09/06/2026
Perjalanan M. Hafiz Al Hasan selama di Al Bughyah
Nama saya Sunarti ibu dari M. Hafiz Al Hasan. Saya ingin berbagi kisah perjalanan pendidikan anak kami Hafiz selama di Al Bughyah.
Hafiz masuk ke Al Bughyah dari jenjang RATQ.
Dulu waktu pertama kali hafiz masuk sekolah, setiap sampai depan pintu pagar dia selalu menangis dan menolak masuk kelas. Sampai sampai saya sebagai ibunya terpaksa harus mendampinginya di dalam kelas setiap hari.
Alhamdulilah setelah setahun berjalan, perlahan ada perubahan. Hafiz mulai mandiri, tidak menangis lagi dan tilawatinya pun lancar. Ketika masuk kelas TK B, dengan izin Allah hafiz bisa mengikuti wisuda tahfizh juz 30 dan menyelesaikan tilawati 6. Dari situ hafiz mulai lancar membaca Al Qur'an.
Kemudian hafiz melanjutkan ke MITQ. Tidak pernah terbayang sebelumnya, tapi Alhamdulillah hafiz kembali mengikuti wisuda juz 29, dan seterusnya wisuda setiap tahunnya.
Perjalanannya tentu tidak selalu mudah. terkadang hafiz merasa jenuh, malas, capek dan bosan. Pagi dan sore tetap berangkat ke Al-Bughyah, walaupun sering sambil ngambek. Saat kelas 5, puncaknya hafiz sempat menyerah dan marah, "Aku nggak mau lagi sekolah di Al-Bughyah, capek hafalan terus, aku mau pindah aja".
Tapi sebagai orang tua, kami terus menasehati dan menguatkan.
Dan Alhamdulillah, saat hafiz kelas 6, dan sudah tidak diwajibkan menghafal lagi, barulah dia mengerti. Tidak disangka, hafiz mampu menghafal
5 juz + surat Yasin.
Seperti inilah perjuangan hafiz selama di Al-Bughyah. Perjuangan yang panjang, melelahkan tapi sangat luar biasa dan penuh berkah. Terimakasih Al-Bughyah sudah mendidik dan menemani proses hafiz menjadi lebih baik.
Mudah-mudahan kisah ini bisa memberikan motivasi kepada teman-temannya di Al Bughyah untuk terus berjuang menghafalkan Al Qur'an. Dan bagi teman-teman yang mau bergabung di RATQ ataupun MITQ nya, percayalah Allah akan selalu memberikan kemudahan kepada keluarga yang didalamnya terdapat Hafizh Al Qur'an.