PUSAT PERSAUDARAAN UMAT, Islam Rahmatan lil Alamin (PPU-IRA)

PUSAT PERSAUDARAAN UMAT, Islam Rahmatan lil Alamin (PPU-IRA) BANK AKHERAT
Bunga Deposito Allah 700 x lipat, sedang bunga deposito bank hanya 6 % pertahun. Segeralah GABUNG

https://www.facebook.com/bankakherat

Hikmah Ramadhan 29 orang  Jihad Akbar adalah Menebar Mengetahuan Keutamaan Ilmu dan Ulama (ahli ilmu) dalam Qur'an dan H...
18/03/2026

Hikmah Ramadhan 29
orang


Jihad Akbar adalah Menebar Mengetahuan
Keutamaan Ilmu dan Ulama (ahli ilmu) dalam Qur'an dan Hadits Nabi
Oleh : Wawan Kardiyanto

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا كَانَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لِيَنفِرُواْ كَآفَّةً ۚ فَلَوۡلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرۡقَةٍ مِّنۡهُمۡ طَآئِفَةٞ لِّيَتَفَقَّهُواْ فِي ٱلدِّينِ وَلِيُنذِرُواْ قَوۡمَهُمۡ إِذَا رَجَعُوٓاْ إِلَيۡهِمۡ لَعَلَّهُمۡ يَحۡذَرُونَ
"Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya jika mereka telah kembali agar mereka dapat menjaga dirinya."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 122)

Rasulullah saw :
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُنْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا أَوْ مُسْتَمِعًا أَوْ مُحِبًّا وَلَا تَكُنْ خَامِسًا فَتَهْلِكَ (رواه بيهقى)
Nabi saw bersabda : “Jadilah engkau orang berilmu, penuntut ilmu, pendengar ilmu dan orang yang menyukai ilmu. Dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka.” (HR. Baihaqi).

Imam al-Ghazali menjelaskan keutamaan ilmu dan ulama sesuai hadits Nabi saw dalam kitab Mukasyafatul Qulub.
Al-Ghazali dalam kitab Mukasyafatul Qulub menyebutkan keutamaan Al-Qur’an, ilmu dan ulama pada bab tersendiri. Al-Ghazali mengutip beberapa hadits yang menerangkan keutamaan ilmu dan ulama pada bab ini dari sejumlah perawi hadits.
(Imam Al-Ghazali, Mukasyafatul Qulub, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2019 M/1440 H], halaman 277).

1. Orang alim merupakan orang yang dikehendaki sebagai orang baik.

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ وَيُلْهِمْهُ رُشْدَهُ

Artinya, “Siapa saja yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, niscaya ia akan diberi pemahaman dalam agama dan diilhami petunjuk-Nya,” (HR At-Thabarani dan Abu Nu’aim).

2. Orang alim merupakan ahli waris para nabi yang mendapatkan derajat mulia.

الْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ (رواه أبو داود والترمذي)

Artinya, “Ulama adalah ahli waris para nabi." (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Telah maklum bahwa tidak ada pangkat di atas derajat para nabi dan tidak ada kemuliaan di atas kemuliaan ahli waris bagi derajat tersebut.

3. Orang alim adalah orang beriman yang bermanfaat melalui ilmunya baik untuk orang lain maupun untuk dirinya sendiri.

أَفْضَلُ النَّاسِ المُؤْمِنُ العَالِمُ الذِي إِذَا احْتِيْجَ إليه نَفَعَ، وإن اسْتُغْنِيَ عنه أغْنَى نَفْسَه

Artinya, “Orang paling utama adalah seorang mukmin alim yang bermanfaat bila dibutuhkan dan mencukupi dirinya bila ‘tidak diperlukan,’” (HR Ibnu Asakir).

4. Orang alim berjuang mengedukasi masyarakat sesuai petunjuk para rasul.

أَقْرَبُ النَّاسِ مِنْ دَرَجَةِ النُّبُوَّةِ أَهْلُ العِلْمِ وَالْجِهَادِ، أَمَّا أَهْلُ الْعِلْمِ فَدَلُّوْا النَّاسَ عَلَى مَا جَاءَتْ بِهِ الرُسُلُ وأَمَّا أَهْلُ الجِهَادِ يُجَاهِدُوْنَ بِأَسْيَافِهِمْ عَلَى مَا جَاءَتْ بِهِ الرُسُلُ

Artinya, “Orang paling dekat dengan derajat kenabian adalah ulama dan pejuang. Ulama memberikan petunjuk kepada manusia atas ajaran yang dibawa para rasul. Sedangkan pejuang berjihad dengan senjata mereka atas ajaran yang dibawa para rasul,” (HR Ad-Dailami).

5. Satu orang alim merupakan seorang warga yang berkualitas karena tingkat literasinya, sehingga setara dengan sekelompok warga tanpa kualitas.

لَمَوْتُ قَبِيلَةٍ أَيْسَرُ مِنْ مَوْتِ عَالِمٍ

Artinya, “Kematian satu kabilah lebih ringan daripada kematian seorang alim,” (HR At-Thabarani, Al-Baihaki, Abu Ya’la, dan Ibnu Asakir).

6. Tinta pada karya tulis ulama dan tetesan darah pejuang sangat penting. Tetapi bobot ganjaran tinta ulama kelak melebihi bobot tetesan darah syuhada.

يُوْزَنُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِدَادُ العُلَمَاءِ بِدَمِ الشُّهَدَاءِ

Artinya, “Pada hari kiamat tinta (karya tulis) ulama ditimbang bersama tetesan darah syuhada. (Hasilnya lebih berat nilai tetsan tinta ulama sebagaimana riwayat lain),” (HR Ibnu Abdil Barr, Ibnun Najjar, Ibnul Jauzi, As-Syairazi, Al-Marhabi, dan Ad-Dailami).

7. Orang alim adalah ia yang teidak pernah puas dahaganya pada ilmu sampai ia tiba di surga.

لاَ يَشْبَعُ عَالِمٌ مِنْ عِلْمٍ حَتَّى يَكُونَ مُنْتَهَاهُ الْجَنَّةُ

Artinya, “Seorang alim tidak akan pernah kenyang terhadap ilmu sampai ujungnya adalah surga.” (HR Al-Qudha’i dalam Musnad As-Syihab).

8. Anti-ilmu dan gila harta bibit kerusakan umat Nabi Muhammad saw.

هَلَاكُ أُمَّتِيْ فِيْ شَيْئَيْنِ تَرْكِ العِلْمِ وَجَمْعِ المَالِ

Artinya, “Kebinasaan umatku terletak pada dua hal, yaitu (1) meninggalkan ilmu, dan (2) menumpuk harta.”

9. Terkait ilmu, umat Islam hanya memiliki empat pilihan terbaik.

كُنْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا أَوْ مُسْتَمِعًا أَوْ مُحِبًّا وَلَا تَكُنِ الخَامِسَةَ أي مُبْغِضًا فَتَهْلِكَ

Artinya, “Jadilah kamu seorang alim, pelajar, pendengar, atau pecinta (ilmu). Jangan kamu menjadi yang kelima, yaitu pembenci (ilmu), maka binasalah kamu,” (HR Al-Bazzar, At-Thabarani, Al-Baihaki).

10. Penolakan Allah atas seorang hamba ditandai dengan keluputannya dari ilmu.

إِذَا رَدَّ اللهُ عَبْدًا حَظَّرَ عَلَيْهِ العِلْمَ

Artinya, “Jika Allah menolak seorang hamba, niscaya Dia luputkan orang tersebut dari ilmu.”

11. Miskin harta berbahaya, tetapi miskin ilmu lebih berbahaya.

لَا فَقْرَ أَشَدُّ مِنَ الجَهْلِ

Artinya, “Tidak ada kefakiran yang lebih (parah) dari kebodohan,” (HR Abu Bakar bin Kamil pada Mu’jamnya, Ibnun Najjar, Ibnu Hibban, dan Al-Qudha’i).

Dan akhirnya Rasulullah saw bersabda :

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُنْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا أَوْ مُسْتَمِعًا أَوْ مُحِبًّا وَلَا تَكُنْ خَامِسًا فَتَهْلِكَ (رواه بيهقى)
Nabi saw bersabda : “Jadilah engkau orang berilmu, penuntut ilmu, pendengar ilmu dan orang yang menyukai ilmu. Dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka.” (HR. Baihaqi).

Rasul SAW memerintahkan umatnya menjadi ‘Alim (orang berilmu, guru, pengajar, ustad, kyai). Jika belum sanggup, jadilah Muta’allimaan (orang yang menuntut ilmu, murid, pelajar, santri) atau menjadi pendengar yang baik (Mustami’an), paling tidak menjadi Muhibban pecinta ilmu, simpatisan pengajian, donatur yayasan, lembaga dakwah dan pendidikan dengan harta, tenaga, atau pikiran, atau mendukung majelis-majelis ilmu.

Rasul saw menegaskan, jangan jadi orang yang kelima (Khoomisan), yaitu tidak jadi guru, murid, pendengar, juga tidak menjadi pecinta ilmu. Celakalah golongan kelima ini. “Fatahlik!” (binasalah) tegas Rasulullah saw.

Alhamdulillah, pilihanku adalah konsisten berjihad ilmu pengetahuan di era global ini dengan aktif sebagai pegiat medsos sejak 20 th yang lalu.

Ini alamat link medsos besutanku, silahkan mampir baca2 dan subscribe jadi members.

1. Pusat Persaudaraan Umat Islam Rahmatan Lil alamin (members 8200-an) https://www.facebook.com/share/g/124bFFZBaiY/

2. Nahdlatul Ulama (members 4400-an)
https://www.facebook.com/share/g/16BzrC6EDG/

3. YouTube Kardiyanto Wawan (subscribe 4000)
https://youtube.com/?si=8Hk9bpgZ4xeX_OtS

3. Wawan Kardiyanto.wordpress
https://wawankardiyanto.wordpress.com/

4. Dosen Indonesia untuk Demokrasi (members 1880-an)
https://www.facebook.com/share/g/15jrAgYK8L/

5. Debat Atheis Teis Indonesia (500)
https://www.facebook.com/share/g/15NYv3rmsd/

6. Bank Akherat (500)
https://www.facebook.com/bankakherat?mibextid=ZbWKwL

7. PPU-IRA page (600)
https://www.facebook.com/pupira?mibextid=ZbWKwL

8. Islam Semesta - ISE (500)
https://www.facebook.com/wawankthok?mibextid=ZbWKwL

9. Wawan Kardiyanto Facebook (5000)
https://www.facebook.com/wawan.kardiyanto?mibextid=ZbWKwL

10. Wkardiyanto Instagram (400)
https://www.instagram.com/wkardiyanto?igsh=cXFpdmVhdHV2bzVt

11. Wawan Kardiyanto Twitter (X)
https://x.com/wawankardiyanto?t=1wxaqvo2GsLt83Sl5wwAMA&s=09

12. Wawan Kardiyanto Tiktok
https://www.tiktok.com/.kardiyanto?_t=ZS-8um9aKTOCaQ&_r=1

13. Wawan Kardiyanto Treads
https://www.threads.net/

Hikmah Ramadhan 27 orang  Imaginasi Tentang Tuhan 3DZAT TUHANSifat Materi ada 7 menurut sains dari fase yang terdingin s...
16/03/2026

Hikmah Ramadhan 27
orang


Imaginasi Tentang Tuhan 3

DZAT TUHAN

Sifat Materi ada 7 menurut sains dari fase yang terdingin sampai pada fase terpanas :

1. Bose-Einstein kondensat, sebuah fase benda yang terbentuk oleh boson didinginkan ke suhu yang mendekati nol mutlak dan eksis dalam kondisi aneh di mana semua atom mencapai keadaan kuantum mekanik yang sama. (no motion)

2. Padat, berwujud dengan volume tertentu dan bentuk. seperti es, baja, atau layar komputer/Hp Anda. ( particles move in all three dimensions )

3. Cairan. adalah wujud yang mengambil bentuk atas wadah padat, dan memiliki permukaan Yang tetap, seperti air putih dan soda. ( particles move in all three dimensions )

4. Gas, ikatan molekul benda padat atau cair yang terlepas pada titik uap suhu seperti gas oksigen dsb. ( particles move in all three dimensions )

5. Plasma, merupakan substansi
yang mirip dengan gas dengan bagian tertentu dari partikel telah mengalami ionisasi. seperti petir, listrik, las busur, matahati. ( particles move in all three dimensions )

Apakah ada wujud zat yang lain dari ke lima wujud zat yang telah disebutkan di atas?

Secara teoritis jawabannya adalah ada,laporan dari badan research yang didukung oleh NASA pada tahun 2001 melalui jurnal resmi-nya mempublikasikan sebuah laporan dimana mereka menemukan bentuk baru dari zat yang mereka namai :

6. ‘’femionic kindensat’’, femionic kondensat adalah fase superfluida dari materi yang berada pada temperatur rendah,yaitu kurang dari 1/1.000.000 di atas nol mutlak atau 0,0000001 kelvin. Perbedaan dengan bose einstein kondesat yang terbentuk oleh patikel boson. Femionic kondensat dibentuk oleh femion. Pada tahun 2003,dua tahun setelah laporan dari NASA,Deborah S.jin. profesor universitas colorado bersama National institute upof standarts and Technology(NIST) Mencipatakn contoh atom pertama femion kondensat. Sehingga bentuk baru dari zat ini telah dibuktikan dan diterima keberadaanya oleh para fisikawan di dunia.

Selain femionic kondensat ternyata ada lagi wujud zat yang diyakini sebgai wujud zat berikutnya,itu adalah

7. filament, jika femionis kondensat berada di tempratur yang sangat rendah,sebaliknya,filament justru beada di tempratur yang sangat tinggu,walaupun pada mulanya dianggap sebagai zat plasma,sebagia meyakini filament memiliki karakteristik berbeda sehingga fase-nya harus berada di atas keadaan plasma. Filament berada pada suhu di atas 24 juta kelvin dan keadaan ini lebih panas dari suhu plasma.

Sampai di sini terhitung ada 7 fase materi yang diketahui baik yang telah terbukti ataupun yang masih secara teoritis, penemuan penemuan terhadap fase materi ini bertambah seiring waktu dan seiring kemajuan teknologi alat observasi.. anda bisa bertanya “ada berapa banyak lagi zat yang belum ditemukan ilmuwan?” termasuk Dzat Tuhan? tentu Dzat Tuhan sebagaimana dipahami dari sifat sifatnya harus berada di tempat yang seharusnya sebagai Tuhan.

KEKEKALAN MATERI-ENERGI

Secara filosofis, pendapat tentang materi itu kekal telah ada sebelum ilmu pengatuhan modern, aristoteles yang hidup di zaman yunani tradisional telah memahami itu, sedangkan dari segi ilmu pengetahuan modern, Kekekalan meteri terkait dengan hukum kekekalan massa atau dikenal juga dengan istilah Lomonosov-lavoisier adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut (dalam sistem tertutup, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama, tetap atau konstan).

Pernyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Hal ini disesuaikan dengan relativitas khusus, dimana kesetaraan massa-energi menyatakan bahwa kekekalan massa setara dengan kesetaraan kekekalan energi total yang merupakan hukum pertama termodinamika. Secara historis hukum kekekalan massa ini ditemukan oleh antoine levoisier pada abad ke 18 dan secara luas telah digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia, mekanika, dan mekanika fluida.

Contoh dari hukum kekekalan massa dapat terlihat pada reaksi pembentukan hidrogen dan oksigen(gas) dari air(cairan). bila hidrogen dan air habis ketika mengalami penguapan,akan diperoleh massa campuran hidrogen dan oksigen sebesar 36g. begitupun apabila reaksi penguapan masih menyisakan air,maka massa campuran hidrogen dan air yang tidak ikut menguap hasilnya tetap sebesar 36g.

Mungkin muncul pertanyaan bagimana dengan pristiwa big bang? bukankah itu adalah awal terciptanya materi (ex nihilio)? yang pasti dari hukum kekekalan massa mengimplikasikan bahwa tidak ada yang bertambah di alam semesta ini mulai awal big bang hingga sekarang, alam semesta harus memiliki massa yang sama, konstan atau tetap meskipun ia berkembang, bisa dibayangkan seperti balon yang sebelum dan sesudah ditiup akan memiliki massa yang sama. Ini tergantung pada kerapatan/kepadatan dimana awal pembentukan alam semesta dimulai oleh singularitas yang sangat sangat padat, maka jawaban tentang hal ini bisa dijelaskan melalui “pararel universe”. Pararel universe tidak membutuhkan penyebab pertama(prime mover) melainkan ketakberhinggaan pada dirinya sendiri di dimensi yang lebih tinggi (ex-infinitum), namun demikian hal ini tidak sama sekali menyingkirkan posisi Tuhan sebagai maha pencipta, itu jika Dzat Tuhan dipahami dalam sifatnya yang tak berhingga (unlimited).

MATERI DAN DIMENSI EXTRA

Sejalan dengan begitu pesatnya perkembangan fisika di bidang mekanika quantum dan atrofisika, fisikawan telah menduga selama bertahun tahun apa yang tersembunyi dibalik dimensi yang ada, terutama karena mereka tampaknya memprediksi hal ini melalui teori string, favorite saat ini untuk teori partikel sub-atomik fundamental. Dimensi extra ini, umumnya dianggap kecil namun penemuan terbaru yang dipublikasikan oleh jurnal nature edisi 2 september 2005 justru mengatakan sebaliknya, dimensi extra justru realitif besar sedangkan alam semseta yang kita tinggali inilah yang menjadi amat kecil yaitu sekitar beberapa nanometer luas saja jika dilihat dari dimensi extra.

Ini mengimplikasikan bahwa materi yang kita lihat hanya sebagian kecil, dari total materi yang tersembunyi di dimensi extra. Penyimp**an ini diambil ketika mereka mencoba memahami materi gelap yang berperilaku membingungkan. Materi gelap adalah materi aneh yang mencakup 95% dari seluruh massa alam semesta. Ini mengambarkan bahwa pemahaman Ilmiah ilmu pengetahuan tentang materi hanya sekitar 5% saja, sisanya masih tidak diketahui. Ini sangat sedikit untuk mengambil kesimp**an termasuk tentang Tuhan jika hanya menggunakan pengetahuan berbukti..

KESIMPULAN.

Dari pemaparan di atas, menjelaskan bagaimana materi dapat diklasifikasikan melalui tingkat fase, dengan demikian, sebuah anggapan yang salah kaprah ketika mengatakan Wujud Tuhan adalah Materi, artinya menyamakan Tuhan setingkat atau sama dengan makhluk.

Tingkat fase(zat) dari materi di atas artinya, antara zat padat dan zat cair atau antara zat satu dan zat yang lainnya memiliki sifat yang berbeda. Ini juga harus berlaku antara tujuh wujud zat yang diketahui manusia hingga sampai hari ini dengan Dzat Tuhan. Jelas harus demikian karena secara agama –terutama islam- pemahaman dogmatis telah menjelaskan bahwa Tuhan berbeda dari segala yang wujud yang diketahui manusia. Kekekalan materi-energi dan bagaimana kita hanya memahami atau mengetahui sebagian kecil atau sedikit tentang materi, juga menyangkut dualitas materi-non materi sebagai hukum Tuhan. Ini juga berlaku pada dirinya sendiri, yaitu antara Tuhan sebagai sifat, dan Tuhan sebagai wujud/Dzat. Tuhan dekat, ada dimana mana dan di dalam diri manusia itu sendiri telah menunjukkan benang merah antara sifat materi dalam pengertian universal dan seperti apa sifat/Dzat Tuhan yang meliputi segala sesuatu, sekaligus laa kamislihi saiun (tak seperti apapun).

Hikmah Ramadhan 14 Kritik kemunduran sains Islam (Otokritik yang Perlu dan Urgen)Oleh : Ayi Mustofa Islam pernah menjadi...
03/03/2026

Hikmah Ramadhan 14


Kritik kemunduran sains Islam
(Otokritik yang Perlu dan Urgen)
Oleh : Ayi Mustofa

Islam pernah menjadi pusat peradaban dunia. Itu adalah fakta sejarah yang tidak bisa dibantah oleh siapapun. Semuanya pasti mengakui akan hal tersebut. Tidak ada satu ahli sejarahpun yang membantah bahwa Islam pernah menjadi pemimpin dunia. Ya, itu terjadi di suatu masa di zaman dahulu.

Di zaman sekarang banyak sekali umat muslim yang terus menginginkan agar umat Islam bisa meraih lagi golden era tersebut. Banyak sekali umat yang memimpikan agar kejayaan Islam di masa lalu bisa segera terwujud kembali di zaman sekarang. Tapi secara personal saya merasa pesimis bahwa Islam bisa menguasai kembali peradaban dunia. Saya pesimis karena secara konkret Saya tidak melihat upaya umat Islam untuk bisa mewujudkan keinginannya tersebut. Saya melihat usaha untuk meraih kejayaan Islam tersebut bertolak belakang dengan visi misi yang akan diwujudkannya. Bahkan saya tidak bisa melihat sama sekali strategi pencapaian yg bisa mewujudkan kembali masa keemasannya. Saya melihat saat ini umat Islam sangat euforia sekali terhadap ritual ibadah dan problematikanya. Mereka banyak sekali mengulang-ulang dan membahasakan kembali pelajaran fiqih yang sudah di ajarkan selama ribuan tahun lalu. Mereka luar biasa fokusnya untuk membahas tentang tata cara ibadah solat, puasa, haji, menghilangkan najis, zakat , menentukan awal dan akhir puasa, membahas masalah bidah, tahlil, ziarah kubur, bunga bank, habib, membahas masalah munafik, kafir, infaq, shodaqoh, dan seringkali meributkan masalah halal dan haram. Mereka juga disibukan waktunya agar bisa membaca Alquran dengan baik, dihabiskan waktunya untuk bisa menghafal ayat-ayat, surah-surah, dan sejumlah juz yang ada di kitab suci Alquran. Mereka memberikan keistimewaan-keistimewaan bagi umat yang bisa menghafal banyak ayat-ayat suci Alquran. Energi dan waktunya sebagian besar dihabiskan ke hal-hal yang semacam itu.

Lalu apakah salah jika umat Islam mempelajari semua hal tersebut? Jawabannya tentu tidak. Tapi sangat disayangkan, saya melihatnya hampir seluruh waktu umat Islam habis dicurahkan untuk membahas hal-hal tersebut. Belum lagi kita banyak menyaksikan banyak sekali waktu yang terbuang oleh umat Islam untuk mempertentangkan perbedaan-perbedaan tafsir atas suatu ayat. Perbedaan ini bisa sekali sangat intens, sering kali ketika ada tafsir yang berbeda dengan mainstream langsung si pemberi tafsir tersebut diberikan label-label negatif dan buruk terhadap dirinya. Mereka satu sama lainnya saling mengklaim kebenaran atas tafsirnya.

Merupakan satu paradoks jika umat Islam berkeinginan untuk bisa kembali meraih zaman keemasan tapi kondisi faktualnya masih berkutat dengan meributkan hal-hal tsb. Pertanyaannya adalah, apakah zaman keemasan Islam di zaman dahulu dipenuhi oleh dinamika fiqih atau sains? Dengan kata lain apakah dinamika pembahasan fiqih, ritual ibadah, dan tafsir yang telah menuntun umat kepada kejayaan Islam? Ataukah yang menghantarkan umat kepada zaman keemasannya itu dikarenakan umat Islam disibukan dg dinamika sains? Jawabannya tentu sangat mudah sekali didapatkan. Pasti mayoritas umat setuju bahwa dinamika sainslah yang telah merintis umat Islam meraih kejayaannya.

Sekarang pertanyaan selanjutnya adalah:
1. berapa banyak umat yang gandrung belajar sains?
2. Apakah mempelajari sains sudah menjadi salah satu tema dakwah yang diusung oleh para asatidz?
3. Apakah sudah ada infrastruktur dan sumber-sumber belajar sains pada masyarakat Islam saat ini?
4. Apakah para ustad sudah dibekali ilmunya dengan sains?
5. Ada berapa banyak ustadz yg menulis kajian sains di jurnal jurnal?
6. Apakah ilmu ilmu sains mendapatkan perhatian lebih pada lembaga pendidikan Islam?
7. Apakah kementerian agama sdh bersinergi dg Kemendikbud memberikan pendidikan dan latihan khusus kpd guru guru sains?
8. Apakah Kemenag dan MUI sdh memiliki pusat kajian sains?
9. Apakah ghirah mempelajari sains sdh sama kuatnya dg mempelajari ilmu ilmu agama?

Kalau jawaban dari pertanyaan pertanyaan di atas masih banyak jawaban negatif, maka mengharapkan Islam memperoleh masa kejayaannya kembali bagaikan pungguk merindukan bulan...

🕌 Hikmah Ramadhan 12 🕌*Nilai Keutamaan Bershadaqah*  ✍ Di bulan Suci Ramadhan ini, Rasulullah saw  sangat menganjurkan k...
01/03/2026

🕌 Hikmah Ramadhan 12 🕌

*Nilai Keutamaan Bershadaqah*



✍ Di bulan Suci Ramadhan ini, Rasulullah saw sangat menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa berbagi rizeki dan harta dengan orang lain, terutama kepada kerabat, fakir miskin, anak yatim, dan siapa pun yang membutuhkan untuk berbagi rizeki atau disebut dengan shadaqah. Sebab shadaqah ini merupakan salah satu amal shaleh yang utama. *"Sebaik-baik shadaqah adalah shadaqah di bulan Ramadhan"*. Sejauh ini nilai utama shadaqah telah dijanjikan oleh Allah akan mendapat banyak pahala di akhirat, dan juga memiliki banyak manfaat di dunia.

Pahala Amal di bulan Ramadhan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَشَآءُ ۗ وَاللَّهُ وٰسِعٌ عَلِيمٌ
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261)

ALLAH Lipatkan amal 49.000 kali dalam Ramadhan

diluar Ramadhan perniagaan Allah dikalikan 700. Dan di bulan Ramadhan dikalikan lagi 70 lipatnya, maka perniagaan kita menjadi 700 x 70 = 49.000 x ... masyaallah..... apakah kita juga tidak tertarik berniaga bersama-NYA?

عَنْ سَلْمَانَ الْفَارِسِى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : خَطَبَنَارَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى اٰخِرِشَعْبَانَ فَقَالَ : اَيُّهَاالنَّاسُ قَدْ اَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيْمٌ مُبَارَكٌ فِيْهِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ اَلْفِ شَهْرٍ جَعَلَ اللهُ صِيَامَهٗ فَرِيْضَةً وَقِيَامَ لَيْلَةٍ تَطَوُّعًا مَنْ تَطَوَّعَ (تَقَرَّبَ) فِيْهِ بِخَصْلَةٍ مِنْ خِصَالِ الْخَيْرِ كَانَ كَمَنْ اَدَّى الْفَرِيْضَةَ فِيْمَا سِوَاهُ. وَمَنْ اَدَّى فِيْهِ فَرِيْضَةً كَانَ كَمَنْ اَدَّى سَبْعِيْنَ فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاهُ. وَهُوَ شَهْرٌ يُزَادُ فِيْهِ رِزْقُ الْمُؤْمِنِ وَهُوَشَهْرٌ اَوَّلُهٗ رَحْمَةٌ وَاَوْسَطُهٗ مَغْفِرَةٌ وَاٰخِرُهٗ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ.(رواه ابن حزيمة)

Artinya : Dari Salman Al-Farisi ra. berkata : Rasulullah saw. memberi khutbah kepada kami di hari akhir dari bulan Sya’ban dan bersabda : “Hai sekalian manusia akan datang bulan yang agung (Ramadhan) yaitu bulan yang penuh berkah di dalamnya. Dalam bulan itu ada malam yang mulia (lailatul qadr)yang lebih utama dari pada seribu bulan. Allah telah mewajibkan puasa di bulan itu, dan shalat tarawih di malamnya sebagai ibadah sunah. Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahnya rizki orang mukmin, bulan di awalnya menjadi rahmat, di tengahnya menjadi ampunan dan di akhirnya merupakan kebebasan dari neraka.(HR. Ibnu Huzaimah)

Tujuh Manfaat Shodaqoh

✍ Dalam kitab al-‘Ushfuriyah, Syaikh Muhammad bin Abu Bakar menyebutkan ada tujuh manfaat shadaqah yang akan didapatkan oleh pelakunya baik di dunia maupun di akherat. Tujuh manfaat shadaqah tersebut sebagai berikut;

👉 *Pertama*, Shadaqah sebagai pelindung dari segala macam musibah dan keburukan. Seseorang yang bershadaqah, maka apa saja yang dishadaqahkan tersebut akan melindunginya dari musibah dan menutup datangnya keburukan. Nabi SAW bersabda;

الصدقة تسُدُّ سبعين بابا من السوء

“Shadaqah itu menutup 70 pintu keburukan.” (HR. Thabrani).

👉 *Kedua*, Shadaqah itu sebagai obat dan penyembuh dari segala penyakit yang diderita orang tersebut. Nabi SAW bersabda;

داووا مرضاكم بالصدقة

“Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan shadaqah.” (HR. Al-Dailami).

👉 *Ketiga*, Shadaqah itu sebagai penjaga harta dari kerusakan dan kebangkrutan. Nabi SAW bersabda;

وحصنوا أموالكم بالزكاة وفي رواية بالصدقة

“Bentengilah harta-harta kalian dengan (mengeluarkan) zakat. Dalam sebuah riwayat lain, dengan shadaqah.” (HR. Al-Dailami).

👉 *Keempat*, Shadaqah bisa meredakan dan memadamkan murka Allah. Nabi SAW bersabda;

الصدقة تطفئ غضب الرب وتدفع ميتة السوء

“Sesungguhnya shadaqah itu memadamkan murka Allah dan menolak cara mati jelek (su’ul khotimah).” (HR. Tirmidzi).

👉 *Kelima*, Shadaqah bisa mempererat hubungan cinta persaudaraan antar sesamanya. Nabi SAW bersabda;

الصدقة هدية تهادوا تحابوا

“Shadaqah itu adalah hadiah, saling beri hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Baihaqi).

👉 *Keenam*, Shadaqah mampu melunakkan jiwa yang keras dan dapat membuat hati menjadi lapang. Dalam sebuah riwayat disebutkan;

من وجد في قلبه قساوة فلينشر الصدقة

“Barangsiapa yang mendapati di dalam hatinya keras, maka hendaklah dengan menebarkan shadaqah”

👉 *Ketujuh*, Shadaqah bisa menambah umur. Dalam sebuah riwayat disebutkan;

الصدقة ترد البلاء وتزيد في العمر

“Shadaqah dapat menghilangkan bala’ dan menambah umur.”

Demikianlah nilai keutamaan bershadaqah. Dari sini keharmonisan hidup bersama dapat terjaga. Si kaya memberikan sebagian hartanya untuk membantu mereka yang hidupnya dalam keadaan fakir dan miskin. Rasulullah saw bersabda : "Kuatnya suatu mayarakat (bangsa) ditopang oleh 4 hal, yaitu keadilannya para umara, ilmunya para ulama dan kedermawannya para aghniya' serta doanya para fuqara'. Wallahu a'lam bis showab.

Wallahu ‘alam bish shawab

Benarkah kita tidak punya kehendak bebas ?Oleh : Eko Waluyo Pandangan dr. Ryu Hasan bahwa kehendak bebas (free will) ada...
27/02/2026

Benarkah kita tidak punya kehendak bebas ?
Oleh : Eko Waluyo

Pandangan dr. Ryu Hasan bahwa kehendak bebas (free will) adalah ilusi sering kali mengejutkan. Rasanya tidak nyaman membayangkan diri kita hanyalah "boneka biologis" yang digerakkan oleh sinyal listrik dan hormon.

Namun, jika kita membedah cara kerja otak, argumen ini memiliki landasan saintifik yang sangat kuat.

-----

Apa yang kita sebut sebagai "keputusan sadar" sebenarnya adalah hasil akhir dari rangkaian proses biologis yang terjadi di bawah ambang kesadaran.

Sebelum Anda menyadari bahwa Anda telah memilih sesuatu, jaringan neuron Anda sudah lebih dulu menembakkan sinyal.

Dalam konteks ini, kesadaran bukanlah sopir yang memegang kendali, melainkan komentator pertandingan. Ia hanya menjelaskan apa yang sudah terjadi, lalu mengklaimnya sebagai "pilihan saya".

--------

Otak adalah mesin efisiensi. Ia bekerja berdasarkan tiga pilar utama:

👉 Genetik: Cetak biru struktur otak.
👉 Lingkungan: Pola asuh dan budaya yang membentuk nilai.
👉 Memori & Trauma: Rekaman pengalaman yang membentuk jalur saraf (neural pathways).

Ketika ada stimulus (misalnya: orang yang memotong jalan saat kita berkendara), otak tidak melakukan rapat paripurna untuk memutuskan reaksi. Ia langsung mengakses jalur tercepat (default). Jika jalur yang terbentuk adalah amarah, maka amigdala akan meledak sebelum prefrontal cortex (pusat logika) sempat berpikir.

Itulah mengapa kita sering menyesali tindakan kita: karena tubuh bereaksi lebih cepat daripada pikiran.‼️

-----

Jeda: Ruang Kedaulatan yang Tersisa

Jika semuanya sudah ditentukan oleh biologis, apakah kita masih memiliki kedaulatan?

Di sinilah letak paradoksnya.

Meskipun kita tidak memiliki free will dalam arti munculnya keinginan dari ruang hampa, kita memiliki kapasitas yang disebut "Free Won't"—kemampuan untuk membatalkan atau menunda respon otomatis.

Kuncinya ada pada Jeda.

Di antara stimulus dan respon, terdapat ruang sempit bagi kesadaran untuk hadir.

👉 Respon Otomatis: Menggunakan jalur sirkuit pendek (Amigdala/Emosional).

👉 Respon Melalui Jeda: Melibatkan Prefrontal Cortex (Rasional/Reflektif).

-------

Kedaulatan diri bukan berarti kita bebas dari hukum biologis, melainkan kita sadar akan pola tersebut dan memilih untuk melatihnya kembali.

Setiap kali kita mengambil napas dan memberi jeda sebelum bereaksi, kita sedang melakukan intervensi biologi.

Berdasarkan prinsip Neuroplastisitas, latihan kesadaran (seperti meditasi atau refleksi) secara fisik mengubah struktur otak:

✓ Melemahkan koneksi saraf yang reaktif.
✓ Memperkuat jalur saraf yang tenang dan jernih.

--------

Kita mungkin bukan "penguasa mutlak" atas setiap dorongan yang muncul dalam kepala kita. Kita adalah produk dari masa lalu, genetik, dan kimiawi tubuh. Namun, kita bukan sekadar penonton pasif.

Kejernihan batin adalah kemampuan untuk melihat gelombang emosi sebelum ia menjadi tindakan. Kita adalah sistem biologis yang mampu belajar.

Dengan melatih "jeda", kita tidak lagi sekadar bereaksi terhadap masa lalu, tetapi mulai secara aktif membentuk pola biologis baru untuk masa depan.

Hikmah Ramadhan 3Oleh : Wawan Kardiyanto (Dosen Agama ISI Surakarta)Estetika Absolut (Mutlak), Keindahan, Cinta, Musik (...
20/02/2026

Hikmah Ramadhan 3
Oleh : Wawan Kardiyanto
(Dosen Agama ISI Surakarta)

Estetika Absolut (Mutlak), Keindahan, Cinta, Musik
(Status baru viral ustad Adi Hidayat menyebut surat musik 😁)

1.
إن الله جميلٌ يحب الجمال

Innallahu jamiilun, yuhibul jamaal (Allah Maha Indah dan mencintai keindahan)

Nikola Tesla berkata bahwa : “Otakku hanyalah penerima, di Alam Semesta ada inti dari mana kita memperoleh pengetahuan, kekuatan, dan inspirasi. "

Menurut Tesla, ide-ide di kemudian hari yaitu, dasar untuk Law of Attraction adalah bahwa segala sesuatu di alam semesta kita adalah energi.

Yang dipindahkan oleh frekuensi dan getaran. Tidak peduli apa yang Anda inginkan.
Uang... Cinta...
Kesuksesan karir...
Anak-anak terberkati…
Bahagia dunia akhirat

"Mengindahkan” otak Anda untuk bekerja pada frekuensi dan getaran tertentu adalah kuncinya.

Untungnya... Otak kita sudah bekerja dalam frekuensi tertentu... Yang diciptakan oleh gelombang otak kita.

Dan satu jenis gelombang otak secara langsung berhubungan dengan kreativitas seperti jenius dan kekuatan manifestasi yang membuka alam semesta.
Jika Anda dapat mendengarkan gelombang otak ITU… Rahasia alam semesta akan menjadi milikmu. Dan kau akan mendapatkan semua yang kau inginkan. Sebab, Allah menala (Fine Tunning) univers dgn energi yang digetarkan dan dalam frekuensi terbaik.

2. Allah SWT berfirman:

وَاعْلَمُوٓا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِى كَثِيرٍ مِّنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمٰنَ وَزَيَّنَهُۥ فِى قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولٰٓئِكَ هُمُ الرّٰشِدُونَ

"Dan ketahuilah bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah. Kalau dia menuruti (kemauan) kamu dalam banyak hal, pasti kamu akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) itu indah dalam hatimu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,"
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 7)

3. Kisah nabi Daud as

Nabi Daud seorang seniman tulen (penyanyi dgn suara emas, musikus sekaligus perupa) yang diabadikan Allah dalam Al-Qur'an.

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Daud, lalu Kami berfirman: “Hai gunung-gunung bacalah tasbih berulang bersama Daud, begitu p**a burung-burung, dan besi itu kami jadikan lunak di hadapannya, Buatlah serta tenunkan baju besi, lalu kerjakan amalan yang shaleh, sesungguhnya Aku melihat apa-apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Saba, ayat 10-11).

Tafsir Tahlili

Di antara karunia Allah yang dianugerahkan kepada Nabi Daud ialah suaranya yang sangat merdu. Diriwayatkan bahwa Nabi Daud adalah seorang komponis atau pencipta nyanyian yang bersifat keagamaan. Ketika Daud bertasbih memuja dengan suaranya yang merdu, apalagi lagu-lagu itu menggambarkan p**a kebesaran, kemuliaan, dan keagungan Tuhan, maka alam sekitarnya bergema seakan-akan turut bertasbih mengikuti irama suaranya. Kita tidak mengetahui bagaimana alam sekitarnya bertasbih dan bernyanyi bersama Daud sebagaimana diperintahkan Allah kepadanya. Hal itu memang tidak dapat diketahui oleh manusia sebagai tersebut dalam firman-Nya: Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun. (al-Isra'/17: 44)

Mengenai keindahan dan kemerduan suara Daud diriwayatkan dalam sebuah hadis sahih: Dari 'aisyah, dia berkata: Rasulullah saw mendengar bacaan Abu Musa. al-Asy'ari, kemudian beliau berkata, "Sesungguhnya orang ini telah dikaruniai Allah suara merdu seperti keluarga Daud." (Riwayat an-Nasa'i)

Nikmat lain yang dikaruniakan Allah kepada Daud ialah dia dapat menjadikan besi yang keras menjadi lunak seperti lilin sehingga dapat dibentuk menjadi alat-alat, terutama alat peperangan. Dengan mukjizat yang dikaruniakan Allah, Daud melakukannya tanpa dipanaskan dengan api sebagaimana yang bisa dilakukan orang.

Dalam sejarah Islam, untuk menyebut musik seperti yang diartikan sekarang ini, digunakan perkataan handasah al-sawt yang artinya ialah seni suara atau nyanyian. Sedangkan istilah al-musiqa (musik) digunakan untuk menyebut segala jenis musik bersifat hiburan (entertainment, pelipur lara). Sedangkan lagu atau nyanyian hiburan lazim disebut al-ghina’.

Secara umum musik atau nyanyian profan, awalnya tidak punya kaitan langsung dengan kehidupan keagamaan. Bahkan pada masa awal digunakan untuk menyebut nyanyian yang diiringi musik untuk memanggil jin atau roh halus sebagaimana dilakukan ahli-ahli sihir Arab jahiliyah atau dukun-dukun Yahudi yang disebut kahin. Misalnya seperti dilakukan orang-orang Arab Utara sebelum datangnya Islam, dalam upacara mengelilingi batu suci (nushb) yang dimeriahkan dengan nyanyian keagamaan yang disebut nashb (Farmer 1988).

Tradisi yang berkaitan dengan penggunaan musik dan nyanyian dalam upacara memanggil jin atau kekuatan gaib dapat dibaca dalam kitab `Iqd al-farid (abad ke-10 M). Di situ dikisahkan juga bagaimana Nabi Daud a.s. memainkan mi’zaf, alat musik sejenis harpa, untuk menyaingi kemahiran dukun-dukun Yahudi dalam memanggil setan melalui musik dan nyanyian yang religius ayat kitab suci Zabur. Berdasarkan cerita ini maka sampai sekarang seorang pemain musik disebut `azzaf.

4. Tujuan seni adalah estetika mutlak (Tuhan Maha Indah)

Tujuan Agama juga estetika Mutlak (Tuhan Maha Estetik)

Seni dalam Islam hukumnya halal.

Saya sering berkata pada mahasiswa seni, kalian semua itu lebih paham arti mendalam rasa estetis daripada para ulama yang lebih memilih hidup asketis. Untuk itu kalian lah yang seharusnya menjadi ahlul Jannah.

5. Seniman bisa menjadi seperti para nabi, contoh Walisongo.

Pakailah KONSEP SENI PROFETIK
(mungkin salah satunya saya (Wawan Kardiyanto yang mendefinisikan nya)

Seni sebenarnya tidak jauh berbeda dengan agama, dan ilmu yang sama-sama mengemban wacana-wacana kearifan universal (nilai-nilai Ketuhanan) seperti keindahan, kebaikan dan kebenaran. Seni yang dihasilkan oleh kesadaran kearifan universal akan menjadi lebih bermakna dan lebih berharga daripada seni yang dihasilkan hanya sekedar untuk seni. Seni yang menyuarakan nilai-nilai ketuhanan itu laksana seruan mulut para nabi dan rasul yang membawa manusia ke jalan keindahan hidup, keadilan, kebenaran, kedamaian, keselamatan dan kebaikan bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin: Islam). Kesenian yang mampu berbuat demikian dapat kita sebut kesenian profetik.

(Wawan Kardiyanto, Konsep Kesenian Profetik, dan Implementasinya dalam Pendidikan Islam, ISI Press, hal. 185)

Address

Jalan Brigjen Katamso 258
Surakarta
57126

Opening Hours

Monday 06:00 - 05:00
Tuesday 06:00 - 05:00
Wednesday 06:00 - 05:00
Thursday 06:00 - 05:00
Friday 06:00 - 05:00
Saturday 06:00 - 05:00
Sunday 06:00 - 05:00

Telephone

08112638654

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PUSAT PERSAUDARAAN UMAT, Islam Rahmatan lil Alamin (PPU-IRA) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share