31/05/2026
SEASON REVIEW LAZIO 2025/2026: TRANSFER PEMAIN YANG TAK SEIMBANG
Lazio memulai musim 2025/2026 dengan pembatasan transfer yang berakibat pada sulitnya pelatih Maurizio Sarri dalam menyiapkan amunisi sesuai dengan gaya permainan yang diusungnya. Pada 26 Mei 2025, Komisi Pengawas Klub Profesional Italia (Covisoc) melalui surat elektronik bersertifikat (PEC) memberitahukan kepada manajemen Lazio bahwa klub gagal memenuhi sejumlah parameter keuangan yang ditetapkan. Akibatnya, Covisoc memutuskan untuk membekukan aktivitas transfer masuk Lazio selama seluruh periode bursa transfer musim panas.
Keputusan tersebut didasarkan pada laporan keuangan triwulanan per 31 Maret 2025. Dalam evaluasi tersebut, Lazio dinilai melampaui batas yang ditetapkan untuk tiga parameter Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), yakni indeks likuiditas, tingkat utang, serta rasio biaya tenaga kerja yang diperluas (costo del lavoro allargato).
Meski tetap dinyatakan memenuhi syarat untuk berkompetisi di Serie A, klub asal ibu kota Italia itu tidak diizinkan mendatangkan pemain baru selama jendela transfer musim panas berlangsung.
Dengan kondisi ini, kekuatan skuad Lazio hanya ditambah oleh datangnya para pemain pinjaman serta pemain yang dipermanenkan setelah sebelumnya berstatus pinjaman di Lazio. Mereka adalah Dimitrije Kamenović, Danilo Cataldi, Matteo Cancellieri, Samuel Gigot, Luca Pellegrini, Nuno Tavares, Nicolo Rovella, dan Fisayo Dele-Bashiru.
Di sisi lain, kekuatan Lazio terkurangi setelah melepas beberapa pemain, baik karena telah habis kontrak, kembali setelah dipinjam, maupun dijual. Mereka adalah Arijon Ibrahimović, Andre Anderson, Jean-Daniel Akpa Akpro, Nicolò Casale, Loum Tchaouna, Valerio Crespi, Marco Bertini, Fabio Andrea Ruggeri, dan Gaetano Castrovilli. Selain itu, beberapa pemain juga dilepas sebagai pemain pinjaman ke klub lain seperti Filipe Bordon, Gabriele Artistico, Romano Floriani Mussolini, Davide Renzetti, dan Mohamed Farès.
Situasi berubah pada akhir tahun 2025. Pada 23 Desember 2025, FIGC mengumumkan bahwa Lazio kembali diperbolehkan beroperasi tanpa pembatasan di bursa transfer musim dingin. Keputusan tersebut diambil setelah Komisi Pemerintah Italia menyelesaikan proses verifikasi terhadap rasio biaya tenaga kerja yang diperluas dibandingkan dengan pendapatan klub per 30 September 2025. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Lazio berhasil memenuhi ambang batas yang ditetapkan, yaitu 0,8.
Dengan terpenuhinya parameter tersebut, FIGC memberikan izin kepada Lazio untuk melakukan aktivitas transfer tanpa kendala selama jendela transfer musim dingin.
Dibukanya pintu transfer Januari membuat Lazio melakukan penyesuaian skuad. Beberapa pemain dilepas terlebih dahulu baik untuk mendapatkan dana maupun untuk memberi ruang di skuad. Mereka yang dilepas di bursa transfer musim dingin adalah Diego Gonzalez, Valentin Castellanos, Mattéo Guendouzi, Dimitrije Kamenović, dan Matias Vecino. Ada juga Christos Mandas yang meninggalkan Lazio sebagai pemain pinjaman di jendela transfer musim dingin.
Sebagai pengganti, Lazio mendatangkan beberapa pemain untuk memperkuat tim. Mereka adalah Petar Ratkov, Kenneth Taylor, Edoardo Motta, dan Adrian Przyborek. Ada juga Daniel Maldini yang didatangkan sebagai pemain pinjaman pada sesi bursa transfer kali ini.
Lazio memang berkecimpung di bursa transfer selama musim 2025/2026 ini. Akan tetapi, dengan kurang sepadannya kuantitas dan kualitas pemain yang keluar dan masuk tidak hanya membuat kekuatan Lazio melemah, tapi juga menimbulkan kekecewaan banyak pihak yang berdampak pada kekacauan yang timbul di sepertiga akhir musim.