02/02/2026
QS. At-Taubah : 103
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
📝 Artinya
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menjadi) ketenteraman bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
📌 Penjelasan & Kandungan Ayat
1️⃣ Zakat sebagai pembersih harta dan jiwa
Kata تُطَهِّرُهُمْ (membersihkan) dan تُزَكِّيهِمْ (menyucikan) menunjukkan bahwa zakat:
Membersihkan harta dari hak orang lain
Menyucikan jiwa dari sifat kikir, cinta dunia, dan dosa
2️⃣ Zakat diambil oleh pemimpin / amil
Kata خُذْ (ambillah) menegaskan:
Zakat bukan sekadar sedekah sukarela
Negara, pemimpin, atau amil berhak dan wajib mengelola zakat
3️⃣ Doa untuk orang yang berzakat
وَصَلِّ عَلَيْهِمْ artinya Rasul ﷺ mendoakan orang yang menunaikan zakat.
➡️ Doa pemimpin/orang saleh membawa ketenangan batin (سَكَنٌ) bagi muzakki.
4️⃣ Zakat menenangkan hati dan menumbuhkan keberkahan
Orang yang menunaikan zakat dengan ikhlas:
Hatinya lebih tenang
Hartanya lebih berkah
Hidupnya lebih lapang (meski secara hitungan berkurang)