Kabar Viral Terkini

Kabar Viral Terkini Seputar berita Update Wilayah Soloraya & Seluruh Indonesia kami hadir Semua ada dari yang terdekat

Victory Kapolres Cup 2026 Resmi Ditutup, Ratusan Gamer Sragen Perebutkan Prestasi dalam Semarak HUT Bhayangkara Ke-80SRA...
18/06/2026

Victory Kapolres Cup 2026 Resmi Ditutup, Ratusan Gamer Sragen Perebutkan Prestasi dalam Semarak HUT Bhayangkara Ke-80

SRAGEN, JATENG – Rangkaian Tournament E-Sport Victory Kapolres Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi mencapai puncaknya dengan penyerahan hadiah kepada para juara pada Rabu (17/6/2026) malam.

Bertempat di Hall Sibara Mapolres Sragen, suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai momen penghargaan bagi para atlet e-sport terbaik yang berhasil menorehkan prestasi setelah melewati persaingan ketat selama turnamen berlangsung.

Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dipimpin langsung Wakapolres Sragen Kompol Nunung Farmadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. Turut hadir para Pejabat Utama Polres Sragen, panitia pelaksana, peserta turnamen, serta para pendukung yang memadati Hall Sibara.

Penyerahan hadiah ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian Tournament E-Sport Victory Kapolres Cup yang telah berlangsung sejak awal Juni 2026. Kompetisi tersebut sukses menarik perhatian kalangan pelajar maupun masyarakat umum dengan mempertandingkan sejumlah kategori permainan yang populer di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Wakapolres Sragen Kompol Nunung Farmadi menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas, disiplin, dan kemampuan terbaiknya selama mengikuti kompetisi.

Menurutnya, turnamen e-sport yang digelar Polres Sragen bukan hanya menjadi ajang hiburan dan kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar mampu mengembangkan bakat serta prestasi di bidang olahraga elektronik yang saat ini berkembang sangat pesat.

"Atas nama Kapolres Sragen, kami mengucapkan selamat kepada para juara yang telah berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kemenangan ini bukan sekadar trofi dan penghargaan, tetapi juga bukti kerja keras, kekompakan tim, strategi, dan semangat pantang menyerah. Kami berharap para atlet e-sport Sragen terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," ujar Kompol Nunung Farmadi.

Ia menambahkan bahwa Polres Sragen berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan muda. Kami melihat e-sport sebagai wadah yang mampu menyalurkan kreativitas, membangun sportivitas, serta melahirkan talenta-talenta berprestasi yang membanggakan Kabupaten Sragen," tambahnya.

Pada kategori Free Fire (FF) Pelajar, tim ADEADEAN berhasil tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen. Posisi runner-up diraih tim RIHARGACOR969, sementara peringkat ketiga ditempati tim KINGKONG.

Sementara itu, pada kategori Mobile Legends Bang Bang (MLBB) yang menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi, tim Flexi Phone x Syluz sukses keluar sebagai juara pertama setelah melewati persaingan sengit melawan tim-tim terbaik dari berbagai rayon. Posisi kedua diraih Perisai Sragen, sedangkan Kita Bisa berhasil mengamankan posisi ketiga.

Adapun pada kategori Free Fire (FF) Umum, tim GERARDH tampil dominan dan berhak meraih gelar juara pertama. Posisi kedua diraih EGILUYYYY, sementara tim SRAGEN'ANT menempati posisi ketiga.

Menariknya, sejumlah nama pemain berhasil menorehkan prestasi di lebih dari satu kategori. Hal tersebut menunjukkan tingginya kualitas dan kemampuan atlet-atlet e-sport muda Sragen yang mampu bersaing dalam berbagai format kompetisi.

Tournament E-Sport Victory Kapolres Cup 2026 menjadi salah satu agenda unggulan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Sragen. Selama pelaksanaannya, turnamen berhasil menghadirkan atmosfer kompetisi yang sehat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan komunitas e-sport.

Dengan melibatkan puluhan tim dan ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sragen, kegiatan ini menjadi bukti bahwa e-sport kini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang diminati generasi muda dan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berbakat.

Berakhirnya Victory Kapolres Cup 2026 tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi perkembangan dunia e-sport di Kabupaten Sragen. Dari Hall Sibara Mapolres Sragen, lahir talenta-talenta muda yang siap membawa nama daerah menuju kompetisi yang lebih tinggi, sekaligus menjadi simbol keberhasilan Polri dalam merangkul generasi digital melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan inspiratif.
"Polri Untuk Masyarakat, Bersama Generasi Muda Membangun Prestasi." demikian semangat yang tercermin dalam penutupan Tournament E-Sport Victory Kapolres Cup 2026 yang berlangsung meriah dan penuh kebanggaan.

Pembunuhan Sadis Bocah SD di Jenar Mulai Terkuak, Polisi Tangkap Terduga Pelaku dan Dalami Keterlibatan Orang LainMister...
10/06/2026

Pembunuhan Sadis Bocah SD di Jenar Mulai Terkuak, Polisi Tangkap Terduga Pelaku dan Dalami Keterlibatan Orang Lain

Misteri kematian tragis seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, mulai menemukan titik terang. Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan yang menggemparkan warga tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik menduga pelaku tidak beraksi seorang diri. Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam kasus pembunuhan yang terjadi pada Jumat (5/6/2026) tersebut.

Salah satu terduga pelaku diamankan oleh Tim Satreskrim Polres Sragen di wilayah Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, pada Selasa (9/6/2026) malam.

Ketua RT setempat, Suyanto, membenarkan adanya penangkapan seorang warga yang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan bocah di Kecamatan Jenar.

“Ya, itu kaitannya dengan kasus Jenar [kasus pembunuhan]. Kejadian penangkapan malam setelah selesai pertandingan sepak bola di televisi, sekitar pukul 22.30 WIB. Kepastiannya saya tidak tahu karena dari pihak polisi tidak cerita,” ujar Suyanto saat dihubungi, Rabu (10/6/2026).

Menurut Suyanto, warga yang diamankan tersebut sehari-hari bekerja sebagai operator mesin perontok padi atau threser. Ia mengaku terkejut mendengar kabar bahwa warganya diduga terseret dalam kasus kriminal serius.

“Itu masih dugaan. Kebenarannya ada di polisi,” katanya.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, turut membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku dalam kasus pembunuhan tersebut. Namun, ia meminta waktu kepada publik karena proses penyidikan masih terus berjalan.

“Mohon waktu ya. Ini masih pendalaman dan pengembangan di lapangan. Setelah nanti ungkap tuntas, kami informasikan segera,” ujar Dewiana saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Sebelumnya, hasil autopsi terhadap jenazah korban mengungkap sejumlah fakta penting yang membantu penyidik dalam mengungkap penyebab kematian korban. Dalam proses penyelidikan, polisi juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pelaku.

Barang bukti tersebut meliputi senjata tajam yang diduga digunakan saat kejadian, jejak kaki berlumuran darah, bantal yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan, serta sejumlah barang lainnya yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, tim identifikasi juga menemukan sidik jari laten di tempat kejadian perkara (TKP). Sidik jari tersebut kemudian dianalisis dan dicocokkan dengan berbagai petunjuk lain yang berhasil dikumpulkan selama proses penyelidikan.

“Semua temuan barang bukti tersebut dianalisis dan dicocokkan dengan petunjuk lain yang dikumpulkan. Hasil penyelidikan sementara sudah mengarah pada seorang pelaku. Kami belum bisa mengungkap identitasnya karena masih melengkapi alat bukti,” kata Catur.

Saat ini, Satreskrim Polres Sragen masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku guna mengungkap motif di balik pembunuhan sadis tersebut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut berperan dalam peristiwa yang merenggut nyawa bocah SD tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Sragen dan sekitarnya. Warga berharap kepolisian dapat segera mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban. (Joko S/IPN)

Viral Dugaan Pemerasan Penemu Dompet di Sumberlawang, Polisi Turun Tangan Lakukan Mediasi dan PenyelidikanSRAGEN — Video...
10/06/2026

Viral Dugaan Pemerasan Penemu Dompet di Sumberlawang, Polisi Turun Tangan Lakukan Mediasi dan Penyelidikan

SRAGEN — Video yang viral di media sosial terkait dugaan pemerasan oleh pasangan suami istri penemu dompet terhadap pemiliknya di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, akhirnya ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Sumberlawang.

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, S.H., bersama anggota melakukan serangkaian penyelidikan dan klarifikasi terhadap para pihak yang terlibat pada Selasa (9/6/2026). Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya video di grup Facebook Info Wong Sragen (IWS) yang memicu perhatian publik.

Peristiwa bermula pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB saat Ahmad Bahru bersama istri dan anaknya berbelanja di Alfamart Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang. Setelah selesai berbelanja dan hendak melakukan pembayaran di kasir, Ahmad Bahru terkejut karena dompet miliknya tidak lagi berada di tempat semula.

Dompet tersebut diketahui berisi sejumlah dokumen penting dan uang tunai sekitar Rp1,3 juta. Setelah melakukan pencarian dan memeriksa rekaman CCTV minimarket, diketahui bahwa dompet tersebut ditemukan oleh pasangan suami istri penjual somay, Darmo Sasmoyo Suyat dan Sukini.

Berbekal informasi tersebut, Ahmad Bahru kemudian mencari keberadaan pasangan suami istri itu hingga akhirnya menemukan mereka sedang berjualan di lingkungan MIN 5 Sragen, Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang.

Saat dimintai keterangan mengenai dompet tersebut, pasangan penemu dompet mengakui telah menemukannya. Namun, menurut Ahmad Bahru, sempat terjadi perbedaan pendapat terkait uang jasa penemuan. Awalnya disebutkan adanya permintaan imbalan sebesar Rp1 juta untuk pengembalian dompet.

Karena tidak memiliki uang sebesar itu, Ahmad Bahru menawarkan uang tunai Rp400 ribu yang masih tersimpan di dalam dompet ditambah Rp10 ribu miliknya sendiri. Namun, menurut keterangan yang diperoleh polisi, Sukini tetap meminta uang jasa sebesar Rp500 ribu.

Meski demikian, Ahmad Bahru akhirnya memilih mengikhlaskan uang tersebut setelah mengetahui kondisi ekonomi keluarga penjual somay tersebut serta kondisi kejiwaan yang dimiliki Sukini. Saat itu, Sukini menyerahkan empat dokumen identitas milik Ahmad Bahru berupa KTP, kartu BPJS, kartu karyawan, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Polsek Sumberlawang melakukan pengecekan lokasi kejadian, mendatangi rumah kedua belah pihak, serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan ketua RT setempat.

Dari hasil klarifikasi, Sukini mengakui menemukan dompet tersebut dan telah menyerahkan sejumlah dokumen identitas kepada pemiliknya. Namun, ia mengaku dompet yang masih disimpannya terjatuh dari atas gerobak somay saat perjalanan pulang ke rumah sehingga keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Sementara itu, Ahmad Bahru membenarkan kronologi kehilangan dompet dan proses pencarian yang dilakukannya. Ia juga mengaku telah menghapus video yang sebelumnya diunggah ke media sosial setelah mengetahui kondisi keluarga penemu dompet dan menyadari persoalan tersebut tidak sepenuhnya seperti yang berkembang di publik.

Hingga saat ini, jajaran Polsek Sumberlawang bersama pemilik dompet masih berupaya melakukan pencarian di sepanjang jalur dari MIN 5 Sragen menuju rumah Sukini. Namun, dompet yang diduga berisi STNK dan sejumlah uang tunai tersebut masih belum ditemukan.

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji menyatakan pihaknya terus melakukan langkah-langkah persuasif dan penyelidikan guna memastikan seluruh fakta dalam peristiwa tersebut serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah perhatian masyarakat terhadap kasus yang sempat viral tersebut.

Sumber : humas polres sragen

10/06/2026

INVESTOR MBG GERUDUK KANTOR BGN, Suasana Memanas Saling Adu Mulut Menagih Hutang..

Viral unggahan video yang diduga seorang investor MBG marah-marah di kantor Badan Gizi Nasional (MBG) beberapa waktu lalu. (9/6/2026)

Kedatangannya karena menagih janji pemerintah.

Sejauh ini belum ada kejelasan secara pasti terkait unggahan video tersebut.

Yang jelas satu orang lelaki terus berkata-kata dengan nada tinggi.

“Sudah 7 bulan, saya bantu pemerintah, saya ingin negara hadir,” ucapnya singkat lelaki dalam video tersebut.

Lelaki itu juga meminta agar dipertemukan dengan Kepala BGN yang baru Nanik S, Deyang untuk memberikan ruang dan kesempatan mengurai persoalan yang sedang terjadi.

“Kami butuh pertanggung jawaban. Ibu Nanik yang terhormat sebagai kepala BGN yang baru. Kita sama-sama membela negara ini, kami orang Prabowo tapi kalau seperti ini kami minta bapak Prabowo hadir,” tambahnya. (dea)

(Narasi Radar)

Salah satu utas di threads menyebutkan isi “Bukan cuma relawan yg sedih...tapi anak" sekolah juga ikut sedih....semoga s...
10/06/2026

Salah satu utas di threads menyebutkan isi “Bukan cuma relawan yg sedih...tapi anak" sekolah juga ikut sedih....semoga secepatnya bisa beroprasional kembali....abaikan mereka pembenci MBG

Salah satu dapur SPPG yang operasional di berhentikan sementara, bagaimana tanggapan anda

TABRAK LARI MAUT DI SRAGEN TERUNGKAP, PELAKU DITANGKAP BERKAT SPION YANG TERTINGGALKasus tabrak lari yang menewaskan sat...
09/06/2026

TABRAK LARI MAUT DI SRAGEN TERUNGKAP, PELAKU DITANGKAP BERKAT SPION YANG TERTINGGAL

Kasus tabrak lari yang menewaskan satu orang di Jalan Raya Tanon–Sumberlawang, tepatnya di depan tempat cucian motor di Dukuh Waringinrejo, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Senin (8/6/2026), berhasil diungkap Polres Sragen.

Pelaku berinisial AS diamankan bersama mobil Isuzu Panther Pick Up AD-1894-JC yang digunakan saat kecelakaan. Identitas pelaku terungkap berkat spion kendaraan yang terjatuh di lokasi kejadian.

Petugas Satlantas Polres Sragen melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV. Penyelidikan mengarah pada sebuah kendaraan pengangkut tahu yang ditemukan di sekitar Pasar Sumberlawang dengan kondisi kaca depan pecah dan spion kiri rusak.

Petunjuk semakin kuat setelah seorang saksi mengingat nomor polisi kendaraan tersebut. Polisi kemudian melacak identitas pemilik hingga menemukan kendaraan di wilayah Ngrandu, Desa Nglorog, Sragen.

Hasil pemeriksaan mengungkap mobil tersebut dikemudikan oleh anak pemilik kendaraan. AS pun mengakui keterlibatannya dalam kecelakaan maut tersebut.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengapresiasi kerja cepat personel yang berhasil mengungkap kasus dalam waktu singkat. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman untuk melengkapi alat bukti dan memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Perlu di audit atau tidak ?
09/06/2026

Perlu di audit atau tidak ?

Sekedar tips menghadapi krisis sekarang . Bisa jadi bahan pertimbangan
09/06/2026

Sekedar tips menghadapi krisis sekarang . Bisa jadi bahan pertimbangan

Kalian ikhlas kan para warga klo semua dapur MBG tutup?
09/06/2026

Kalian ikhlas kan para warga klo semua dapur MBG tutup?

09/06/2026

Harap awasi anak-anak Anda dengan ketat setiap saat.

Anda tidak pernah tahu apa yang ada di pikiran orang lain. Lihat saja ini, demi Tuhan 🤦🏾‍♂️

Address

Solo
Surakarta

Telephone

+628877110110

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Viral Terkini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Kabar Viral Terkini:

Shortcuts

Share