Ramadhan

Ramadhan Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi DIY Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.

04/07/2019

Assalamualaikum sobat, sudah merencanakan qurban tahun ini?

Yuk Qurban bersama LazisQu. Kita punya program Qurban Berkah Bermanfaat... Qurban membahagiakan. Memberikan senyum bahagia kepada mereka yang membutuhkan.
✨ Bahagiakan korban bencana
✨ Bahagiakan Dhuafa rawan pangan
✨ Bahagiakan peternak desa
✨ Bahagiakan pequrban...
Salurkan qurban dan sedekah anda untuk berbagai Aktivitas program Quran diseluruh Indonesia ..
(fp/ig)
Futher information :
0896 5634 610488 (WA)
www.lazisqu.or.id

Transfer no rekening
7224-7334-74 a.n YAYASAN LAZISQU

04/07/2019

⏱⏱⏱⏱⏱
*QURBAN : AMAL UTAMA UNTUK TAQARUB KEPADA ALLAH*

ODOL : One Day One Lesson, 25 / 2019

Oleh : Cahyadi Takariawan, Dewan Pembina LazisQu

Para ulama menjelaskan, berqurban termasuk ibadah yang paling utama, untuk taqarub (pendekatan diri) kepada Allah Ta'ala.
Allah telah berfirman, yang menyambungkan antara shalat dengan qurban, dalam dua ayat berikut: “Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” QS. Al An’am: 162 - 163.

Dalam ayat yang lain Allah berfirman: “Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan qurban.” QS. Al Kautsar: 2.
Dalam QS. Al An’am ayat 162 - 163, kata "nusuk" dimaknai sebagai penyembelihan qurban. Demikian p**a dalam QS. Al Kautsar ayat 2, kata "wanhar" dimaknai sebagai perintah menyembelih qurban.

Pada dua surat tersebut, Allah menggandengkan ibadah qurban dengan ibadah shalat, yang merupakan rukun Islam kedua.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam kitab Majmu’ Fatawa menjelaskan: “Allah memerintahkan beliau Saw untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini --yaitu shalat dan menyembelih qurban--- yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.” "Artinya, shalat dan menyembelih qurban adalah dua ibadah paling utama yang dapat mendekatkan diri kepada Allah.” “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat,” demikian penjelsan Syaikhul Islam.

Oleh karena itu, mari berqurban untuk mendekatkan diri kepada Allah. Biasakan p**a memperbanyak sedekah untuk amal salih, menambah pahala, dan memperoleh ampunanNya.

Salurkan qurban dan sedekah anda melalui LAZISQU untuk berbagai aktivitas kebaikan yang sangat luas. Kirim donasi anda melalui Bank Syariah Mandiri 7224-7334-74 a.n. YAYASAN LAZISQU. Informasi LazisQu : +62895634610488. Web : www.lazisqu.or.id. Instagram :

04/07/2019

🕰🕰🕰🕰🕰
*KEAJAIBAN ISTIGHFAR*

ODOL : One Day One Lesson, 26 / 2019

Oleh : Cahyadi Takariawan, Dewan Pembina LazisQu


Apa yang akan anda lakukan saat anda ditimpa berbagai musibah dan hal-hal yang tidak sesuai harapan?

Betapa banyak di luar sana orang yang selalu berkeluh kesah bahkan berputus asa menghadapi hal-hal yang tak sesuai harapan.

Perhatikan nasihat ulama besar terdahulu, Imam Hasan Al Bashri rahimahullah, tentang sikap yang benar saat menghadapi musibah dan berbagai hal yang tak diinginkan. Al Hafidz Ibnu Hajar meriwayatkan dalam kitab Fathul Bari:

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Seseorang pernah datang kepada Al Hasan mengeluhkan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian datang orang lain mengadu kepada beliau tentang kemiskinan. Al Hasan kembali menasehatkan, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Kemudian datang orang lain mengadu kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Kemudian datang orang lain mengadu kepada beliau karena sudah lama menikah namun belum memiliki anak. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Setelah itu Hasan Al Bashri membacakan Al Qur’an surat Nuh:

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (p**a di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Syaikh As Sa’di rahimahullah menjelaskan makna ayat di atas, “Tinggalkanlah dosa, beristighfarlah pada Allah atas dosa yang kalian perbuat. Sungguh Allah itu Maha Pengampun. Dosa yang begitu banyak akan dimaafkan oleh Allah. Maka hendaklah mereka segera memohon ampun pada Allah meraih pahala dan hilanglah musibah. Allah pun akan memberikan karunia yang disegerakan di dunia dengan istighfar tersebut yaitu akan diturunkan hujan dengan deras dari langit, juga akan dikarunia harta dan anak yang diharapkan. Begitu p**a akan diberi karunia kebun dan sungai di antara kelezatan dunia.”

Mari memperbanyak istighfar kepada Allah, karena bukan hanya pengampunan dosa yang kita dapatkan, namun sangat banyak keajaiban yang akan Allah berikan. Biasakan p**a memperbanyak sedekah untuk melancarkan rejeki, menambah pahala, dan memperoleh ampunanNya.

Salurkan qurban dan sedekah anda melalui LAZISQU untuk berbagai aktivitas kebaikan yang sangat luas. Kirim donasi anda melalui Bank Syariah Mandiri 7224-7334-74 a.n. YAYASAN LAZISQU. Informasi LazisQu : +6289 5634 610 488. Instagram : . Web : www.lazisqu.or.id

masya Allah
04/07/2019

masya Allah

🕰🕰🕰🕰🕰
*KEAJAIBAN ISTIGHFAR*

ODOL : One Day One Lesson, 26 / 2019

Oleh : Cahyadi Takariawan, Dewan Pembina LazisQu


Apa yang akan anda lakukan saat anda ditimpa berbagai musibah dan hal-hal yang tidak sesuai harapan?

Betapa banyak di luar sana orang yang selalu berkeluh kesah bahkan berputus asa menghadapi hal-hal yang tak sesuai harapan.

Perhatikan nasihat ulama besar terdahulu, Imam Hasan Al Bashri rahimahullah, tentang sikap yang benar saat menghadapi musibah dan berbagai hal yang tak diinginkan. Al Hafidz Ibnu Hajar meriwayatkan dalam kitab Fathul Bari:

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Seseorang pernah datang kepada Al Hasan mengeluhkan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian datang orang lain mengadu kepada beliau tentang kemiskinan. Al Hasan kembali menasehatkan, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Kemudian datang orang lain mengadu kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Kemudian datang orang lain mengadu kepada beliau karena sudah lama menikah namun belum memiliki anak. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Setelah itu Hasan Al Bashri membacakan Al Qur’an surat Nuh:

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (p**a di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Syaikh As Sa’di rahimahullah menjelaskan makna ayat di atas, “Tinggalkanlah dosa, beristighfarlah pada Allah atas dosa yang kalian perbuat. Sungguh Allah itu Maha Pengampun. Dosa yang begitu banyak akan dimaafkan oleh Allah. Maka hendaklah mereka segera memohon ampun pada Allah meraih pahala dan hilanglah musibah. Allah pun akan memberikan karunia yang disegerakan di dunia dengan istighfar tersebut yaitu akan diturunkan hujan dengan deras dari langit, juga akan dikarunia harta dan anak yang diharapkan. Begitu p**a akan diberi karunia kebun dan sungai di antara kelezatan dunia.”

Mari memperbanyak istighfar kepada Allah, karena bukan hanya pengampunan dosa yang kita dapatkan, namun sangat banyak keajaiban yang akan Allah berikan. Biasakan p**a memperbanyak sedekah untuk melancarkan rejeki, menambah pahala, dan memperoleh ampunanNya.

Salurkan qurban dan sedekah anda melalui LAZISQU untuk berbagai aktivitas kebaikan yang sangat luas. Kirim donasi anda melalui Bank Syariah Mandiri 7224-7334-74 a.n. YAYASAN LAZISQU. Informasi LazisQu : +6289 5634 610 488. Instagram : . Web : www.lazisqu.or.id

Bismillah
04/07/2019

Bismillah

MAAFKAN SAJA, JANGAN BALAS CACI MAKI MEREKA

ODOL : One Day One Lesson, 27 / 2019

Oleh : Cahyadi Takariawan, Dewan Pembina LazisQu

Di zaman cyber saat ini, sangat banyak kita jumpai ketidakjelasan informasi. Saking mudahnya informasi didapatkan dan disebarkan, yang muncul justru banyak kesimpangsiuran.

Berita hoax, ujaran kebencian, kalimat tuduhan dan caci maki sangat mudah tersebar melalui aneka fitur dan media sosial. Suasana menjadi panas saat caci maki dibalas dengan caci maki, bahkan dengan balasan yang lebih keji lagi.

Hubungan sosial menjadi rusak, pertemanan menjadi bubar, persaudaraan bisa hancur, lantaran saling serang menyerang. Merasa harga diri direndahkan, merasa dihinakan, maka dibalas dengan pelecehan dan penghinaan p**a.

Mari kita simak kembali arahan Nabi mulia Saw dalam menyikapi keadaan seperti ini.

Suatu ketika beliau Saw memberikan nasehat kepada Jabir bin Sulaim Ra:

وَإِنِ امْرُؤٌ شَتَمَكَ وَعَيَّرَكَ بِمَا يَعْلَمُ فِيكَ فَلاَ تُعَيِّرْهُ بِمَا تَعْلَمُ فِيهِ فَإِنَّمَا وَبَالُ ذَلِكَ عَلَيْهِ

“Jika ada seseorang yang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya.”

HR. Abu Dawud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722. Al Hafizh Ibnu Hajar menyatakan bahwa hadits ini shahih.

Subhanallah, sangat indah ajaran Islam dalam menjaga kebaikan hubungan sesama manusia, apalagi sesama muslim.

Tidak mudah untuk melaksanakan arahan Nabi Saw tersebut di zaman serba digital ini. Saat kita direndahkan, kita juga ingin membalas merendahkan. Saat kita dihina, kita juga ingin membalas menghina, dan begitu seterusnya.

Banyak manusia menjadi pendendam dan tak bisa memaafkan. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi semakin memudahkan untuk melampiaskan dendam.

Padahal Nabi Saw mengajarkan agar tidak membalas caci maki orang. Jika mereka mengejek dan menghina, itu urusan mereka dengan Allah. Kita tak perlu membalas dengan mengejek dan menghina p**a.

Saat kita tidak membalas ejekan orang, bukan berarti lemah dan tak bisa membalas. Justru itu menunjukkan kekuatan jiwa kita. Karena jika mau, kita juga bisa membalasnya.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah dalam kitab Syarh Riyadhis Shalihin menjelaskan:

“Hendaklah setiap orang memiliki sifat mudah memaafkan yang lain. Tidak semua isu yang sampai ke telinganya, ia terima mentah-mentah, lantas ia membenci orang yang menyuarakan isu yang tidak menyenangkan tersebut".

Lebih lanjut Syaikh Utsaimin menjelaskan, "Hendaklah setiap orang memiliki sifat pemaaf. Karena Allah sangat menyukai orang yang memiliki sifat mulia tersebut, yang mudah memaafkan yang lain. Lantaran itu, ia akan diberi ganjaran. Karena jika dibalas dengan saling mempermalukan dan menjatuhkan, pasti konflik yang terjadi tak kunjung usai. Permusuhan akan tetap terus ada. Jika malah dibalas dengan diam, maka rampunglah perselisihan yang sedang berkecamuk.”

Mari saling menjaga diri. Maafkan siapapun yang menghina dan mencaci maki pribadi kita. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang pemaaf. Jangan lupa, perbanyak sedekah untuk menggapai hidup yang lebih berkah.

Salurkan qurban dan sedekah anda melalui LAZISQU untuk berbagai aktivitas kebaikan yang sangat luas. Kirim donasi anda melalui Bank Syariah Mandiri 7224-7334-74 a.n. YAYASAN LAZISQU. Informasi LazisQu : +62895634610488. Web : www.lazisqu.or.id. Instagram : .

Capres dan Cawapres 02 bertemu AA Gym...
13/04/2019

Capres dan Cawapres 02 bertemu AA Gym...

13/04/2019
13/04/2019

Alhamdulillah hari kamis lalu, dukungan dan doa UAS kepada pak prabowo subianto

13/04/2019

Alhamdulillah hari yang penuh berkah di hari jumat, diikuti p**a dengan keberkahan doa Ustadz Adi Hidayat kepada pak prabowo subianto kemarin jumat

13/04/2019

Alhamdulillah hari yang penuh berkah di hari jumat, diikuti p**a dengan keberkahan doa Ustadz Adi Hidayat kepada pak prabowo subianto kemarin jumat

Address

Lempongsari
Sleman

Telephone

+62895634610488

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ramadhan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Ramadhan:

Share