Global Green Growth Institute Indonesia

Global Green Growth Institute Indonesia The Global Green Growth Institute (GGGI) is an international organization dedicated to supporting and promoting strong, inclusive and sustainable economic

Hi  ! πŸ‘‹βš‘ Bagaimana memastikan lebih banyak masyarakat di Papua Selatan mendapatkan akses energi yang andal dan berkelanj...
12/08/2026

Hi ! πŸ‘‹

⚑ Bagaimana memastikan lebih banyak masyarakat di Papua Selatan mendapatkan akses energi yang andal dan berkelanjutan?

Pertanyaan ini menjadi fokus diskusi dalam workshop pembentukan Forum Energi Daerah (FED) Papua Selatan. Dipimpin oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan, forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi untuk mendorong implementasi RUED, memperkuat kolaborasi, dan menghubungkan berbagai peluang pengembangan energi terbarukan di daerah. 🌱

Sebagai mitra pembangunan, GGGI melalui program Renewable Energy–Accelerated Transition in Indonesia (RE-ACT), yang didanai oleh Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru πŸ‡³πŸ‡Ώ, mendukung upaya tersebut melalui pendampingan teknis dan pengembangan opsi pembiayaan yang dapat mendukung keberlanjutan proyek energi di masa depan. 🀝

-

🧰🌱 π†π†π†πˆ 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐒𝐚 𝐒𝐬 𝐑𝐒𝐫𝐒𝐧𝐠!Through the REDI4JET project, we’re looking for passionate professionals to join us in suppo...
11/08/2026

🧰🌱 π†π†π†πˆ 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐒𝐚 𝐒𝐬 𝐑𝐒𝐫𝐒𝐧𝐠!

Through the REDI4JET project, we’re looking for passionate professionals to join us in supporting Indonesia’s just energy transition, from advancing carbon market development to strengthening inclusive and resilient energy transition planning.

✨ Four (4) positions are now open:

πŸ”Ή National Policy Consultant – Carbon Market Support
πŸ“† Deadline: 24 August 2026, 21:59 Jakarta time
πŸ”— Apply: https://ow.ly/PbZB50ZylHb

πŸ”Ή National Consultant on Carbon Markets – Carbon Market Support
πŸ“† Deadline: 24 August 2026, 21:59 Jakarta time
πŸ”— Apply: https://ow.ly/C5Xj50ZylH6

πŸ”Ή Environmental and Social Safeguards (ESS) & Gender Equality and Social Inclusion (GESI) Consultant – Inclusive Just Energy Transition Resilience Planning
πŸ“† Deadline: 21 August 2026, 21:59 Jakarta time
πŸ”— Apply: https://ow.ly/5HL250ZylH9

πŸ”Ή Inclusive Finance Consultant – Inclusive Just Energy Transition Resilience Planning
πŸ“† Deadline: 24 August 2026, 21:59 Jakarta time
πŸ”— Apply: https://ow.ly/m04n50ZylH7

Explore the opportunities and take the next step in your career with GGGI Indonesia!

-

🌿 Mangrove yang lestari dimulai dari tata kelola yang kuat.Penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Man...
10/08/2026

🌿 Mangrove yang lestari dimulai dari tata kelola yang kuat.

Penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) menjadi langkah strategis untuk memastikan perlindungan mangrove dilakukan secara terpadu, berbasis ilmu pengetahuan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. 🌱
GGGI melalui Program NASCLIM mendukung pelaksanaan Sosialisasi Penyusunan dan Identifikasi Isu Strategis RPPEM Provinsi Kalimantan Utara.

Kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun kesamaan visi, mengidentifikasi isu-isu strategis, serta mewujudkan pengelolaan mangrove jangka panjang mulai dari pemerintah nasional, lokal, dan masyarakat pesisir 🀝🌊

NASCLIM merupakan program kolaboratif yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kehutanan, bekerja sama dengan Embassy of Canada to Indonesia and Timor-Leste, dan diimplementasikan oleh GGGI Indonesia dan Wetlands International Indonesia.

-

🌿 Menguatkan Kolaborasi untuk Perhutanan Sosial di Balikpapan Hi  ! πŸ‘‹ Bagaimana Perhutanan Sosial dapat menjadi bagian d...
07/08/2026

🌿 Menguatkan Kolaborasi untuk Perhutanan Sosial di Balikpapan

Hi ! πŸ‘‹

Bagaimana Perhutanan Sosial dapat menjadi bagian dari pembangunan ekonomi lokal sekaligus tetap menjaga fungsi ekologis kawasan hutan? 🌳

Dalam rangka Annual Review Proyek KIBAR, GGGI bersama Pemerintah Inggris (British Embassy Jakarta) mengunjungi Bappeda Litbang Kota Balikpapan pada 13 Juli 2026 untuk berdiskusi mengenai pengembangan Integrated Area Development (IAD) berbasis Perhutanan Sosial di Kota Balikpapan.

🌱 Balikpapan memiliki 12 Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dengan berbagai potensi, mulai dari agroforestri seperti karet dan buah-buahan hingga ekowisata. Melalui IAD, potensi tersebut dapat dikembangkan dengan dukungan lintas sektor melibatkan sektor publik dan swasta, mulai dari penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan usaha, hingga perluasan akses pasar.

🀝 Salah satu langkah yang didorong adalah memperkuat Pokja IAD melalui pemetaan perangkat daerah dan mitra potensial, termasuk sektor swasta dan institusi keuangan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih terarah dalam implementasi IAD di Balikpapan.

🌏 Melalui Proyek KIBAR, GGGI mendukung penguatan kolaborasi lintas sektor agar Perhutanan Sosial tidak hanya menjadi upaya menjaga hutan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk membangun penghidupan yang lebih berkelanjutan.

Karena hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera perlu tumbuh bersama. πŸŒ³πŸ’š

Pelajari lebih lanjut di gggi.org

-

05/08/2026

Hi ! πŸ‘‹πŸŒΏ

Selamat datang di edisi Juli!

Juli kemarin cukup padat dengan ide, kolaborasi, dan aksi untuk mendorong pertumbuhan hijau di Indonesia. 🌱

Dari transisi hijau dan mitigasi metana, pengembangan energi surya dan teknologi iklim, hingga penguatan perhutanan sosial dan perlindungan mangrove, berbagai inisiatif terus berjalan bersama para mitra untuk menghadirkan solusi yang lebih hijau dan inklusif.

Yuk, lihat kembali cerita dan momen GGGI Indonesia sepanjang Juli! πŸ’š

-

04/08/2026

Melindungi dan merehabilitasi hutan mangrove tidak selalu dimulai dengan menanam. 🌱

Pendekatan Ecological Mangrove Rehabilitation (EMR) bekerja dengan cara berbeda dengan memulihkan kondisi alami habitat agar mangrove bisa tumbuh kembali dengan sendirinya. Ketika aliran air dan ekosistemnya sehat, alam yang akan melakukan sisanya.

Hasilnya: hutan yang kembali hijau, ekosistem yang pulih, dan masyarakat pesisir yang merasakan manfaat langsung, dari hasil perikanan yang meningkat, pantai yang terlindungi, hingga penghidupan yang lebih berkelanjutan.

Tonton video ini untuk memahami bagaimana EMR, sebagai bagian dari program NASCLIM, mengubah cara kita melindungi dan merehabilitasi mangrove. 🌿

NASCLIM merupakan program kolaboratif yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kehutanan RI dan Direktorat Rehabilitasi Mangrove, dilaksanakan oleh GGGI dan Wetlands International Indonesia, serta bekerja sama dengan Canada in Indonesia.

-

Protecting and rehabilitating a mangrove forest doesn’t always start with planting a single tree. 🌱

Ecological Mangrove Rehabilitation (EMR) takes a different approach by restoring the natural conditions that allow mangroves to regenerate on their own. When the water flows right and the habitat is healthy, nature does the rest.

The result: forests that grow back stronger, ecosystems that recover, and coastal communities with healthier fisheries, better protection from erosion, and more sustainable livelihoods.

Watch to learn how EMR, as part of the NASCLIM programm, is changing the way we think about protecting and rehabilitating mangroves. 🌿

NASCLIM is a collaborative programme coordinated by Kementerian Kehutanan RI and Direktorat Rehabilitasi Mangrove, implemented by GGGI and Wetlands International Indonesia, and in partnership with Canada in Indonesia.

-

Indonesia's first Landfill Gas-to-Hydrogen pilot project took a significant step forward. GGGI Indonesia joined the Dire...
03/08/2026

Indonesia's first Landfill Gas-to-Hydrogen pilot project took a significant step forward. GGGI Indonesia joined the Directorate General of New, Renewable Energy and Energy Conservation (EBTKE), Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM), alongside government, industry, academia, and development partners, for the final Focus Group Discussion on the Landfill Gas-to-Hydrogen Pilot Feasibility Study at the Sarimukti landfill in West Java, this initiative is funded by the The Ministry of Economy and Finance of the Republic of Korea.

The study, part of the Sustainable Biohydrogen Production and Application in Indonesia program, supported by the Ministry of Economy and Finance, Republic of Korea, set out to determine whether a pilot project capturing landfill gas and converting it into low-carbon hydrogen could move from concept toward a bankable investment. Last week’s discussion validated that ambition while sharpening the conditions and creating enabling ecosystem is needed to realize it.

The opportunity extends beyond a single landfill. With more than 500 landfill sites across Indonesia continuously emitting methane and other harmful emissions, converting landfill gas into a productive resource could offer a pathway to address both waste and climate challenges. At Sarimukti, the project is estimated to mitigate approximately 58,000 tonnes of COβ‚‚ equivalent annually while producing up to 1 tonne of green hydrogen per day.

Participants examined where the project still requires resolution. Long-term landfill gas resource availability has been identified as a critical factor and depends on continued waste allocation and future landfill development. Regulatory responsibility for an integrated waste-to-hydrogen value chain currently sits across multiple ministries and agencies, making a coordinated framework a near-term institutional priority. Major demand site interventions across industrial, fertilizer, and transport sector, are required to enhance offtake and create vibrant market for low-carbon hydrogen. The discussion also underscored the importance of addressing social and livelihood implications for the landfill's informal waste-picking community, with clear, funded, and accountable safeguard arrangements identified as a precondition for social acceptance.

Taken together, the findings position the Sarimukti pilot not as an end in itself, but as a catalyst intended to generate the regulatory, technical, and financial evidence that can unlock future low-carbon hydrogen investment across Indonesia.

🀝 Kolaborasi untuk Perhutanan Sosial yang Berkelanjutan di FakfakKonsultasi Publik Dokumen Integrated Area Development (...
30/07/2026

🀝 Kolaborasi untuk Perhutanan Sosial yang Berkelanjutan di Fakfak

Konsultasi Publik Dokumen Integrated Area Development (IAD) Berbasis Perhutanan Sosial Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, sektor swasta, lembaga keuangan, dan mitra pembangunan dalam menyusun rencana aksi yang inklusif dan implementatif.

Dokumen IAD Fakfak telah menunjukkan progres yang signifikan dalam mendukung perencanaan pembangunan program perhutanan sosial di Kabupaten Fakfak. Dokumen ini akan menjadi Dokumen IAD berbasis Perhutanan Sosial pertama di Papua, sekaligus menjadi pedoman bersama dalam mengembangkan komoditas unggulan Kelompok Perhutanan Sosial (KPS/KUPS), memperkuat kelembagaan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian alam, dan membuka peluang investasi hijau melalui pengembangan usaha perhutanan sosial yang berkelanjutan.

Menyusun Langkah Bersama untuk Perhutanan Sosial BerkelanjutanHi  ! Sepanjang Juni 2026, GGGI melalui Proyek KIBAR memfa...
28/07/2026

Menyusun Langkah Bersama untuk Perhutanan Sosial Berkelanjutan

Hi !
Sepanjang Juni 2026, GGGI melalui Proyek KIBAR memfasilitasi penyusunan Rencana Kelola
Perhutanan Sosial (RKPS) bagi 14 Kelompok Perhutanan Sosial di Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, serta Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Melalui FGD, survei lapangan, dan kolaborasi bersama Balai Perhutanan Sosial Banjarbaru, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan) , KPH Kayu Tangi, KPH Balangan, KPHP Kotawaringin Barat, dan Dit. Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial dan Kelompok Perhutanan Sosial, kegiatan ini mendukung penyusunan rencana kerja yang selaras dengan potensi kawasan dan kebutuhan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, empat dokumen RKPS dari Kabupaten Banjar (LPHD Paramasan Atas dan Koperasi Hutan Mas Sejahtera) dan Hulu Sungai Utara (LPHD Tampakang dan LPHD Pal Batu) telah melalui proses review dan pengesahan pada 2 Juli 2026.

Melalui Proyek KIBAR, GGGI mendukung penguatan tata kelola perhutanan sosial melalui penyusunan RKPS sebagai dasar pengelolaan kawasan, pengembangan usaha berkelanjutan, serta peningkatan kesiapan Kelompok Perhutanan Sosial dalam mengakses investasi hijau dan pembiayaan berkelanjutan.

Pelajari lebih lanjut di gggi.org

Menyusun Langkah Bersama untuk Perhutanan Sosial BerkelanjutanHi  ! Sepanjang Juni 2026, GGGI melalui Proyek KIBAR memfa...
28/07/2026

Menyusun Langkah Bersama untuk Perhutanan Sosial Berkelanjutan

Hi !
Sepanjang Juni 2026, GGGI melalui Proyek KIBAR memfasilitasi penyusunan Rencana Kelola
Perhutanan Sosial (RKPS) bagi 14 Kelompok Perhutanan Sosial di Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, serta Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Melalui FGD, survei lapangan, dan kolaborasi bersama Balai Perhutanan Sosial Banjarbaru, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan) , KPH Kayu Tangi, KPH Balangan, KPHP Kotawaringin Barat, dan Dit. Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial dan Kelompok Perhutanan Sosial, kegiatan ini mendukung penyusunan rencana kerja yang selaras dengan potensi kawasan dan kebutuhan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, empat dokumen RKPS dari Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Utara telah melalui proses review dan pengesahan pada 2 Juli 2026.

Melalui Proyek KIBAR, GGGI mendukung penguatan tata kelola perhutanan sosial melalui penyusunan RKPS sebagai dasar pengelolaan kawasan, pengembangan usaha berkelanjutan, serta peningkatan kesiapan Kelompok Perhutanan Sosial dalam mengakses investasi hijau dan pembiayaan berkelanjutan.

Pelajari lebih lanjut di gggi.org

Address

Setiabudi Atrium, 7th Floor, H. R. Rasuna Said Street, Kav. 62, Kuningan
South Jakarta
12920

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+62 21-3049-3491

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Global Green Growth Institute Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Global Green Growth Institute Indonesia:

Shortcuts

Share