08/08/2026
Beberapa minggu terakhir menjadi momen yang sangat berarti bagi JAWI. Di Bintan, kami berbagi pengalaman pembangunan canopy bridge bersama peneliti dan pengelola kawasan konservasi dari Sulawesi. Sementara di Kemuning, Pemerintah Kabupaten Temanggung berkunjung untuk melihat bagaimana konservasi dapat berjalan berdampingan dengan pengembangan desa wisata.
Bagi kami, kunjungan-kunjungan ini bukan sekadar agenda, tetapi bentuk rekognisi bahwa upaya yang dibangun bersama mitra dan masyarakat memiliki nilai untuk dipelajari, dikembangkan, dan diterapkan di tempat lain. Semoga semakin banyak ruang untuk saling belajar, berkolaborasi, dan menguatkan upaya konservasi di Indonesia.
Terima kasih kepada Pemerintah Desa Kemuning, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Kemuning Ecotour, Politeknik Bintan Cakrawala, Bintan Resort Cakrawala, serta rekan-rekan dari Project SEED atas kolaborasi dan semangat belajar bersama.
----
The past few weeks have been especially meaningful for JAWI. In Bintan, we shared our canopy bridge experience with researchers and protected area managers from Sulawesi. Meanwhile, in Kemuning, representatives from the Temanggung Regency Government visited to learn how conservation can go hand in hand with community-based tourism.
To us, these visits represent more than meetings, they are a form of recognition that the work we build together with our partners and local communities is worth learning from, improving, and adapting elsewhere. We hope this spirit of learning and collaboration continues to strengthen conservation efforts across Indonesia.
Our sincere thanks to the Kemuning Village Government, the Temanggung Regency Office of Culture and Tourism, Kemuning Ecotour, Bintan Cakrawala Polytechnic, Bintan Resort Cakrawala, and our colleagues from Project SEED for being part of this journey.