Sumbu Pakarti

Sumbu Pakarti lokal .organik .mandiri .berkarakter | bersama membangun ruang-ruang belajar yg mencerahkan dan ramah anak. Info : 085326188885

Rasanya sedih mendengar selentingan kabar bahwa jurusan keguruan kemungkinan akan dihapus. Kabarnya karena lulusanya tid...
02/05/2026

Rasanya sedih mendengar selentingan kabar bahwa jurusan keguruan kemungkinan akan dihapus. Kabarnya karena lulusanya tidak terserap di dunia kerja. Berita ini mau tidak mau membuat kita berfikir; sepertinya belajar dan berbagai prosesnya tidak dihargai dan tidak dipahami. Pendidikan seperti tidak ada gunanya. Kalau semua orientasinya kerja tanpa belajar dan mungkin isinya robot peradaban kita bisa musnah. Sedih rasanya.

Bagaimanapun, dalam segala kelemahan yang ada, kami terus berusaha berjuang bahwa belajar itu sangat krusial bagi peradaban dan menjadi manusia. Semua tempat adalah sekolah, semua orang adalah guru. Semoga semua akan belajar.

Selamat hari Pendidikan Nasional.

Kartini merupakan idola. Dia mewakili pejuang yang hidup di masa komunikasi dan pendidikan sudah lebih baik. Ide serta i...
22/04/2026

Kartini merupakan idola. Dia mewakili pejuang yang hidup di masa komunikasi dan pendidikan sudah lebih baik. Ide serta informasi mengenai dirinya bisa lebih ditelusur daripada para pejuang yang hidup sebelumnya. Apalagi yang ada di medan peperangan. Dia juga hidup di Jawa yang relatif lebih maju. Beberapa pejuang seangkatanya masih berperang dengan senjata fisik sementara Kartini sudah mulai berdiplomasi dan menulis. Mungkin beberapa hal itu membuat Kartini lebih mudah di telusur.

Pemerintahan setelah merdeka menarasikan Kartini dengan lebih gencar. Mungkin sebagai upaya mengatur bagaimana perempuan berperilaku di ranah publik dan domestik. Citra Kartini menjadi kuat. Sebagai ikon Kartini menjadi kuat tapi nampaknya menghilangkan berbagai sisi heroik dirinya. Kadang malah Kartini seperti seorang bangsawan terkungkung yang memelas tanpa daya dan hanya bisa menulis surat. Ada sementara orang beranggapan Kartini hanya berjuang dibalik tembok dan hanya menulis surat.

Padahal langkah dan gerak Kartini lebih menakjubkan. Dalam usia muda pemikiranya sudah sangat jauh ke depan. Dia prodigy. Bahkan jika dibandingkan anak muda saat ini pemikiranya masih terlihat revolusioner. Bisa dibaca dalam berbagai tulisanya. Orang juga jarang memperhatikan jika Kartini terjun ke lapangan. Dia mendirikan sekolah rakyat bersama adik-adiknya. Langsung terjun mengajar perempuan-perempuan di luar tembok keningratanya. Kadang dia juga bentrok sesungguhnya dengan pemerintahan dan aparat. Jadi jika ada yang bilang Kartini hanya berjuang di balik tembok atau menjadi berjarak dengan orang biasa kayak di film maka perlu mencoba menggali lebih jauh.

Kami di Sanggar Sumbu Pakarti berusaha mengenalkan Kartini dengan cara lebih luas. Tidak hanya mengadakan lomba atau memakai pakaian tradisional tapi selalu ada upaya bergerak seperti Kartini juga dulu membangun sanggar belajar. Anak-anak selalu kami ajak berdialog dan mengenalkan bahwa laki-laki dan perempuan itu sejajar. Kepada fasilitator kami juga berupaya menarasikan Kartini dengan lebih berimbang.

Foto-foto berikut aktivitas kami di dua Sanggar di Gunung Kidul dalam kerangka Hari Kartini. Kami berefleksi dan berdiskusi.

… tot licht.

30/03/2026

Bagi kami membuat film adalah proses belajar dan proses hadir bersama anak-anak. Kehadiran sering terlupakan dalam proses didik mendidik. Guru lebih sering berperan sebagai orang yang berkuasa dan berhak menentukan apa saja. Kadang malah mirip polisi atau hakim. Maka membuat film dalam gerakan kami adalah upaya menemani anak-anak bertumbuh dan belajar. Upaya ada dan hadir berproses membentuk jati diri.

Selamat Hari Film Nasional.

Catatan : sejauh ini kami telah membuat 12 film pendek anak dan terus berupaya hadir dengan berbagai film untuk bersama membangun karakter dan jati diri yang tangguh. Berbagai film itu bisa dilihat di kanal youtube kami : kelirsumbu.

semoga kedamaian, keharmonisan, dan kemurnian hati bersemayam dapam diri dan lingkungan kita
19/03/2026

semoga kedamaian, keharmonisan, dan kemurnian hati bersemayam dapam diri dan lingkungan kita

Selamat Tahun Baru Imlek bagi Bapak Ibu Saudara yang merayakan. Semoga berkah Tuhan senantiasa beserta kita semua.
17/02/2026

Selamat Tahun Baru Imlek bagi Bapak Ibu Saudara yang merayakan. Semoga berkah Tuhan senantiasa beserta kita semua.

Selamat Natal Bapak Ibu Saudara. Damai di bumi damai di hati.
24/12/2025

Selamat Natal Bapak Ibu Saudara. Damai di bumi damai di hati.

Hari ini diperingati sebagai Hari Guru di negara kita Indonesia. Salam takzim dan penuh kasih kepada semua guru yang tel...
25/11/2025

Hari ini diperingati sebagai Hari Guru di negara kita Indonesia. Salam takzim dan penuh kasih kepada semua guru yang telah berdedikasi begitu besar bagi keberlanjutan dan kemajuan bangsa ini.

Kami percaya semua orang adalah guru dan semua tempat adalah sekolah. Bukan mengecilkan peran guru dan sekolah tapi justru mengajak semua orang untuk bisa belajar dari siapapun, kapanpun, dan di manapun. Dengan semangat ini kami percaya justru guru dan sekolah lebih diperhatikan dan didukung. Karena semua terdorong untuk belajar memperbaiki diri dan memperbaiki lingkungan. Guru dan Sekolah menjadi tatanan penting yang juga terus memperbaiki diri. Profesi guru menjadi makin kuat karena terdorong untuk terus belajar membuka diri pada berbagai perubahan. Sekolah juga makin kuat membuka diri terhadap berbagai dinamika di sekitarnya. Belajar menjadi sebuah pola yang dinamis tidak hanya terkungkung pada kelas dan proses satu arah yang selama ini berlangsung. Menurut kami merdeka belajar ya kuncinya semua individu bisa menjadi guru dan semua tempat bisa menjadi sekolah.

Anak-anak di Sanggar Belajar yang kami bentuk sering menjadi guru kami. Mereka mengajarkan kepada kami untuk lebih kreatif dan penuh keingintahuan. Pertanyaan mereka memicu kami untuk menggali lebih dalam sebuah tema. Respon jujur dan polos dari anak-anak sering membuat kami merefleksikan nilai-nilai orang dewasa yang tanpa sadar kadang penuh manipulasi. Kami juga berlatih bersabar dan membuka paradigma baru.

Sekali lagi, salam takzim penuh kasih dan selamat Hari Guru buat semua Guru.

06/10/2025

Terima kasih sudah memutuskan mendukung kami dan mengapresiasi karya-karya kami. Belajar di manapun dan kapanpun karena semua orang adalah guru, alam raya sekolahku - Ki Hadjar Dewantara dan Nyi Sutartinah.

Film-film Pendek Anak karya kami bisa dilihat di kanal Youtube

Tahun ini sejatinya ada banyak sekali tantangan. Bisnis penopang aktivitas kami menurun seiring situasi ekonomi yang tid...
06/10/2025

Tahun ini sejatinya ada banyak sekali tantangan. Bisnis penopang aktivitas kami menurun seiring situasi ekonomi yang tidak menentu. Tentunya berdampak bagi sumber pendanaan kami. Personil berkurang. Sementara berbagai perubahan regulasi juga cukup membuat bingung. Tapi di grup Sumbu Visual, tempat kami ngobrol soal film, kawan-kawan .sinema memberi kabar, “Kita akan membuat dua film. Kita agendakan saja. Pumpung ada teman-teman magang dan waktu juga lumayan longgar. Soal biaya juga ada yang bisa diputar”. Kami sejujurnya ragu karena sumber kami sedang tidak lancar. Beberapa kawan juga menunjukkan keraguan dalam soal waktu dan sumber yang terbatas. Tapi ternyata energinya menjalar kuat dan kami juga mendapat dukungan dari beberapa donatur. Tim saling dukung dan terus semangat mengupayakan, walau secara waktu bisa dibilang molor. Bahkan kali ini ada sutradara baru memulai debut di film anak. Dua film rasanya merupakan kejutan indah.

Kami tetap mengupayakan film ini dengan semangat partisipatoris dan pendidikan ramah anak. Juga tentu saja terus berkomitmen film kami akan bebas diputar dan disebarluaskan untuk pendidikan yang merdeka. Kejutan lain adalah upaya pembuatan buku mengenai berbahai proses di atas makin mendekati ujung. Naskahnya sudah terbentuk rapi, berbagai pihak juga terliba menulis, dan seorang kawan lama yang memiliki penerbitan bersedia terlibat menerbitkan.

Tangis bahagia dan pelukan hangat para kru dan pemain yang terlibat film kedua sore itu seolah menggambarkan rasa syukur kami dan semangat semua yang terlibat.

Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan untuk semua proses ini—baik proses film maupun proses belajar merdeka di komunitas kita ini. Kami yakin semua itu akan bergema di keabadian.

Beberapa Sanggar Belajar dalam komunitas anak Sumbu Pakarti berusaha merespon cepat situasi kebangsaan saat ini. Berikut...
06/09/2025

Beberapa Sanggar Belajar dalam komunitas anak Sumbu Pakarti berusaha merespon cepat situasi kebangsaan saat ini. Berikut beberapa diantara mereka yang terdokumentasikan.

Sanggar SD Bopkri Wonosari 30082025

Kemarin dan hari ini kita semua melihat berita dan situasi di sekitar kita. Ada demonstrasi yang sedang terjadi, kita sudah mendengar atau melihatnya dari televisi, media sosial, atau cerita orang-orang di sekitar. Melihat hal tersebut kami mengajak anak-anak berdialog, supaya bisa memahami bersama-sama apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Pertama-tama, guru/fasilitator meminta anak-anak menceritakan: apa yang didengar, dilihat, atau dibaca tentang demonstrasi? Lalu, bagaimana perasaan anak-anak setelah mengetahuinya? Apakah merasa bingung, takut, marah, atau justru penasaran? Semua perasaan itu wajar dan boleh dibagikan.
Guru mendengarkan pendapat anak-anak dengan baik, karena suara anak-anak penting. Setelah itu, mengajak memikirkan bersama: apa arti keberanian yang damai? Apakah berani itu harus marah-marah dan menyakiti? Atau justru berani itu mampu menyuarakan pendapat dengan tenang tanpa melukai orang lain? Perlu diingat, kekerasan selalu merugikan. Bukan hanya bagi orang lain, tetapi juga bagi diri sendiri dan masa depan bangsa.

Di tengah banyaknya informasi yang beredar, kita juga harus berhati-hati. Ada berita fakta yang benar, tetapi ada juga berita hoaks yang sengaja dibuat untuk menyesatkan atau memprovokasi. Anak-anak diajak untuk belajar memilah informasi, supaya tidak mudah terhasut.

Ingat bahwa demokrasi berarti hak untuk bersuara, bukan hak untuk melakukan kekerasan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi cara menyampaikannya harus dengan bijak, damai, dan bertanggung jawab.
Sebagai penutup dialog ini, fasil mengajak menuliskan satu kalimat harapan untuk negeri Indonesia. Anak-anak menulis di kertas dengan kalimat: *“Aku ingin Indonesia…”* (dilanjutkan dengan harapan masing-masing).

Kertas itu bisa kita tempel di sekolah agar menjadi pengingat bersama, atau bisa juga dibawa pulang dan tempel di rumah, supaya setiap hari kita ingat harapan baik untuk Indonesia.

Beberapa Sanggar Belajar dalam komunitas anak Sumbu Pakarti berusaha merespon cepat situasi kebangsaan saat ini. Berikut...
06/09/2025

Beberapa Sanggar Belajar dalam komunitas anak Sumbu Pakarti berusaha merespon cepat situasi kebangsaan saat ini. Berikut beberapa diantara mereka yang terdokumentasikan.

Cerita Rumah Belajar We Care Gomo, Nias, 31 Agustus 2025.

Rencana awal kami adalah merayakan kemerdekaan dengan lomba, tapi hati kami tergerak. Rasanya sulit untuk berjoget dan tertawa merayakan kemerdekaan, ketika di jalanan ada banyak korban demi menyuarakan aspirasi.

Hari ini, kami menuangkan harapan untuk Indonesia lewat tulisan.

Dari tangan-tangan kecil ini, lahirlah pesan-pesan yang mengingatkan kita semua bahwa Indonesia adalah rumah kita, dan kedamaian adalah kekuatan terbesar kita.

Apakah kita boleh demo? kata Ezra boleh, lainnya bilang ga boleh. Nah adik2, kalau di sekolah kalian melihat ada perlakuan guru yang tidak baik kepada teman kalian? Apakah kalian diam saja? Kata mereka tidak. Apakah kalian boleh menyampaikan pendapat? Boleh. “Nah kita boleh menyampaikan pendapat bersama-sama agar didengar namun harus dengan cara yang baik dan sopan ya adik-adik”, kata Kak Mitra.

Ternyata adik-adik juga sempat melihat video Demo diberbagai tempat, kita belajar adanya tindakan anarkis atau tindakan yang tidak bertanggung jawab yang menimbulkan kehancuran dan kekacauan. Kami berusaha belajar bahwa “menyuarakan aspirasi lewat demo itu boleh, tapi kekerasan tidak boleh”

Mengakhiri kegiatan, kami berdoa bersama untuk Indonesia. Demikian cerita kami.

Address

Gang Saridele, RT08 RW02, Kadirojo 1, Purwomartani, Kalasan
Sleman
55571

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:30
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 16:30
Saturday 08:00 - 13:00

Telephone

+6285326188885

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sumbu Pakarti posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sumbu Pakarti:

Share