30/04/2026
Geram Sering Kehilangan Karet, Satu Unit Motor yang diduga Milik Pencuri Dibakar Warga
Aksi pembakaran sepeda motor di Jorong Koto Dibawah, Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar, pada Rabu (29/4/2026) sore menjadi puncak kekesalan para petani karet setempat.
Warga di kawasan perbatasan Jorong Koto Diateh dan Koto Dibawah mengaku sudah sering kehilangan hasil panen, sehingga terpaksa rutin melakukan patroli mandiri setiap sore demi menjaga kebun mereka.
Kejadian ini bermula saat seorang warga yang tengah berpatroli melihat sesosok pria mencurigakan sedang berusaha menggasak karet milik warga dari kejauhan. Namun, karena posisi yang terhalang jarak, pelaku menyadari kedatangan warga lebih awal.
Merasa aksinya terendus, pelaku langsung melarikan diri ke arah kerimbunan hutan perkebunan dan meninggalkan kendaraannya di lokasi. Warga menemukan satu unit sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah tanpa plat nomor yang diduga kuat milik pelaku.
Seorang saksi di lapangan membeberkan kronologi singkat pelarian pelaku tersebut.
"Pelaku terlihat dari jauh sedang beraksi. Karena jaraknya lumayan, dia sempat kabur ke hutan. Motor Scoopy merah yang dia bawa langsung ditinggalkan begitu saja," ungkap saksi tersebut.
Kemarahan warga yang selama ini terpendam akibat rentetan pencurian akhirnya tidak terbendung lagi. Karena kehilangan jejak pelaku di dalam hutan, massa meluapkan emosi dengan membakar sepeda motor Scoopy merah yang tertinggal hingga hanya menyisakan kerangka.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kriminal di wilayah tersebut, sekaligus menunjukkan betapa krusialnya pengamanan swakarsa bagi para petani yang bergantung sepenuhnya pada hasil perkebunan karet mereka.
Info penting Tag !