Insan Peternak Indonesia

Insan Peternak Indonesia IG

SANTERI : Insan Peternak Indonesia

Media Informasi edukasi dan sosialisasi berternak yang baik dan efektif, demi mendukung terwujudnya generasi peternak baru Indonesia.

20/11/2025

Asosiasi peternak unggas menolak rencana Badan Pengelola Investasi Danantara terjun langsung ke bisnis budidaya unggas. Langkah tersebut dinilai berpotensi menambah persaingan di tengah kondisi kelebihan pasokan ayam di Pulau Jawa.

Sebagai informasi, Danantara berencana untuk menanamkan modal Rp 20 triliun untuk pembangunan peternakan ayam, pedaging, dan petelur di berbagai daerah di Indonesia. Upaya ini dilakukan demi mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi mengatakan, peternak eksisting akan merasa terganggu bila BUMN seperti Danantara masuk ke budidaya ayam broiler.

“Tidak harus membuat kandang-kandang komersial (ayam brouiler) sebagai solusi karena menciptakan pesaing baru bagi peternak ayam broiler,” ujar Sugeng kepada Kontan, Selasa (12/11).

Ia menjelaskan, penguatan industri unggas sebaiknya difokuskan pada sisi hilir dan sebagian di hulu.

Dari sisi hilir, Danantara dapat membantu pembangunan rumah potong hewan unggas (RPHU) dan fasilitas distribusi modern untuk menertibkan tata niaga ayam. Sementara di hulu, investasi bisa diarahkan ke pabrik pakan ternak dan unit pembibitan (breeding) agar rantai pasok anak ayam (DOC) lebih efisien.
________________
Artikel selengkapnya di https://industri.kontan.co.id/news/peternak-tolak-rencana-bpi-danantara-masuk-bisnis-unggas-apa-alasannya
Sumber: kontan.co.id



20/11/2025

Sebuah petaka datang kepada seorang bapak-bapak pensiunan ASN, Zumardi (Lampung). ia berencana untuk membangun sebuah peternakan ayam modern, dimana memang disiapkan sebagai pendapatan sampingan untuk kegiatan harian setelah pensiun.

Namun rencananya berubah, setelah ia melihat iklan di sosial media yang menawarkan keuntungan titip ternak, dimana penitip dana dijanjikan cukup duduk manis dirumah dan keuntungan datang setiap bulannya.

Zumardi awalnya di tawari investasi titip ternak domba dan sapi, namun akhirnya ia memilih menitipkan dananya pada peternakan ayam petelur, karena keuntungan yang dijanjikan lebih besar.

Mereka mengaku lokasi peternakan ayam nya berada di wilayah Bogor, sembari memperlihatkan beberapa testimoni dan portofolio peternakan dari oknum tersebut.

sempat bertemu beberapa kali di salah satu coffee di Lampung, sehingga membuat Zumardi semakin percaya dan yakin.

Pada tahap pertama, ia menyetor modalnya sekitar 100 juta rupiah dengan angka kesepakatan sekitar 2000 ekor ayam. ia mengaku diberi deviden sekitar 15 juta / bulan, dan rutin ditransfer ke dalam rekening miliknya.

Pembayaran bagi hasil pada bulan ke 1-3 berjalan lancar, namun pada bulan ke 4 mulai bermasalah dan mengalami keterlambatan, akhirnya ia memilih untuk menemui pelaku untuk membicarakan masalah tersebut, namun upayanya gagal, karena oknum tersebut sudah menghapus sosial media dan memblokir kontak Zumardi.

Biasanya, para oknum pelaku investasi titip ternak ini menerapkan skema Ponzi, para korban diminta untuk mengajak temannya agar bergabung, jika berhasil akan dijanjikan keuntungan yang berkali-kali lipat.

Selain itu, oknum juga menerapkan promosi digital via platform sosial media, paket yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari titip ternak ikan, ayam, sapi, bebek, hingga budidaya lobster, dengan memperlihatkan legalitas palsu atau perusahaan cangkang kepada calon korban.

Sumber: Peternak Hebat [h1. nu/1jr8H]

26/10/2025

Tips agar ternak terhindar dari penyakit disaat musim penghujan.

Address

Surabaya

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Insan Peternak Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share