05/02/2026
MBG ini seperti proyek yang "dirancang" untuk mengurangi beban kemiskinan ekstrim secara tak langsung. Bayangkan: pemerintah, muak dengan 25% populasi miskin ekstrem (data BPS 2024), meluncurkan MBG sebagai umpan manis untuk anak-anak dari keluarga miskin, tapi dengan pengawasan longgar yang sengaja dibiarkan agar keracunan massal terjadi. Ini seperti eugenika modern—membunuh "halus" melalui makanan beracun, mengurangi populasi rentan tanpa kekerasan terbuka, sambil mengklaim program sosial. Presiden yang bilang "wajar" bisa diinterpretasikan sebagai kode: korban dianggap "biaya operasional" untuk membersihkan masyarakat dari kemiskinan yang "membandel". ini mirip proyek genosida gagal seperti di novel dystopian, di mana negara menggunakan bantuan sosial sebagai senjata diam-diam terhadap kelas bawah, terutama di Indonesia dengan sejarah ketidakadilan struktural pasca-Orde Baru.