paseduluran kristen jawi GKJW

paseduluran kristen jawi GKJW Media untuk berbagi bersama

Selamat Hari Raya Pentakosta
24/05/2026

Selamat Hari Raya Pentakosta

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Dari KesPel ke MardikaSelamat mempersiapkan dan menyambut Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus esok hari, yang di GKJW dijad...
13/05/2026

Dari KesPel ke Mardika

Selamat mempersiapkan dan menyambut Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus esok hari, yang di GKJW dijadikan sebagai pembukaan Bulan Kesaksian dan Pelayanan (KesPel). Mulai tahun ini diganti dengan Bulan Marturia dan Diakonia (Mardika)

Link video
https://youtu.be/FAgDM-89yao
Durasi 4.26

Video ini adalah visual dari usulan kegiatan yang dapat dilakukan pada pelaksanaan Bulan Marturia dan Diakonia (Mardika) GKJW Tahun 2026.Sebutan ini adalah p...

Christos AnestiAlithos AnestiYuk, mengenal dan mari, gemakan kembali "Salam Paskah" warisan gereja yang telah berusia ri...
05/04/2026

Christos Anesti
Alithos Anesti

Yuk, mengenal dan mari, gemakan kembali "Salam Paskah" warisan gereja yang telah berusia ribuan tahun. Kabar Sukacita kebangkitan-Nya.

Salam ini bukan sekadar sapaan, melainkan pengakuan iman yang hidup.

"Christos Anesti!” berarti: “Kristus telah bangkit!”

Jawaban dari kata itu adalah: “Alithos Anesti!”, yang berarti: “Sungguh, Dia telah bangkit!"

Selamat merayakan Paskah! Tuhan Yesus memberkati!"

Selengkapnya silakan tonton di

Paskah adalah inti iman Kristen: perayaan kebangkitan Yesus Kristus. Sejak abad-abad awal, umat percaya menyampaikan salam khusus yang penuh makna. Salam ini...

Jumat Agung IstimewaTahukah kita kalau gereja awal menetapkan hari Jumat tanggal 3 April 33 Masehi sebagai peristiwa pen...
03/04/2026

Jumat Agung Istimewa

Tahukah kita kalau gereja awal menetapkan hari Jumat tanggal 3 April 33 Masehi sebagai peristiwa penyaliban Yesus alias Jumat Agung. Itu artinya, hari ini, 3 April 2026 terulang hari dan tanggal yang sama.

Dari manakah perhitungan ini semua berasal? Tentu berdasarkan data yang tertulis dalam Injil, kalender Yahudi, serta perhitungan modern berdasarkan kejadian alam yang menyertainya. Seperti gempa bumi dahsyat, gerhana bulan, kegelapan di Yerusalem dan sebagainya. Data pendukung peristiwa astronomis, geologis menjadi bagian yang penting di dalamnya.

Terlepas dari ragam argumen yang menyertai penetapan tanggal yang pasti ini, peristiwa salib di Golgota 2.000 tahun lalu adalah puncak karya Allah yang paripurna. Yesus menjadi korban sempurna untuk menebus dosa manusa, agar mereka layak memperoleh pengampunan dan kehidupan kekal lewat peristiwa kebangkitan dan kedatangan-Nya kembali.

Selamat memperingati Jumat Agung, 3 April 2026 dan menyongsong Paskah…

Simak visualisasi ini dalam https://youtu.be/jWtURPi-Z10?si=inaRBhh6sT2z4A8g


Menarik, mengungkap fakta penyaliban Yesus pada Jumat Agung, 3 April 33 Masehi, terkait dengan fenomena alam: kegelapan, gempa bumi, dan gerhana bulan.Peneta...

Puasa dalam Rabu AbuHari ini, Rabu, 18 Februari 2026, selain umat Katolik, beberapa denominasi Kristen turut serta mempe...
18/02/2026

Puasa dalam Rabu Abu

Hari ini, Rabu, 18 Februari 2026, selain umat Katolik, beberapa denominasi Kristen turut serta memperingati hari Rabu Abu. Hari pertama dalam 40 hari sebelum Paskah.

Rabu Abu juga ditandai dengan puasa. Ini yang masih menjadi pembeda besar dalam tradisi Katolik.

Umat Protestan kalau ada yang ingin belajar dan lebih tahu, bisa menyimak infografis ini. Sekalian, biar tidak nanggung begitu...

Seperti prosesi penorehan abu sendiri, gereja Katolik menggunakannya dari pembakaran daun palem yang dipakai tahun sebelumnya. Sementara, penggunaan abu oleh gereja Protestan tidak ada dasarnya.

Terlepas dari pro dan kontra yang masih menyertainya, selamat memperingati Rabu Abu. Sebuah titik kesadaran bahwa kita ini seperti abu atau debu. Tanpa Dia, kita tak berarti apa-apa.

Gusti mberkahi 🙏

Natal Ortodoks 7 Januari: Beda Kalender, Makna Iman Tetap SamaTahukah kita kalau sebagian besar umat Kristen merayakan N...
07/01/2026

Natal Ortodoks 7 Januari: Beda Kalender, Makna Iman Tetap Sama

Tahukah kita kalau sebagian besar umat Kristen merayakan Natal pada 25 Desember, namun umat Ortodoks (Gereja Timur) baru merayakannya dua minggu kemudian, tepat pada 7 Januari.

Perbedaan ini bukan soal isi iman, melainkan soal kalender: Gereja Barat memakai kalender Gregorian, sementara Gereja Ortodoks tetap setia pada kalender Julian yang jauh lebih tua usianya.

Menariknya, sehari sebelum Natal Ortodoks, umat Kristen Barat memperingati Epifani pada 6 Januari. Di Barat, Epifani mengenang orang Majus yang datang menyembah Yesus, tanda pewahyuan Kristus kepada bangsa-bangsa. Di Timur, Epifani—atau Theophany—menekankan pembaptisan Yesus di Sungai Yordan, saat Allah menyatakan Dia sebagai Putra-Nya.

Dengan demikian, meski berdekatan, Epifani dan Natal Ortodoks adalah dua perayaan berbeda dengan makna masing-masing.

Perbedaan ini justru memperkaya tradisi Kristen global. Ada yang menekankan kelahiran, ada yang menekankan pewahyuan. Semua berpusat pada satu pesan: Kristus hadir bagi dunia.

Natal Ortodoks pada 7 Januari bukanlah Natal yang lain, melainkan Natal yang sama dalam kalender yang berbeda. Dan Epifani sehari sebelumnya menambah lapisan makna: Kristus bukan hanya lahir, tetapi juga diwahyukan.

Pada akhirnya, baik 25 Desember, 6 Januari, maupun 7 Januari, semuanya adalah undangan untuk membuka hati pada damai dan kasih Allah—pesan yang melintasi waktu, tradisi, dan budaya.

Selamat merayakan Natal buat umat Kristen Ortodoks di Timur dan Epifani buat umat Kristen di Barat.

Tuhan memberkati... ❤️

Note:
Simak ulasannya di tautan video ini

Sebagian besar umat Kristen di dunia (Gereja-gereja Barat) merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, mengenang kelahiran Yesus Kristus. Namun, bagi jutaan um...

Tahun Baru: "Jangan Buru-buru Tinggalkan Natal"https://youtube.com/shorts/J7IzsITQpk4?feature=shareNatal belum selesai h...
31/12/2025

Tahun Baru: "Jangan Buru-buru Tinggalkan Natal"

https://youtube.com/shorts/J7IzsITQpk4?feature=share

Natal belum selesai hanya karena kalender dunia berganti angka. Jangan kira, begitu 1 Januari tiba, masa Natal sudah berakhir.

Tepat 1 Januari, bagi gereja, tanggal ini punya makna teologis: Hari Peringatan Nama Yesus, mengingat Yesus disunat dan diberi nama pada hari kedelapan (Lukas 2:21).

# # # # # # #

Di masyarakat umum, tiupan terompet saat tahun baru adalah simbol pesta. Namun secara rohani, terompet punya akar tradisi kuno: dalam Alkitab, shofar atau terompet tanduk, ditiup untuk menandai awal baru, panggilan ibadah, atau pengumuman sukacita.

Selamat memperingati Tahun Baru dan hari pesta nama Yesus. Nama yang memberi keselamatan dan pembawa harapan.

Tahun Baru: “Jangan Buru-Buru Tinggalkan Natal”Natal belum selesai hanya karena kalender dunia berganti angka. Jangan kira, begitu 1 Januari tiba, masa Natal...

Surabaya, kota Pahlawan dengan segudang ceritaHari Pahlawan 10 November ternyata bukan hanya cerita perjuangan semata. K...
16/11/2025

Surabaya, kota Pahlawan dengan segudang cerita

Hari Pahlawan 10 November ternyata bukan hanya cerita perjuangan semata. Kota ini juga menyimpan warisan kekayaan iman yang luar biasa dari sisi sejarah.

Berselang 4 hari sesudah peringatan itu, ternyata 14 November, 210 tahun lalu, literatur sejarah mencatat keberadaan “de vromen van Soerabaija” alias kelompok "orang-orang saleh dari Surabaya" (OSS).” Tahun 1815, menjadi momentum teramat penting dalam misi kekristenan dari Surabaya.

Kelompok OSS ini dipimpin Johannes Emde. Pria asal Jerman yang dikenal sebagai tukang jam (horlogemaker).

Berkat jasa dan karya misi mereka, terbitlah terjemahan Alkitab; disebut Perjanjian Baru Surabaya, yang selesai tahun 1840. Banyak tentangan yang dihadapi selama 13 tahun.

Oleh Emde dan kelompok OSS, Kabar Baik bagi orang-orang Jawa di sekitar Surabaya akhirnya bisa diterima. Salah satunya adalah dengan nantinya terjadi baptisan masal pertama 35 orang dari Desa Wiyung pimpinan Kjai Dasimah dkk. Tanggal yang diperingati sebagai "cikal bakal GKJW."

Literatur mencatat hal menarik selama mereka ada di Surabaya itu. "Ketika jalan di depan rumahnya rusak, orang-orang Jawa segera membantu memperbaikinya tanpa diminta. Banyak warga Surabaya yang sebelumnya mengejeknya akhirnya membungkam, bahkan menunjukkan rasa hormat terhadapnya."

Karya Emde begitu luar biasa dalam pekerjaan misi. Bahkan ia juga disebut “Bapak para Misionaris”. Sedemikian hebatnya karya Emde, sehingga kawasan tempat tinggalnya dinamakan Jalan Emde alias Emdestraat. Sayang, Pemkot Surabaya belum jua memajang nama lama ini sebagai penyanding nama baru dalam revitalisasi jalan di kawasan kota lama Surabaya.

Karya luar biasa ini patut dikenang dan dirayakan bersama-sama dalam perayaan iman bersama.






https://youtu.be/Xp-OYxAZXGs

Video ini dibuat dengan menggunakan AI. Sebuah karya untuk mengenang 210 Tahun Awal Misi Kekristenan dari Surabaya yang jatuh pada November 2025.Selamat meni...

Bersatu hati dalam "Doa bagi Bangsa"Seruan doa bersama bagi bangsa di tengah situasi sosial pasca demonstrasi 25 dan 29 ...
31/08/2025

Bersatu hati dalam "Doa bagi Bangsa"

Seruan doa bersama bagi bangsa di tengah situasi sosial pasca demonstrasi 25 dan 29 Agustus 2025 yang berakhir ricuh di banyak tempat 😥

Berikut ini di antaranya 9 pokok doa yang sekiranya relevan, disusun dengan mempertimbangkan konteks spiritual, sosial, dan kemanusiaan.

---

🙏 9 Pokok Doa Bersama bagi Bangsa

1. Doa untuk Keadilan dan Kebenaran
Memohon agar kebenaran ditegakkan tanpa manipulasi, dan keadilan dijalankan tanpa diskriminasi.

2. Doa untuk Pemulihan Korban dan Keluarga
Mengangkat mereka yang terluka secara fisik maupun batin, terutama keluarga Affan Kurniawan dan korban lain yang terdampak.

3. Doa untuk Pemimpin Bangsa
Agar para pemimpin memiliki hati yang bijak, rendah hati, dan berani mengambil keputusan yang berpihak pada rakyat.

4. Doa untuk Aparat dan Penegak Hukum
Memohon agar mereka menjalankan tugas dengan integritas, tidak represif, dan mengedepankan kemanusiaan.

5. Doa untuk Persatuan dan Rekonsiliasi
Agar bangsa ini tidak terpecah oleh provokasi, melainkan dipersatukan oleh kasih dan pengertian lintas golongan.

6. Doa untuk Generasi Muda
Memohon agar anak-anak muda tetap memiliki harapan, keberanian, dan arah hidup yang membangun masa depan bangsa.

7. Doa untuk Media dan Informasi Publik
Agar media menyuarakan kebenaran, tidak menyebarkan hoaks, dan menjadi alat edukasi yang membangun.

8. Doa untuk Pemulihan Kota dan Fasilitas Publik
Mengangkat kota-kota yang rusak akibat kerusuhan, agar segera pulih dan kembali menjadi ruang hidup yang aman.

9. Doa untuk Hati yang Mau Berdamai
Memohon agar setiap individu memiliki hati yang mau memaafkan, berdamai, dan membangun kembali dari puing-puing luka.

Salam damai ❤️
Minggu, 31 Agustus 2025

Selamat merayakan kemerdekaan
17/08/2025

Selamat merayakan kemerdekaan

Address

Surabaya

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when paseduluran kristen jawi GKJW posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share