20/07/2026
Pernah nggak kamu ngelihat orang lain kesusahan, tapi kamu malah "cemburu" dan pengen ada di posisi mereka?
Terdengar mustahil dan aneh ya? Tapi fenomena ini beneran pernah terjadi di masa sahabat Nabi, dan alasannya bakal bikin kita tertampar pelan.
Seorang sahabat bernama Abu Ath-Thufail pernah bercerita. Suatu hari, ia melihat Khalifah Ali bin Abi Thalib memanggil anak-anak yatim. Ali nggak cuma ngasih sekadar uang atau makanan sisa. Beliau mengambil madu—yang notabene adalah barang mewah dan berharga—lalu menyuapinya langsung ke mulut anak-anak yatim tersebut satu per satu dengan penuh kasih sayang.
Pemandangannya begitu hangat dan tulus, sampai-sampai sahabat lain yang melihatnya nyeletuk, "Duh, andai saja aku yang jadi anak yatim itu."
Dari sini kita belajar satu hal penting. Kadang kita kalau berbagi, nunggu ada barang sisa atau barang yang udah nggak kepakai. Padahal, sedekah terbaik adalah memberikan apa yang paling kita sukai. Bukan sekadar memindahkan barang, tapi memanusiakan dan memulihkan luka batin mereka.
Yuk, cek lagi lemari atau harta kita. Kapan terakhir kali kamu ngasih barang atau makanan favoritmu untuk orang lain? Coba share pengalaman berbagi paling berkesan versi kamu di kolom komentar! 👇✨