Yayasan Warga Persahabatan

Yayasan Warga Persahabatan Lembaga bagi para Keturunan Jepang yang turut memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia

[Kunjungan Awal Kapal JS Ikazuchi ke YWP, Memperkuat Hubungan Persahabatan]23 Mei 2026 - Dalam rangka kunjungan persahab...
03/06/2026

[Kunjungan Awal Kapal JS Ikazuchi ke YWP, Memperkuat Hubungan Persahabatan]

23 Mei 2026 - Dalam rangka kunjungan persahabatan ke Indonesia, awak kapal perang destroyer JS Ikazuchi (DD-107) yang dipimpin oleh Nobukazu Ryuso mendatangi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata (TMP Kalibata) di Jakarta Selatan, Sabtu (23/5). Rombongan berjumlah 5 orang yang didampingi oleh Takeshi Hamakawa sebagai Atase Pertahanan Jepang untuk Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian dari program Indo-Pacific Deployment 2026 milik Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF).

Kegiatan ini memiliki makna khusus karena di Kalibata juga dimakamkan sejumlah mantan tentara Jepang yang setelah Perang Dunia II memilih bergabung dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mereka menjadi simbol ikatan sejarah yang unik antara kedua negara, ketika sebagian anggota militer Jepang memutuskan mendukung perjuangan Republik Indonesia.

Setelah ziarah di Kalibata, rombongan melanjutkan kunjungan ke Galeri Sejarah Yayasan Warga Persahabatan. Galeri ini menyimpan berbagai dokumen dan foto, serta kisah para mantan tentara Jepang yang tetap tinggal di Indonesia setelah perang dan ikut terlibat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Di galeri tersebut, awak JS Ikazuchi memperoleh penjelasan mengenai perjalanan hidup para mantan prajurit Jepang yang kemudian menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Mariko Surjanto, Chika Kishi, Rima Koumatsu, dan Hideki Otaki hadir sebagai perwakilan YWP. Berbagai koleksi yang dipamerkan menggambarkan hubungan antarmanusia yang melampaui batas negara dan konflik masa lalu.

📝Yoga Kb. Ueda

5 Mei 2026 - Pelangi Grup bersama dengan Yayasan Warga Persahabatan (YWP) konsisten memperkenalkan budaya Indonesia kepa...
07/05/2026

5 Mei 2026 - Pelangi Grup bersama dengan Yayasan Warga Persahabatan (YWP) konsisten memperkenalkan budaya Indonesia kepada ekspatriat Jepang. Kali ini, Pelangi Grup menghelat Batik Workshop-nya yang keenam dengan tema motif Indramayu di Gedung YWP Lt.2, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/5). Tema Indramayu dipilih untuk kedua kalinya setelah yang pertama dilakukan pada 1 Oktober 2024 silam. Sebanyak 48 orang peserta mengikuti workshop ini.

Seperti Batik Workshop yang sebelumnya, acara ini dipandu oleh Mariko Surjanto, seorang pengamat batik yang telah menekuni di bidangnya selama puluhan tahun. Dalam pemaparannya ia menjelaskan asal usul daerah Indramayu, menurut cerita turun-temurun, Indramayu adalah daerah yang dikembangkan pada tahun 1527 oleh seorang tokoh berpengaruh dari Kesultanan Cirebon bernama Raden Arya Wiralodra.

“Nama ‘Indramayu’ berasal dari kecantikan istrinya, Nyi Endang Dharma Ayu. Dari nama ‘Dharma Ayu’ (ayu dalam bahasa Jawa berarti cantik), lambat laun berubah menjadi ‘Dharmayu’, kemudian ‘Indarmayu’, dan akhirnya menjadi ‘Indramayu’,” kata Mariko.

Lebih lanjut, Mariko juga menjelaskan ciri khas batik asal Indramayu. Kata Mariko, zaman dahulu Indramayu sering disinggahi kapal dagang dari Tiongkok, dan banyak pedagang yang kemudian menetap di sana. Oleh sebab itu, batik juga diperkenalkan dan dikembangkan oleh para pedagang keturunan Tionghoa, lalu dijual sebagai komoditas penting ke Jakarta, Pulau Sumatra, dan daerah lainnya.

Secara geografis, Indramayu merupakan kota perikanan sekaligus pelabuhan utama di pesisir utara Jawa. Oleh karena itu, konon para istri nelayan yang menunggu suami mereka melaut membuat batik sebagai sumber penghasilan tunai.

“Motif tradisional batiknya banyak mengambil tema laut seperti udang, ikan, rumput laut, dan kapal. Selain itu juga banyak ditemukan motif campuran dengan tumbuhan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti bunga kapas dan buah asam jawa,” papar Mariko kepada peserta.

📸Pelangi Grup

4 Mei 2026 — Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi melakukan kunjungan kehormatan ke Taman Makam Pahlawan Nasional ...
06/05/2026

4 Mei 2026 — Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi melakukan kunjungan kehormatan ke Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (4/5), sebagai bagian dari agenda resmi kunjungannya ke Indonesia. Kedatangan Menteri Koizumi di TMP Kalibata diselimuti cuaca mendung dan hujan deras yang turun sejak siang hari hingga menjelang rombongan tiba di lokasi. Karena kondisi cuaca yang belum memungkinkan, upacara penghormatan kepada para pahlawan serta seremoni peletakan karangan bunga terpaksa dilaksanakan di area indoor milik TMP Kalibata.

Meskipun berlangsung di dalam ruangan, prosesi tetap berjalan dengan penuh khidmat. Menteri Koizumi memberikan penghormatan mendalam kepada para pahlawan bangsa Indonesia yang telah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan, sekaligus mengenang para mantan tentara Jepang yang turut dimakamkan di kompleks TMP Kalibata. Kunjungan ke Kalibata Heroes’ Cemetery ini sendiri juga tercatat sebagai salah satu agenda resmi Kementerian Pertahanan Jepang dalam lawatan Menteri Koizumi ke Jakarta.

Menariknya, sesaat setelah upacara penghormatan selesai dilaksanakan, hujan yang mengguyur kawasan Kalibata pun berangsur reda. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Menteri Koizumi untuk melanjutkan agenda ziarah secara langsung ke sejumlah makam mantan tentara Jepang yang bersemayam di TMP Kalibata.

📷Kementerian Pertahanan Jepang & YWP

2 Mei 2026 - Yayasan Warga Persahabatan (YWP) kembali melaksanakan kegiatan budaya Jepang melalui Shodo Workshop YWP bat...
05/05/2026

2 Mei 2026 - Yayasan Warga Persahabatan (YWP) kembali melaksanakan kegiatan budaya Jepang melalui Shodo Workshop YWP batch ke-8 yang diadakan pada Sabtu (2/5), di Gedung YWP, Tebet, Jakarta Selatan. Workshop ini dipandu oleh Shodo Master, Keigo Kashiwabara, dengan mengangkat tema “Menulis Nama Sendiri dengan Teknik Shodo.” Tema tersebut dipilih agar para peserta dapat merasakan pengalaman personal sekaligus mendalam dalam mempelajari seni kaligrafi Jepang, dengan menuangkan identitas diri mereka ke dalam tulisan yang artistik.

Sebanyak 11 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Menariknya, 6 orang di antaranya merupakan peserta yang baru pertama kali mencoba menulis shodo. Meski demikian, suasana workshop berlangsung dengan menyenangkan, karena setiap peserta mendapat arahan langsung mengenai cara memegang kuas, mengatur tekanan tinta, hingga teknik menulis shodo oleh Kashiwabara sensei.

Sebelum workshop dimulai, Kashiwabara sensei telah menyiapkan setiap nama peserta dengan kanji yang sudah disesuaikan. Kashiwaba sensei pun juga memberi arti dan makna pada setiap kanji dari nama peserta. Kemudian saat sesi praktik, peserta diberikan kebebasan untuk memilih apakah ingin menuliskan nama mereka menggunakan karakter hiragana maupun kanji. Kashibawara sensei mengatakan, baik kanji maupun hiragana memiliki gaya tersendiri. Gaya hiragana lebih melengkung dan indah. Sedangkan kanji lebih kompleks dan memiliki banyak guratan.

Kabar baik!Buletin YWP edisi 71 sebentar lagi akan rilis. Terima kasih buat semua yang sudah ikut berkontribusi.
30/04/2026

Kabar baik!
Buletin YWP edisi 71 sebentar lagi akan rilis. Terima kasih buat semua yang sudah ikut berkontribusi.

[SHODO WORKDHOP YWP  #8]Minasan konnichiwa!YWP kembali melaksanakan Shodo Workshop batch ke-8. Kali ini, kami mengangkat...
23/04/2026

[SHODO WORKDHOP YWP #8]

Minasan konnichiwa!

YWP kembali melaksanakan Shodo Workshop batch ke-8. Kali ini, kami mengangkat tema "Menulis Nama Sendiri dengan Shodo". Peserta diberikan kesempatan untuk menulis nama sendiri menggunakan kanji yang sesuai.

Acara akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Sabtu/2 Mei 2026
Pukul : 10:00 - 12:00
Tempat : Lantai 2 Gedung YWP

Kuota terbatas, buruan daftar!

Berikut link pendaftarannya
https://forms.gle/Cjfk7DKyW5dmtYFg9

Contact person:
0895-3311-82692 (Yoga Ueda)

[Kaiwa Club YWP Batch 1 Resmi Dimulai,Belajar Bahasa Jepang dengan Menyenangkan]18 April 2026 - Belajar bahasa Jepang ti...
21/04/2026

[Kaiwa Club YWP Batch 1 Resmi Dimulai,
Belajar Bahasa Jepang dengan Menyenangkan]

18 April 2026 - Belajar bahasa Jepang tidak cukup hanya menghafal kosakata dan kanji saja. Pada dasarnya, belajar bahasa Jepang bertujuan untuk berkomunikasi dengan penutur bahasa Jepang. Oleh karena itu, latihan percakapan menjadi sangat penting untuk melatih keberanian berbicara, mempercepat kemampuan merespons, serta membiasakan diri dengan pola kalimat yang digunakan dalam situasi nyata. Dengan sering berlatih percakapan, pembelajar tidak hanya memahami bahasa Jepang secara teori, tetapi juga mampu menggunakannya secara aktif dan natural dalam komunikasi sehari-hari.

Atas latar belakang tersebut, Yayasan Warga Persahabatan (YWP) menggelar program Kaiwa Club YWP. Kelas perdana dimulai pada hari Sabtu (4/18), di Gedung YWP, Tebet, Jakarta Selatan. Kaiwa Club YWP batch 1 ini memiliki antusiasme yang cukup tinggi. Sebanyak 16 murid dari berbagai kalangan mendaftar mengikuti kelas. Mulai dari pekerja, mahasiswa, murid SMP, hingga murid SD.

Kaiwa Club YWP dipandu oleh Kun Makhsusy Permatasari atau yang akrab dipanggil Tita Sensei sebagai Koordinator Pengajar dan Zaery Anwar sebagai Tenaga Pengajar. Dalam kesempatannya, Tita sensei mengatakan ia berharap para murid dapat lebih konsisten dalam berlatih di luar sesi, sehingga perkembangan kemampuan berbicara dapat lebih optimal. Ia juga berharap program ini dapat terus menjadi wadah yang positif dan menyenangkan bagi para murid untuk mempelajari bahasa Jepang.

Pada pertemuan pertama ini, materi bertemakan tentang perkenalan. Materi yang sangat dasar namun juga sangat penting. Karena perkenalan merupakan langkah awal untuk memulai percakapan dalam setiap komunikasi kepada lawan bicara. Ketika belajar, perlu juga mengetahui perbedaan saat berbicara perkenalan dengan bahasa yang sopan maupun secara kasual.

[Team Kokoro Selenggarakan Workshop Pertama,Membuat Figur Kucing Lucu dengan Tanah Liat]5 April 2026 - Team Kokoro, seke...
05/04/2026

[Team Kokoro Selenggarakan Workshop Pertama,
Membuat Figur Kucing Lucu dengan Tanah Liat]

5 April 2026 - Team Kokoro, sekelompok ibu-ibu ekspatriat Jepang yang tinggal di Jabodetabek, bekerja sama dengan Yayasan Warga Persahabatan sukses menyelenggarakan workshop kreatif pembuatan figur kucing lucu menggunakan tanah liat kertas di Galeri Sejarah YWP, Tebet, Jakarta, pada hari Sabtu (4/4). Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dari berbagai kalangan.

Acara dipandu oleh Itsuyo Kobayashi, Anggota Team Kokoro sekaligus Ketua Japan Club Cikarang, yang juga dikenal sebagai seorang profesional di bidang seni. Kobayashi menjelaskan selain sebagai hewan yang menggemaskan, kucing juga kerap menjadi simbol budaya Jepang. Terdapat satu budaya Jepang yang menggunakan kucing disebut “maneki neko”, kucing yang kerap kali kita jumpai di toko.

“Maneki neko di Jepang juga memiliki filosofi dan makna. Jika tangan kiri maneki neko maka artinya kita mengharapkan cinta akan datang. Namun jika tangan kanan maneki terangkat maka kita mengharapkan kedatangan rezeki,” jelas Kobayashi kepada para peserta.

Keluarga besar Yayasan Warga Persahabatan mengucapkan Selamat Hari Paskah, yang jatuh pada hari Minggu 5 April 2026. Sem...
05/04/2026

Keluarga besar Yayasan Warga Persahabatan mengucapkan Selamat Hari Paskah, yang jatuh pada hari Minggu 5 April 2026.

Semoga hari yang penuh berkat ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan semangat baru untuk menjalani hari-hari ke depan.

[Lestarikan Tradisi Melalui Ziarah Kubur, Di Kompleks Makam Jepang Medan]29 Maret 2026 - Telah dilaksanakan kegiatan zia...
31/03/2026

[Lestarikan Tradisi Melalui Ziarah Kubur, Di Kompleks Makam Jepang Medan]

29 Maret 2026 - Telah dilaksanakan kegiatan ziarah kubur yang berlokasi di Pekuburan Warga Jepang jalan ardagusema, Delitua, pada hari Minggu (29/3), oleh warga Jepang dan keturunan Jepang (nisei, sansei, yonsei) sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah berpulang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Konsulat Jenderal Jepang, Furugori Toru, serta dihadiri oleh perwakilan warga Jepang, Jamharil Umeda, beserta para peserta lainnya. Ziarah dilaksanakan dengan penuh khidmat, tertib, dan sarat makna penghormatan.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenang jasa para leluhur pendahulu serta mempererat tali silaturahmi di antara warga Jepang dan keturunannya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud pelestarian nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap leluhur dapat terus dijaga dan dilestarikan di masa yang akan datang.

Jamharil Umeda berpesan kepada generasi ketiga dan keempat agar meneruskan tradisi ziarah kubur ini dan mempererat tali silaturahmi.

📝Yuri Uchida
📷Yuri Uchida & Jamharil Umeda

Address

Jalan Tebet Barat Raya No. 30 EF
South Jakarta
12820

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Warga Persahabatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Warga Persahabatan:

Share