleh dilewatkan.

Pelantikan PWNU Banten masa khidmat 2025โ€“2030 bukan sekadar acara seremonial, tetapi panggung persatuan, kejayaan, dan kebangkitan NU di Banten!

๐Ÿ“ข Mari kita buktikan!
Bahwa NU adalah rumah besar umat,
bahwa NU adalah benteng kokoh NKRI,
bahwa NU Banten mampu melahirkan pelantikan termegah sepanjang sejarah!

๐Ÿ’š Bersatu dalam barisan, berbondong-bondong menuju Alun-alun Barat Kota Serang!

Kita hadir bukan sekadar menyaksikan, tetapi menciptakan sejarah bersama!

๐Ÿ—“ Senin, 25 Agustus 2025
๐Ÿ• Pukul 12.30 WIB โ€“ Selesai
๐Ÿ“ Alun-alun Barat, Kota Serang

Jangan biarkan kursi kosong, jangan ada langkah yang tertinggal. Kita hadir serentak, kompak, dan penuh gegap gempita!

Mari hadir dan ciptakan sejarah bersama.

โœจ *PWNU Banten menanti gebyar kehadiranmu Senin siang ini!*

ุฅู†ุง ู„ู„ู‡ ูˆุฅู†ุง ุฅู„ูŠู‡ ุฑุงุฌุนูˆู†Keluarga Besar Generasi Muda NU Menyampaikan rasa kehilangan serta dukacita yang mendalam atas w...
25/06/2025

ุฅู†ุง ู„ู„ู‡ ูˆุฅู†ุง ุฅู„ูŠู‡ ุฑุงุฌุนูˆู†

Keluarga Besar Generasi Muda NU Menyampaikan rasa kehilangan serta dukacita yang mendalam atas wafatnya :

Gus Zain Assuja'i
(Ketua Umum GMNU)

Rabu, 25 Juni 2025

Kami bersaksi Beliau orang baik, yang telah banyak memberikan bimbingan, pengetahuan, pengabdian dan pemikiran Beliau kepada kami segenap pengurus GMNU di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Selamat jalan Ketum, semoga Allah SWT menerima amal-ibadah, pengabdian dan perjuangan panjenengan selama ini.

Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan mengangkat derajat Beliau. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketawakalan, Amin YRA.

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
X : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Tiktok : generasi_muda_nu

KH. Abdul Mu'thi Cimone, Wajah Teduh NU Banten oleh : Hamdan Suhaemi Abah Utin, begitu warga Cimone Kota Tangerang menya...
18/04/2025

KH. Abdul Mu'thi Cimone, Wajah Teduh NU Banten
oleh : Hamdan Suhaemi

Abah Utin, begitu warga Cimone Kota Tangerang menyapa KH. Abdul Mu'thi, figur ulama yang disepuhkan yang lahir di Cimone pada Februari 1953 silam dari ibu bernama Ulyanah dan ayah bernama Saniyan atau masyhur dipanggil Abah Iyang. Saniyan ini putera dari Hasan dan Hasan anak dari Rahiya, dan menurut pitutur kakeknya bahwa KH. Abdul Mu'thi masih keturunan bangsawan Banten yang dulunya mukim di Kasunyatan ( kini Kasemen Kota Serang).

Abah Iyang ini dulunya adalah montir profesional dan punya bengkel mobil sendiri, namun juga sering disinggahi ulama besar dan para tokoh yang berpengaruh, bahkan tokoh Masyumi yang terkenal dengan Perjanjian Roem Royen yakni Mr. Mohammad Roem sempat mengunjungi Abah Iyang. Tak jarang Abuya Dimyati Cidahu dan KH. Syanwani Sampang sering ke rumah Abah Iyang, entah urusan mobil ataukah soal lainnya. Karena Abah Iyang juga aktif di Parmusi dan seterusnya aktif di PPP.

Utin kecil bersekolah di Sekolah Dasar di Cimone hingga lulus pada 1965, bersamaan berkecamuknya peristiwa nasional Pemberontakan G 30 S PKI, dilanjutkan peristiwa pembasmian para kader dan simpatisan PKI di berbagai daerah yang dianggap sebagai basis-basis komunis, dari tahun 1965 hingg 1968.

Pada tahun 1966 Utin Remaja masuk SMP NU di Pabuaran Kenaiban hingga kemudian masuk PGA 4 tahun dan selesai pada tahun 1972, setelah itu masuk kuliah di sekolah tinggi kedinasan yaitu AKIBRA, hingga lulusannya berpangkat Letnan Tituler.

Jika merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sebutan " tituler " sendiri memiliki arti suatu gelar atau pangkat kehormatan yang diperoleh tanpa melakukan tugas jabatan kehormatan tersebut, karena menurut PP Nomor 36 Tahun 1959, pangkat militer tituler diberikan kepada warga sipil yang diharuskan untuk menjadi bagian dari militer karena beberapa sebab. Dalam Pasal 7 ayat 3 Bab III tentang Pangkat Militer Tituler, pangkat ini diberikan oleh Kepala Staf Angkatan, dan ketentuan ini berlaku untuk semua penerima pangkat tituler.

Tetapi Utin Abdul Mu'thi ini hanya satu tahun di kampus AKIBRA dan memilih melanjutkan ke kampus UID ( Universitas Islam Djakarta) Jakarta, hingga lulus menyandang gelar Bachelor of Art atau BA dengan jurusan Paedagogie Fakultas Pendidikan.

Sebagai seorang sarjana muda yang pernah belajar di bangku kuliah UID Jakarta, ternyata tidak mengakibatkan Utin Muda berhenti belajar, namun justru melanjutkan belajarnya ke beberapa pesantren, antara lain Utin muda ngaji ke seorang kiai bernama KH. Abdul Rohim di Gerendeng Kota Tangerang.

Tahun 1978 Utin muda ngaji ke Aang KH. Syadzili di ponpes Darul Hikam, Cibeureum Goalpara, Sukabumi selama satu tahun lebih dan melanjutkan rihlah ilmiahnya ke Cikole Ciamis pada 1979. Dari Ciamis lalu belajar di Ponpes As-Syafi'iyah Jakarta hingga 1982 dibawah bimbingan KH. Abdulloh Syafei, ayah dari Dra.Hj.Tutty Alawiyah yang masyhur dengan BKMT ( Badan Kontak Majlis Taklim).

Kemudian di tahun 1983 Utin muda ngaji di Pesantren Caringin dibawah asuhan Ajengan KH. Yusuf, sosok kiai faqih murid dari Mama KH. Suhaemi Padarincang, sang Fathul Muin berjalan. Namun ngaji di bawah bimbingan Ajengan KH. Yusuf tidak lama, hanya 3 bulan lamanya.

Setelah selasai masa ngajinya di beberapa pesantren di Banten ini, KH. Utin Abdul Mu'thi pada tahun 1994 ngaji ke Abuya Dimyathi, rutin di hari minggu dan malam selasa, hingga wafatnya Abuya Dimyathi di tahun 2003. Kini tradisi ngaji mingguan tersebut masih terus dilanjutkan dibawah asuhan Abuya Muhtadi, putera tertua dari Abuya Dimyathi.

Abah Utin, yang ghirahnya disemangati oleh karena ngaji di Cidahu, akhirnya di tahun 2015 dipercaya PCNU Kota Tangerang untuk ikut jadi pengurus harian. Harokahnya di PCNU Kota Tangerang mampu mewarnai pergerakan NU di Kota Tangerang hingga sekarang 2025, dan pengaruhnya sangat besar.

Abah KH. Utin Abdul Mu'thi ini sosok ulama NU yang alim, teduh, murah senyum, tenang, sederhana dan tentunya 'alim. Beliau tipikal kiai yang tawadlu, hingga orang melihat wajahnya begitu nyaman dan teduh. Kini beliau didaulat masuk pengurus PWNU Provinsi Banten priode 2025-2030. Abah Utin abahnya warga Kota Tangerang sekaligus wajah teduhnya NU Banten.

Kemang 18 April 2025

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
X : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Tiktok : generasi_muda_nu





Keluarga Besar Generasi Muda NU Banten Mengucapkan:SELAMAT & SUKSESAtas Terpilihnya:TB. ADAM MA'RIFATSebagai:KETUA PW GP...
23/07/2024

Keluarga Besar Generasi Muda NU Banten Mengucapkan:

SELAMAT & SUKSES

Atas Terpilihnya:

TB. ADAM MA'RIFAT

Sebagai:

KETUA PW GP ANSOR PROVINSI BANTEN
Masa Khidmat 2024 - 2028

Semoga konsisten dalam menjalankan tugas ke-ummat-an.

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
X : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Telegram : https://t.me/GenerasiMudaNU1
Tiktok : generasi_muda_nu

SEBAB KALIAN DIAMSebab ulah oknum yang mengatakan bahwa para tokoh pejuang dan tokoh Pahlawan Kemerdekaan adalah Ba'alaw...
22/07/2024

SEBAB KALIAN DIAM

Sebab ulah oknum yang mengatakan bahwa para tokoh pejuang dan tokoh Pahlawan Kemerdekaan adalah Ba'alawi.

Akhirnya muncul Klaim, bahwa Indonesia ini dimerdekakan oleh para Habaib, bahkan ada yang ceramah dengan lantang mengatakan, tanpa habaib Indonesia ini tidak akan merdeka.

Sebab ulah oknum yang mengatakan bahwa Tokoh Agama dan pembawa Islam ke Nusantara ini adalah Ba'alawi.

Akhirnya muncul Klaim bahwa Indonesia tanpa Ba'alawi masih menyembah batu, dengan lantang ceramah "Hei Kalian tanpa nenek moyang Ba'alawi, kalian ini masih menyembah batu.

Sebab ulah oknum yang membelokkan sejarah berdirinya NU atas restu seorang Habib.

Akhirnya muncul klaim bahwa NU ini tanpa Habaib tidak akan pernah berdiri.

Dan semuanya bermuara pada KLAIM.

Apa tujuan mereka ?

Tiada lain tujuannya adalah ada upaya ingin mendeklarasikan diri bahwa Mereka adalah Tuan di Negara Indonesia ini, kalian pribumi adalah Budaknya, karena kalian adalah bangsa yang kerdil, tidak mempunyai Pahlawan dan Tokoh Pejuang.

Dan kalian sampai detik ini masih memilih diam, padahal tugas kalian hanya menjaga dan merawatnya, tidak perlu berperang lagi.

Zain As-Syuja'i
Ketua Umum Generasi Muda NU

20/07/2024

Ummat Islam di Indonesia khususnya di Pulau Jawa adalah Ummat Islam yang besar, sejarah mencatat kita Ummat Islam tidak kekurangan seni dan tradisi sebagai metode dalam mensyi'arkan dan mengenalkan Islam kepada masyarakat jawa, salah satunya dengan Seni Tari Dzikir Samman yang ada di Pulau Madura peninggalan para Ulama penyebar Islam di tanah Madura.

Alhamdulillah Dzikir Samman yang mulai memudar digerus dengan Tradisi dan Seni baru dari luar, dalam rangka Haul Akbar Sunan Cendana yang ke 386 cicit dari Sunan Ampel (Jalur dari Ayah) dan Cicit Sunan Giri (Jalur dari Ibu) Kesenian Dzikir Samman ini kembali dihidupkan.

Samman adalah suatu kegiatan yang telah menjadi sebuah tradisi dalam masyarakat Madura dengan pertunjukan gerakan dan pujian suci yang membentuk sebuah pusat lingkaran. Munculnya kesenian samman bermula dari Tarekat Sammaniyah. Tokoh yang populer dengan sebutan nama Syekh Muhammad bin Abdul Karim As-Sammani.

Tradisi kesenian samman memang sudah sejak dulu kala adanya di Madura ini kisaran abad ke-18. Samman berisi puji-pujian kepada Allah SWT yang diucapkan secara berulang-ulang seperti kalimat La ilaha illallah, Allah Hayyun, Allahu Rabbi, dan Allah Allah yang diikuti dengan gerakan tubuh seperti bertepuk tangan sambil berkeliling membentuk sebuah lingkaran.

Di balik tradisi kesenian samman, menyimpan sejuta makna dan sebuah akulturasi antara nilai-nilai agama dan budaya. Pertama, sebuah makna yang erat kaitannya dengan hubungan manusia dengan Tuhan-Nya, Allah SWT Tuhan semesta alam atau hablum minallah. Kedua, ritual samman memberi makna sebuah etika tatakrama antar sesama manusia atau hablun minannas. Ketiga, ritual samman mengandung makna hubungan manusia dengan lingkungannya guna terwujudnya kehidupan yang baik serta memperoleh kebahagiaan yang sejati.

Semoga bisa dicontoh oleh para Dzurriyah para Sunan di Pulau-Pulau lainnya, dengan menghidupkan kembali Seni dan Tradisi lokal peninggalan leluhur kita.

Akidah itu harus dibedakan menjadi dua, sebagai knowledge (pengetahuan) dan sebagai belief (keyakinan), sehingga tidak h...
20/07/2024

Akidah itu harus dibedakan menjadi dua, sebagai knowledge (pengetahuan) dan sebagai belief (keyakinan), sehingga tidak hanya dipahami ketika menimba ilmu tetapi juga diyakini bahwa itu merupakan kebenaran

DR. KH. Abdul Ghofu Maimoen, M.A
Pengasuh Ponpes Al Anwar 3, Rembang Jawa Tengah

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
Twitter : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Telegram : https://t.me/GenerasiMudaNU1
Tiktok : generasi_muda_nu

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sudah membantah bahkan sudah mengecam tindakan 5 Orang yang berkunjung ke Isr@el mengatas...
16/07/2024

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sudah membantah bahkan sudah mengecam tindakan 5 Orang yang berkunjung ke Isr@el mengatasnamakan NU, padahal tanpa sepengetahuan PBNU.

Kami sebagai Generasi Muda NU juga turut mengecam tindakan mereka ini, karena dari kunjungan mereka sama sekali tidak menguntungkan bagi NU apalagi menguntungkan rakyat Palestina yang sedang mengalami genosida, yang ada justru merusak citra NU dimata dunia.

Tapi yang namanya sudah benci terhadap NU, klarifikasi seperti apapun yang diberikan, mereka akan tetap menghujat dan menyerang NU, karena NU adalah benteng NKRI setelah TNI.

Jika NU berhasil dihancurkan kekuatannya, maka Keutuhan NKRI dapat dengan mudah dipecah belah.

YA QOHHAR, YA QOHHAR, YA QOHHAR
YA JABBAR, YA JABBAR, YA JABBAR

Percayalah, di saat kamu ikhlas dengan keadaanmu, di situlah Allah merencanakan kebahagiaan untukmu. Allah mampu menguba...
16/07/2024

Percayalah, di saat kamu ikhlas dengan keadaanmu, di situlah Allah merencanakan kebahagiaan untukmu. Allah mampu mengubah situasi paling terpuruk menjadi momen terbaik dalam hidupmu.

KH. Maimoeun Zubair

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
Twitter : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Telegram : https://t.me/GenerasiMudaNU1
Tiktok : generasi_muda_nu

Selamat beraktifitas untuk para pahlawan tanda jasa.Semoga Allah senantiasa menganugerahkan kesabaran dalam membimbing d...
15/07/2024

Selamat beraktifitas untuk para pahlawan tanda jasa.

Semoga Allah senantiasa menganugerahkan kesabaran dalam membimbing dan mendidik generasi penerus agama dan bangsa.

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
X : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Telegram : https://t.me/GenerasiMudaNU1
Tiktok : generasi_muda_nu

12/07/2024

Cina jauh lebih dulu masuk ke Nusantara sebelum Wali Songo datang, dan Wali Songo yang diawali oleh Raden Rahmat atau Sunan Ampel masuk ke Nusantara dari Champa.

Dan ternyata Sunan Ampel masih kerabat dari Kerajaan Majapahit.

Full Video ; https://youtu.be/KRnpiwvw5J0?si=7XDdjPm60FgiYxV-

Address

Jalan Lengkong Kiai, Lengkong Kulon, Kec. Pagedangan
Tangerang
15331

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Generasi Muda NU Banten posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share