03/03/2026
Rapat koordinasi nasabah sekaligus pembagian hasil tabungan kepada nasabah, Jum'at (27/2). Dalam sambutannya, bapak Lurah Kadipiro, Wahyu Mulyanto menyampaikan, kota Solo sudah darurat sampah. Bahkan kelurahan Kadipiro sendiri disorot sebagai penyumbang sampah terbesar di kota Solo. Maka dibutuhkan solusi untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo.
Bpk Lurah mentambut baik dengan adanya bank sampah, turut berpartisipasi memberi solusi bagi sampah perkotaan.
Acara ini didukung oleh yang memfasilitasi peminjaman karung untuk nasabah. "Sebenarnya banyak yang ingin jadi nasabah, tetapi bingung bagaimana cara mengumpulkan dan memilah sampah bila tidak ada karungnya," ujar Dini Rosa, Direktur Bank Sampah Resik Kutha.
"Saat ini tercatat kurang lebih 70 nasabah terdaftar, namun yang aktif setor sampah tiap bulan rata-rata 30-40 nasabah saja", imbuhnya.
#
banjarsari.ska