LAMR Kab Kuansing

LAMR Kab Kuansing Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR)
Kabupaten Kuantan Singingi

Kantor Sekretariat di Jl. Proklamasi Sinambek, Depan Masjid Agung Ar-Raudhah Kuansing, Kel.

Sei Jering, Kota Teluk Kuantan.

01/08/2025

Himbauan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuantan Singingi Datuk Seri Drs. Masnur Judin, M.M. tentang Penertiban PETI di Sungai Kuantan.


12/07/2025
Datuk Dedi Amrizal Malin Batuah Ketua 1 Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuantan Si...
09/07/2025

Datuk Dedi Amrizal Malin Batuah Ketua 1 Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Menghadiri Undangan Dari SMAN 1 Teluk Kuantan, untuk Sebagai Narasumber / Pemateri Bidang Adat dan Budaya, dengan Judul : Tata Krama Dalam Adat Kepada Peserta Didik. Dalam Acara Perkenalan Siswa/Siswi Baru di Aula SMAN 1 Teluk Kuantan. Semoga Menambah Ilmu dan Wawasan Adat dan Budaya kepada Generasi Z calon-calon Pemimpin Masa Depan Kuantan Singingi.


ASAL USUL KATA DATUK SERI DAN SEBAB KEPALA DAERAH MENDAPAT GELAR ADAT MELAYU RIAUlamriau.id-Pekanbaru, Sebagian besar ma...
05/07/2025

ASAL USUL KATA DATUK SERI DAN SEBAB KEPALA DAERAH MENDAPAT GELAR ADAT MELAYU RIAU

lamriau.id-Pekanbaru, Sebagian besar masyarakat Riau menanyakan etimologi atau asal usul kata datuk seri dan kenapa p**a kepala daerah di tanah Melayu mendapat gelar adat ini. Datuk Afrizal Alang, Ketua Panitia Penabalan Datuk Setia Amanah kepada Gubernur Riau Tuan Abbdul Wahid, menjawab pertanyaan-pertayaan itu untuk jadikan edukasi bagi seluruh masyarakat Riau.

Kata Datuk, jelas Datuk Alang, berasal dari kata Sansekerta yakni datu dengan makna orang yang mulia, bahkan dapat bermakna sama dengan raja. Posisi datuk dalam masyarakat Melayu Riau yang berada di pesisir maupun Melayu yang berada daratan, hampir sama.

“Perbedaannya kalau datuk di Riau pesisir, seperti pernah terjadi di Kerajaan Siak Sri Inderapura, datuk hanya memegang kuasa untuk sementara dan sampai pada tingkat peneraju utama, sedangkan pada masyarakat Melayu di Riau daratan harus melalui musyawarah para datuk, seorang dapat ditunjuk menjadi pemimpin/penguasa utama pada suatu kelompok masyarakatnya,” jelas Datuk Alang Rizal.

Tetapi, sambung Datuk Alang, baik di Riau pesisir maupun Riau daratan, sama-sama menempatkan datuk sebagai orang mulia atau dalam bahasa tempatan disebut sebagai orang patut karena kemampuan dan pengabdiannya.

Sebutan datuk diringi dengan kata seri yang mengandung pengertian cahaya. Dalam konteks ini, cahaya yang datang dari dalam diri seseorang, tidak dari benda lain. “Tak pernah dikatakan lampu berseri bagi alat penerangan, tetapi dikatakan lampu bercahaya atau cahaya lampu,” ujar Datuk Alang yang menjabat sebagai Sekretaris Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

Kata seri, jelasnya, muncul untuk menggambarkan suatu suasana yang positif dari hati, misalnya melalui kalimat, Serinya muncul ke muka atau Wajahnya berseri-seri.

Sapaan datuk seri dipadukan dengan frase setia amanahnsebagai satu sebutan, sehingga setia yang dimaksudkan di sini adalah setia terhadap amanah. Dalam alam Melayu Riau, amanah adalah unsur terpenting yang diharapkan dari seorang pemimpin.

Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), ungkap Datuk Alang, disebutkan bahwa kepala daerah baik tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota se-Riau secara tersurat memiliki hak mendapatkan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah.

“Untuk kepala daerah diberi gelar datuk seri setia amanah, sedangkan wakil kepala daerah diberi gelar�datuk seri timbalan setia amanah,” jelas Datuk Alang.
Status sebagai datuk seri setia amanah, ia sekaligus menjadi payung panji adat masyarakat Melayu Riau.

Selain itu, sebelum menjadi pemimpin, ada program dan janji yang mereka sampaikan pada masyarakat sehingga masyarakat memberi amanah untuk menjalankan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk menjadi yang lebih baik.

“Karena diatur dalam AD/ART LAMR Provinsi Riau, maka gelar adat itu wajib kita serahkan dengan cara ditabalkan secara adat. Prosesi penabalan gelar adat sebagai ikhtiar untuk membentangkan ke langit dan menyerakkan ke bumi. Sehingga sah dan resmilah untuk menyandang gelar adat, begitula sah dan resmi p**a untuk memanggilnya sebagai datuk seri,” jelas Datuk Alang.


PENABALAN GELAR ADAT GUBRI WAHID SEBAGAI PENGHORMATAN MASYARAKAT MELAYU RIAUlamriau.id-Pekanbaru, Sebelum penabalan gela...
05/07/2025

PENABALAN GELAR ADAT GUBRI WAHID SEBAGAI PENGHORMATAN MASYARAKAT MELAYU RIAU

lamriau.id-Pekanbaru, Sebelum penabalan gelar adat kepada Gubernur Riau, Tuan H. Abdul Wahid, S.Pd.I, M.Si., sebagai Datuk Seri Setia Amanah, Sabtu (5/7/2025), Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyampaikan elu-eluannya di majelis yang berlangsung meriah dan penuh s**a cita. Katanya, helat ini sebagai bagian dari tradisi dan penghormatan adat masyarakat Melayu Riau.

Dalam sambutannya, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil menekankan bahwa penabalan ini merupakan tradisi penting yang tidak hanya hidup di kalangan masyarakat Melayu, namun juga dikenal luas dalam budaya-budaya lain. Di Riau sendiri, pemberian gelar adat telah menjadi praktik turun-temurun, sebagaimana disebut dalam naskah-naskah klasik seperti Sulalatus Salatin, Tuhfat al-Nafis, hingga Babulquwaid.

Penabalan kepada Gubernur Abdul Wahid, lanjutnya, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LAMR yang menetapkan bahwa kepala daerah adalah “payung panji” masyarakat Melayu Riau, dan karenanya secara resmi bergelar Datuk Seri Setia Amanah. Gelar ini diberikan bukan hanya berdasarkan jabatan, tetapi juga merujuk pada komitmen dan kiprah pemimpin dalam membangun peradaban Melayu.

“Setelah empat bulan menjabat, Tuan Abdul Wahid telah menunjukkan kesungguhannya membangun Riau dengan semangat kemelayuan terbuka, melalui slogan Riau Rumah Besar Rumpun Melayu, Merawat Tuah, Menjaga Marwah, yang tercermin dalam program strategis seperti Pekan Budaya Melayu Serantau yang akan digelar Agustus mendatang,” ujar Datuk Seri Taufik.

Penabalan ini juga mengisi kekosongan gelar adat yang sempat vakum sejak berakhirnya masa jabatan Gubernur sebelumnya, Datuk Syamsuar-Edi Natar. Dengan hadirnya kembali sosok Payung Panji Adat, LAMR berharap dapat lebih kuat memperjuangkan isu-isu adat, termasuk pengembalian hak-hak adat sesuai dengan Perpres No.5 Tahun 2025, dan menjadikan Riau sebagai daerah istimewa.

Datuk Seri Taufik juga mengingatkan makna spiritual dan sosial dari gelar adat yang sarat doa dan harapan, serta menjadi sarana memperkuat harmonisasi sosial. “Gelar ini bukan hanya doa bagi penerima, tapi juga bagi yang mengucapkannya,” tuturnya, mengutip pantun Melayu: Yang merah saga, yang kurik kundi. Yang indah bahasa, yang baik adalah budi.

Acara penabalan diselaraskan p**a dengan Majelis Zikir dan Doa untuk Negeri dalam rangka memasuki Tahun Baru Hijriah 1447 H, sebagai wujud syukur dan harapan akan keberkahan bagi Riau.

LAMR menilai penabalan ini prioritas dan strategis, mengingat pentingnya adat sebagai landasan karakter daerah yang diatur dalam UU Provinsi Riau No. 19 Tahun 2022. Kegiatan ini pun menjadi simbol pemuliaan terhadap adat yang bersumber dari nilai-nilai luhur Al-Quran dan hadis.

Acara dihadiri oleh para datuk, tokoh adat, pejabat pemerintahan, serta masyarakat luas. Sambutan hangat dan penghormatan disampaikan kepada seluruh hadirin yang telah meringankan langkah menghadiri majelis adat ini.


Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan SingingiTahniah atas Penabalan Gelar Adat Kepada Gubernur Riau H. Abdul Wahid...
05/07/2025

Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan Singingi

Tahniah atas Penabalan Gelar Adat Kepada Gubernur Riau H. Abdul Wahid, S.Pd.I., M.Si Sebagai Datuk Seri Setia Amanah oleh Lembaga Adat Melayu Riau Propinsi Riau.

Pekanbaru, 5 Juli 2025


Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2...
29/06/2025

Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2025 Untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga selalu menjadi Polisi yang mengayom, melayani dan melindungi masyarakat sepenuh hati.

Jalan-jalan ke Lubuk Jambi
Singgah sebentar membeli ubi
Terima kasih Bapak Polisi
Atas pengabdianmu memberikan inspirasi

Bunga mawar di atas batu,
Harum mewangi sepanjang hari
Tugasmu berat menjaga satu-satu
Semoga semangat dalam bertugas nanti.

Pergi ke pasar membeli ikan,
Ikan dibeli ikan tenggiri.
Terima kasih atas pengorbanan,
Menjaga keamanan negeri Kuantan Singingi.

Anak ayam turun sepuluh,
Mati satu tinggal sembilan.
Jasa Bapak Polisi sungguh
Negara aman, rakyat nyaman.

Burung camar terbang tinggi,
Hinggap sebentar di pohon bambu
Bapak Polisi, pahlawan sejati,
Jasa baktimu takkan pudar selalu.


Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan SingingiTahniah MTQ Propinsi Riau ke-43 di Kabupaten Bengkalis. Semoga Sukses...
28/06/2025

Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan Singingi

Tahniah MTQ Propinsi Riau ke-43 di Kabupaten Bengkalis. Semoga Sukses dan Lancar Acaranya.


Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan SingingiSelamat Tahun Baru Hijriah 1447 HJumat, 1 Muharram 1447 / 27 Juni 202...
28/06/2025

Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan Singingi

Selamat Tahun Baru Hijriah 1447 H

Jumat, 1 Muharram 1447 / 27 Juni 2025

Banyak orang mengalih sagu
Hidup subur banyak faedah
Selamat memasuki tahun baru
Semoga tetap dalam ridho Allah


Address

Jalan Proklamasi
Taluk

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LAMR Kab Kuansing posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to LAMR Kab Kuansing:

Share