DPW APKI Bali

DPW APKI Bali Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Katuk Indonesia Bali

16/01/2025

Fenomena "LOCAVORA"

“Locavora” adalah istilah baru dari kamus bahasa Inggris yang mulai dimasukkan awal tahun 2000-an (dalam istilah Inggris : "locavore"). Locavora artinya orang yang hanya makan pangan lokal, yaitu pangan yang dihasilkan oleh petani di dalam radius sekitar 120km dari tempat tinggalnya.

Istilah "Locavora" diciptakan tak sengaja oleh ibu-ibu Jetset di California yang memiliki kebiasaan rutin gathering sambil makan siang atau makan malam di resto2 _fancy,_ mewah dan mahal.

Mereka selalu membahas bahwa makanan yang disajikan semuanya berbahan import dengan kualitas terbaik. "Daging sapinya Wagyu dari Kobe Jepang, Salmon dari Norwegia, Caviar dari Russia, Wine Anggur dari Perancis dll".

Tiba-tiba mereka tersentak dan tersadarkan bahwa gaya hidup mereka ini tidak benar! Menggejala dinamika baru bahwa gaya hidup itu merusak lingkungan, menyumbang pada global warming, pemborosan energi dan tidak menghargai petani lokal.

Mereka merasa bersalah dan akhirnya melahirkan kesadaran baru.
Mulai saat itu 'mereka hanya mau makan dari pangan lokal'. Keluarlah istilah “Locavora”!, yang menjiplak dari istilah-istilah Omnivora, Carnivora, Herbivora yang sudah ada di dunia pertanian, biologi dan kesehatan.

Saat kita dihadapkan pada krisis global tahun depan, pemikiran semacam ini menjadi sangat relevan. Pangan akan krisis, oleh karena itu maka pendekatan manajemen pangan menjadi sangat penting dan tentulah penting.

Import pangan kita terlalu tinggi dan itu menyumbang besar terhadap 'Defisit Neraca Keuangan' (Current Account Defisit).
Kita, rakyat Indonesia, harus waspada dan ikut arus baru yang positif. Harus berhemat.
Salah satu caranya adalah mengurangi bahkan jika perlu stop import, paling tidak: pangan!

Upaya ini perlu dilakukan oleh pemerintah. Namun pemerintah saja tidak cukup. Perlu ada perubahan pola pikir dan gaya hidup juga di level masyarakat. Oleh karena itu gerakan “Locavora" perlu digalakkan di Indonesia misalnya dengan dibentuknya “Indonesian Locavore Society” yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai baru diantaranya bahwa makan produk import itu sesuatu yang memalukan.

Sedangkan makan pangan lokal adalah sesuatu yang keren dan kekinian. Hal itu menurut saya akan dapat membantu upaya pemerintah menjaga kemandirian bangsa Indonesia.

Upaya ini akan berhasil jika dipelopori oleh 'tokoh bangsa dan idola masyarakat'. Maka jika gagasan ini keluar dari segenap warga negara berbasis kearifan lokal, saya yakin akan dahsyat gaungnya.
Ini contoh upaya kecil yang akan sangat efektif membantu perekonomian negara.

Tanamlah tanaman pangan yg bisa kita tanam dipekarangan kecil rumah kita.

27/06/2024

Astungkara Halaman DPW APKI Bali telah selesai dibuat

Address

Jalan Denpasar/Gilimanuk 22, Banjar Surabrata, Lalanglinggah, Selemadeg Barat
Tabanan
82162

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DPW APKI Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share