02/08/2026
🗣️ GENNARO GATTUSO
Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, mengungkapkan kepuasannya atas perkembangan permainan tim usai pertandingan uji coba melawan Avellino. Dalam wawancara dengan media resmi klub, Gattuso menilai para pemain mulai mampu menerapkan filosofi permainan yang selama ini ia tanamkan.
"Kami mulai melihat tim bermain seperti yang kami inginkan, yaitu menekan tinggi, menjaga garis pertahanan tetap tinggi, serta melakukan penjagaan satu lawan satu saat lawan membangun serangan dari belakang. Memang ada risiko, tetapi kondisi fisik para pemain juga terus meningkat," ujar Gattuso.
Pelatih asal Italia itu mengaku senang melihat antusiasme yang ditunjukkan seluruh skuad selama masa pramusim. Meski demikian, ia menyadari masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan agar Lazio mampu bersaing di level tertinggi.
"Kami bekerja dengan baik menggunakan pemain yang tersedia saat ini. Tentu standar permainan harus terus dinaikkan karena masih ada beberapa kekurangan. Namun, melatih mereka adalah sebuah kebanggaan," tambahnya.
Gattuso juga menyinggung isu yang sempat beredar mengenai Taylor. Menurutnya, kabar tersebut merupakan bagian dari dinamika dunia sepak bola dan tidak memengaruhi fokusnya.
"Beberapa hari lalu ada yang menulis tentang Taylor, tetapi itu bagian dari permainan. Orang yang mengenal saya tahu bagaimana cara saya berpikir. Setelah tiga puluh menit semuanya sudah selesai, dan kalian juga melihatnya sore ini. Yang terpenting adalah kami mempertahankan semangat seperti ini," katanya.
Ia juga merasa bersyukur karena selama periode latihan intensif tidak ada pemain yang mengalami cedera serius. Menurutnya, hal itu menjadi keuntungan besar menjelang dimulainya musim kompetisi.
"Kami berhasil melewati fase latihan berat tanpa kehilangan pemain akibat cedera penting. Sekarang kami harus menjaga konsistensi dan meningkatkan intensitas agar mampu mencapai kecepatan permainan yang lebih tinggi. Tahap latihan paling berat sudah kami lalui, kini saatnya meningkatkan ritme," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gattuso turut berbicara mengenai mantan rekan setimnya di Timnas Italia dan AC Milan, Alessandro Nesta. Ia menyebut hubungan keduanya tetap terjalin erat hingga kini.
"Nesta adalah rekan yang luar biasa. Kami masih sering berkomunikasi. Dia jauh lebih tenang daripada saya yang lebih emosional. Sebagai pemain dia adalah seorang juara, dan sebagai pelatih dia memiliki banyak ide bagus. Saya sangat menghormati dan menyayanginya," ungkap Gattuso.
Di akhir wawancara, Gattuso menyampaikan belasungkawa atas wafatnya legenda sepak bola Italia, Franco Baresi. Ia mengenang mantan kapten AC Milan tersebut sebagai sosok yang berwibawa dan memiliki pengaruh besar dalam dunia sepak bola.
"Saya turut berduka cita kepada keluarga Baresi. Setiap berbicara dengannya, saya selalu menaruh rasa hormat yang besar. Beliau adalah seorang kapten sejati, sosok yang tidak banyak berbicara, tetapi setiap ucapannya selalu bermakna. Ia adalah legenda yang mengubah cara bermain sebagai libero dan pantas dikenang sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa," tutup Gattuso.