Pemuda Orthodox Indonesia - Ha Na'arim

Pemuda Orthodox Indonesia - Ha Na'arim The Indonesian Orthodox Youth Association Page resmi Ha Na'arim (Persekutuan pemuda dan pemudi Gereja Orthodox Indonesia).

Minggu Thomas, Sang RasulMinggu setelah Paskah, disebut Munggu Thomas. Hari Minggu ini mengakhiri masa pekan-gemilang. M...
02/05/2022

Minggu Thomas, Sang Rasul

Minggu setelah Paskah, disebut Munggu Thomas. Hari Minggu ini mengakhiri masa pekan-gemilang. Minggu Thomas mengingat peristiwa dimana hari ke delapan setelah Kebangkitan (setelah peringatan Paskah), Kristus bersama para Rasul dimana Thomas juga bersama dengan mereka (bacaan Leksionari Injil hari Yoh 20:19-31). Rasul Thomas tidak percaya sebelum melihat sendiri, mencucukkan tangannya ke dalam lambung Kristus.

Saudara terkasih, apa yang engkau lihat dalam peristiwa ini? Apakah engkau benar-benar percaya bahwa itu adalah kebetulan saja bahwa murid yang dipilih ini tidak hadir, kemudian datang dan mendengar, mendengar dan meragukan, meragukan dan menyentuh, menyentuh dan percaya? Itu bukan kebetulan saja tetapi oleh pemeliharaan Allah. Dalam cara yang luar biasa, rahmat Allah mengatur bahwa dengan menyentuh luka tubuh dari Sang Guru-nya, itu menyembuhkan suatu luka ke-tidak percaya-an kita. Ke-tidak percaya-an Thomas telah melakukan sesuatu yang lebih bagi iman kita. Saat ia menyentuh Kristus lalu menjadi percaya, setiap keraguan disingkirkan dan iman kita dikuatkan. Jadi dari murid yang meragukan, kemudian merasakan luka Kristus, lalu menjadi saksi kebangkitan yang sungguh nyata.

Rasul Paulus berkata: "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." (Ibrani 11:1). Apa yang dilihat memberikan pengetahuan, bukan iman. Karena apa yang dia lihat dan apa yang dia yakini adalah hal yang berbeda. Yang Ilahi tidak bisa dilihat oleh manusia biasa. Thomas melihat manusia, yang ia lalu akui sebagai Tuhan. Disinilah dapat menunjuk kepada diri kita sendiri; kita memegang didalam hati kita, DIA yang kita sendiri tidak melihatnya dalam daging. Kita termasuk didalam perkataan ini, namun hanya jika kita mengikuti iman kita dengan perbuatan. Orang percaya yang sejati mempraktekkan dalam perbuatan apa yang ia percayai. Tetapi orang-orang yang beriman hanya dimulut saja, Rasul Paulus telah mengatakan: Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia.(Titus 1:16).Oleh karena itu Rasul Yakobus mengatakan: iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. (Yak 2:26)

Paskah adalah perayaan terbesar bagi umat Kristen sepanjang abad. Inilah puncak dari segala Perayaan Gereja. Tanpa keban...
25/04/2022

Paskah adalah perayaan terbesar bagi umat Kristen sepanjang abad. Inilah puncak dari segala Perayaan Gereja.
Tanpa kebangkitan-Nya dari mati, tidak ada harapan!
Tanpa kebangkitan-Nya, sia-sialah iman kita (1 Kor 15:17)
"Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu."

Christos Anesti, Alithos Anesti! Kristus telah bangkit, benar Ia telah bangkit!
Al Maseeh Qam! Haqqan Qam!

Selamat Hari Raya Paskah Kebangkitan - 24 April 2022 bagi umat Gereja Orthodox diseluruh Nusantara.

JUMAT KUDUS atau JUMAT AGUNG pada PEKAN KUDUS PASKAH. Pada hari ini, Gereja Orthodox diseluruh dunia memperingati Jumat ...
22/04/2022

JUMAT KUDUS atau JUMAT AGUNG pada PEKAN KUDUS PASKAH.

Pada hari ini, Gereja Orthodox diseluruh dunia memperingati Jumat Agung yang adalah peringatan bagi penderitaan Kristus: mulai dari cercaan, pemahkotaan duri, pemakuan, bencana alam, kehausan, cuka asam dan empedu, ratapan karena merasa ditinggalkan dan seluruh yang dirasakan oleh Sang Juru Selamat di atas kayu salib.

Pada saat yang sama, inti berita Paskah bagi umat Kristiani tidak dapat dipisahkan dari kebangkitan-Nya; meskipun pada hari ini yang dipertunjukkan adalah derita, ketaatan dan kerendahan hatiNya yang amat mendalam, kita melihat suatu terang pengharapan ke depan akan kemuliaanNya yang kekal:

"Kami memuji penderitaanMu ya Kristus
Tunjukkan pada kami juga kemuliaan kebangkitanMu".

Karya Salib dan Peristiwa Kebangkitan adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dari karya keselamatan: "SalibMu ya Tuhan, adalah hidup dan kebangkitan….".

Jumat Kudus adalah hari berkabung, berpuasa dan berdoa. Pada hari ini, Kristus menuju salib dan wafat bagi menebus dan menghapus dosa kita. Kekuatan maut dan realitas kejahatan memerintah dunia dengan mengerikan saat ini. Namun, Kristus, mengawalinya dengan kematianNya, dan kita nantinya merayakan kemenangan atas kekuasaan maut pada Minggu KebangkitanNya.

Pada Ibadah Jumat Kudus Pagi, umat Orthodox melakukan Sembahyang besar secara berurutan mulai Sembahyang jam pertama, jam ketiga, jam keenam, dan kesembilan dengan mengingat saat-saat dimana Yesus menderita di kayu salib. Setelah ibadah ini, biasanya umat bersama-sama mendekorasi Epitaphion dalam keranda dengan dekorasi bunga-bunga harum. (Galatia 6: 14-18, Matius 27: 1-56; Roma 15: 6-10, Markus 15: 15: 16-41; Ibrani 2: 11-18, Lukas 23: 32-49; Ibrani 10: 19- 31, Yohanes 19: 23-37)

Jumat menjelang senja, sekitar pukul 3 sore, merupakan Peringatan Penurunan Tubuh Yesus dari Salib. Dalam ibadah ini umat menjadi saksi penderitaan Kristus yang sungguh tidak layak, sengsara yang mengerikan dan kematian. Melalui prosesi liturgi, umat mengingat bagaimana kesetiaan dan cinta Yusuf dari Arimatea yang dengan begitu lembut menurunkan dan memindahkan tubuh Kristus dari kayu salib, membungkusnya dengan kafan, dan membawanya ke kubur untuk dimakamkan. (I Korintus 1: 18-2: 2; Matius 27: 1-38, Lukas 23: 39-43; Matius 27: 39-54, Yohanes 19: 31-37; Matius 27: 55-61)

Kidung Ratapan atau Kidung Dukacita dilaksanakan pada Jumat Kudus Malam. Umat meratapi kematian tak layak Yesus bagi keselamatan. Dengan kesedihan sekaligus kegembiraan seluruh umat menyanyikan Ratapan (Kidung Dukacita) kepada-Nya yang secara simbolis telah dimakamkan, namun yang umat sudah paham adalah bahwa KRISTUS AKAN BANGKIT dan memberi Kehidupan. Pada Ibadah ini, Epitaphion dalam keranda diusung melalui prosesi arak-arakan dengan cahaya lilin oleh seluruh jemaat di sekitar gereja. Dan bunga-bunga kemudian dibagikan kepada jemaat setelah ibadah. (Ezekial 37: 1-14; I Korintus 5: 6-8; Galatia 3: 13-14; Matius 27: 62-66)

Selamat menghayati dan memperingati JUMAT KUDUS.

*Σήμερον Κρεμάτε (Simeron Krematai) - Hari ini Dia tergantung di atas kayu Salib*

Hari ini tergantung di atas kayu Salib,
Dia yang menggantungkan bumi di tengah-tengah air.
Hari ini tergantung di atas kayu Salib,
Dia yang menggantungkan bumi di tengah-tengah air.
Hari ini tergantung di atas kayu Salib,
Dia yang menggantungkan bumi di tengah-tengah air.

Suatu mahkota duri memahkotaiNya,
Yang adalah raja para malaikat.

Dia yang dikerudungi dengan kain ungu cemooh,
Yang mengerudungi langit dengan awan-awan.

Dia menerima pukulan-pukulan,
Yang membebaskan Adam di Sungai Yordan.

Dia yang terpaku mati dengan paku,
Yang adalah anak Sang Perawan.

Kami menyembah kesengsaraanMu, ya Kristus
Kami menyembah kesengsaraanMu, ya Kristus
Kami menyembah kesengsaraanMu, ya Kristus
Tunjukkan kami juga kebangkitanMu yang mulia.

Fairuz - Holy Friday Lamentations -
يا يسوع الحياة - فيروز

Ya Yaso3 Al 7ayat - Fairuz Byzantine LamentationsΗ ζωή εν τάφωκατετέθης, Χριστέ,και αγγέλων στρατιαί εξεπλήττοντο,συγκατάβασιν δοξάζουσαι την σήν. يا يسوع ال...

Trampling the final enemy — 𝕕𝕖𝕒𝕥𝕙.
22/04/2022

Trampling the final enemy — 𝕕𝕖𝕒𝕥𝕙.

KAMIS KUDUS pada PEKAN KUDUSPada hari Kamis Kudus ini, empat peristiwa dirayakan dan diperingati : 1. Pembasuhan kaki pa...
21/04/2022

KAMIS KUDUS pada PEKAN KUDUS

Pada hari Kamis Kudus ini, empat peristiwa dirayakan dan diperingati :
1. Pembasuhan kaki para murid,
Peristiwa pembasuhan kaki ini dicatat didalam Injil Yohanes 13:1-20. Yesus mengajarkan suatu teladan kerendahan hati dan apa yang Ia lakukan ini dilakukan kembali oleh Gereja Para Rasul hingga hari ini, dimana para Episkop dan Presbiter melakukannya kepada para umat.

"Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu......Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya." (Yoh 13:14-15,17)

2. Penetapan Misteri Ekaristi Kudus pada Perjamuan Terakhir.
Roti dan Anggur dalam Perjamuan Kudus menjadi Tubuh dan Darah Yesus yang akan memberikan hidup kekal bagi kita. (Matius 26:26-29)

3. Penderitaan Yesus di taman Getsemani
Sebelum ditangkap, Yesus berdoa di taman Getsemani (Matius 26:36-46)

4. Pengkhianatan Kristus oleh Yudas.
Yesus memberi tahu pengkhianatan atas diri-Nya oleh Yudas Iskariot, salah satu dari 12 murid-Nya yang ikut ambil bagian dalam Perjamuan Malam terakhir bersama-Nya. (Markus 14:43-49)



RABU KUDUS pada PEKAN KUDUS PASKAH. Bacaan Injil : Matius 26:6-16Pada Rabu Kudus (Pekan Suci), ada satu peristiwa yang d...
20/04/2022

RABU KUDUS pada PEKAN KUDUS PASKAH.
Bacaan Injil : Matius 26:6-16

Pada Rabu Kudus (Pekan Suci), ada satu peristiwa yang ditulis dalam Injil, dimana si perempuan berdosa dimuliakan, dia yang menuangkan minyak berharga mahal pada kepala Kristus waktu di rumah Simon si kusta (Mat 26:7). Sementara disisi lain, Yudas justru mendapat kutukan karena cintanya pada harta dan pengkhianatannya.
Bapa Gereja Purba, Js. Yohanes Krisostomos (☦️347-407M) mengatakan :
"Si perempuan tunasusila meminta pengampunan dosa-dosa, sementara Yudas mengambil keping-keping perak.
Si perempuan tunasusila membawa minyak narwastu untuk mengurapi Yesus; Yudas justru bersekongkol dengan pelanggar hukum.
Si perempuan bahkan bersukacita ketika ia menghabiskan narwastu yang bernilai mahal itu; Yudas justru menjual Yesus yang tak ternilai.
Si perempuan mengakui Sang Tuannya, Yudas justru meninggalkan Tuannya.
Si perempuan dibebaskan dari dosa, tetapi Yudas menjadi tawanan dosa."

Perbuatan sang murid berkebalikan dengan perbuatan si perempuan berdosa yang tak menuntut imbalan. Suatu rencana jahat lahir dari jiwa Yudas yang tak kenal bersyukur itu. Dia yang adalah satu dari dua belas murid Sang Juruselamat, mengkhianati Sang Guru-nya, ia menyerahkan Dia kepada sidang para pelanggar hukum.
Sang Juruselamat sendiri menyatakan bahwa apa yang diperbuat si perempuan berdosa itu akan diperingati dimanapun Injil itu diberitakan (Mat 26:13), dan karena ia sendiri telah mengurapi-Nya sebagai pesiapan penguburanNya (Mat 26:12).

Pada Rabu Kudus ini, Liturgi Prasidikara dirayakan terakhir kalinya. Dan masa terakhir dimana umat melakukan sujud ketika mendaraskan doa Js. Efraim dari Syria ("Ya Tuhan Penguasa hidupku ...dst").

Penghayatan Rabu Kudus berfokus pada kebutuhan umat untuk penyembuhan dan pengampunan yang datang ke dalam hidup kita ketika kita membangun hubungan dengan Sang Pencipta melalui karya Kristus. Gereja Segala abad melayangkan Sakramen Perminyakan Kudus bagi kesembuhan. Umat diajak untuk mengakui dosa-dosa dan kelemahan kita sebagai manusia dan berusaha untuk berdamai dengan Allah. Imam mengurapi umat dengan Minyak Kudus dengan mengimani dan menghayati bahwa kita dapat disembuhkan entah secara fisik maupun rohani.

Praktek Sakramen Perminyakan Kudus bagi kesembuhan adalah salah satu dari Misteri-misteri Ilahi (Sakramen Gereja) dan memiliki asal-usulnya dalam praktek awal Gereja Mula-mula Para Rasul sebagaimana tercatat dalam Surat Yakobus (5:14-15).
”Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan, Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni”

20/04/2022

Lihatlah, "Mempelai Laki-Laki" datang di tengah malam,

Diberkatilah hamba yang dia temukan sedang berjaga-jaga,

Tidaklah layak, mereka yang dia temukan sedang malas.
Maka waspadalah, hai jiwaku, janganlah dikuasai oleh tidur, jangan sampai kamu diserahkan kepada kematian dan mendapati pintu Kerajaan tertutup bagimu.
Tetapi bangunkan dirimu dan menangislah dengan keras:

Holy, holy, holy art thou, O God,
through the Theotokos have mercy on us

Have a Blessed Palm Sunday for all Orthodox Christian. Selamat merayakan Minggu Palem 17 April 2022.
17/04/2022

Have a Blessed Palm Sunday for all Orthodox Christian. Selamat merayakan Minggu Palem 17 April 2022.

Roti Lazarakia (Roti Lazarus)Menjadi salah satu kebiasaan umat Kristen Orthodox Timur diseluruh dunia pada peringatan Sa...
16/04/2022

Roti Lazarakia (Roti Lazarus)

Menjadi salah satu kebiasaan umat Kristen Orthodox Timur diseluruh dunia pada peringatan Sabtu (Sabbath) Lazarus menjelang Pekan Kudus Paskah adalah membuat roti Lazarakia. Tradisi umat Kristen Purba ini berawal dari Siprus, Yunani, dimana Lazarus (yang dibangkitkan Yesus - Yoh 11:1-45) menjadi Episkop pertama kota Kition, Siprus. Roti ini dibuat sesuai dengan Puasa Agung dimana tidak ada kandungan susu/telur/daging, dsb yang dihindari di masa puasa. Bahan yang dipakai adalah bahan rempah yang khas (tepung, madu, kapulaga, gula, cengkeh, dsb). Roti ini dibentuk menggambarkan Lazarus yang dibalut kain kafan. Roti ini sebagai simbol untuk mengingatkan kita juga sebagai "Lazarus-lazarus kecil" atau seperti Lazarus itu sendiri yang juga akan dibangkitkan kelak pada hari kebangkitan tubuh. Demikian Sabda Kristus "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya." (Yoh 11:25-26)


Sabtu LazarusSelamat menyambut Pekan Kudus Paskah. 🙏☦️
16/04/2022

Sabtu Lazarus
Selamat menyambut Pekan Kudus Paskah. 🙏☦️

MINGGU PENGHORMATAN SALIB SUCI ☦️Hari Minggu ke-3 Puasa Agung Diperingati juga pada tiap 1 Agustus & 14 September (Kalen...
28/03/2022

MINGGU PENGHORMATAN SALIB SUCI ☦️
Hari Minggu ke-3 Puasa Agung

Diperingati juga pada tiap 1 Agustus & 14 September (Kalender Gereja Purba)

Sebagai bagian dari persiapan umat memperingati peristiwa penyaliban Kristus (Jumat Agung), Gereja mengingat Salib Mulia dan Pemberi Hidup dari Tuhan dan Sang Juruselamat, Yesus Kristus. Bahwa pada Salib itu telah disalibkan Sang "kekuatan Allah dan hikmat Allah" bagi kita yang diselamatkan (1 Kor 1:24). Pada hari minggu ke-3 Puasa Agung ini, salib diletakkan tegak berdiri ditengah Gereja, bukan hanya mengajak umat mengingat akan Karya Penebusan Kristus dan dalam rangka apa puasa yang dilakukan, namun juga sebagai peringatan : "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku." (Matius 10:38).

Salib diletakkan dihadapan umat juga sebagai peringatan agar kita "menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya" (Gal 5:24).

Para bapa Gereja Purba Orthodox mengaitkan Salib "Pemberi-Hidup" ini dengan "Pohon Kehidupan" yang ditanamkan ditengah-tengah taman Eden (Kej 2:9; 3:22-24). Itulah sebabnya peringatan Penghormatan Salib diletakkan ditengah-tengah peziarahan umat di masa Puasa Agung. Salib itulah "pohon kehidupan" yang ditanamkan di tengah Firdaus untuk mengingatkan umat akan sukacita Adam, sekaligus bagaimana ia pernah terusir dari sana.

Peristiwa bersejarah lain yang juga dikenang dalam perayaan ini adalah Penemuan Salib Yesus oleh Ratu Helena (Ibu dari Js. Konstantinos Agung) di Golgota tahun 326 Masehi, tempat di mana Kristus disalibkan.

☑️ Bagikan postingan ini agar menjadi berkat 🙏
Contact Gereja ➡️ silahkan DM

Doa St. Efraim dari Syria (☦️ 306-373 M) Ya Tuhan Penguasa hidupku ambillah dariku roh kemalasan, ikut campur urusan ora...
24/03/2022

Doa St. Efraim dari Syria (☦️ 306-373 M)

Ya Tuhan Penguasa hidupku ambillah dariku roh kemalasan, ikut campur urusan orang, dan omong kosong.
(bersujud)

Tetapi karuniakanlah roh kemurnian, kerendahan hati, kesabaran, dan kasih pada hamba-Mu ini.
(bersujud)

Ya Tuhan dan Raja! Anugerahkanlah kepadaku untuk melihat dosa-dosaku sendiri dan tidak menghakimi saudaraku, karena Engkau terberkati sampai sepanjang segala abad. Amin.
(bersujud)

Κύριε καὶ Δέσποτα τῆς ζωῆς μου, πνεῦμα ἀργίας, περιεργίας, φιλαρχίας, καὶ ἀργολογίας μή μοι δῷς.,
Πνεῦμα δὲ σωφροσύνης, ταπεινοφροσύνης, ὑπομονῆς, καὶ ἀγάπης χάρισαί μοι τῷ σῷ δούλῳ.
Ναί, Κύριε Βασιλεῦ, δώρησαι μοι τοῦ ὁρᾶν τὰ ἐμὰ πταίσματα, καὶ μὴ κατακρίνειν τὸν ἀδελφόν μου, ὅτι εὐλογητὸς εἶ, εἰς τοὺς αἰῶνας τῶν αἰώνων. Ἀμήν.

Tambahkan doa ini pada tiap jam sembahyang harian selama masa Puasa Agung Pra-Paskah.

Note :
Doa ini adalah Doa yang berasal dari Orang Suci Efraim dari Syria (306 - 373 M). Dalam bahasa Yunani, doa ini disebut "Euchē tou Hosiou Ephraim". Doa ini digunakan selama Masa Puasa Agung Prapaskah hingga saat ini oleh Gereja Orthodox

Ada dua versi dari doa ini yaitu yang biasa digunakan oleh Gereja-gereja Orthodox Yunani dan versi dari Gereja-gereja Orthodox Slavonik (Russian). Pada prinsipnya sama, meski ada sedikit perbedaan terjemahan dan praktek (berlutut dan bersujud) dari kedua versi tersebut.

St. Efraim orang Syria adalah seorang teolog sekaligus sastrawan dan orator. Ia berasal dari Gereja Purba di Syria. Ia sangat dihormati dalam Gereja Orthodox sebagai Orang Suci. Beliau menulis berbagai jenis hymne/kidung, sajak dan kotbah dalam bentuk puisi maupun eksegesis Alkitab dalam bentuk prosa. Karya-karya ini bersifat theologi praktis untuk pembinaan gereja Kristen pada masa kesusahan.

Selamat menjalankan Ibadah puasa

Address

Surakarta
57138

Telephone

+62271715977

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemuda Orthodox Indonesia - Ha Na'arim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemuda Orthodox Indonesia - Ha Na'arim:

Share