Polres Sleman

Polres Sleman Menampilkan seluruh informasi yang berhubungan dengan situasi kamtibmas di Wilayah Kabupaten Sleman. Halaman facebook resmi Kepolisian Resor Sleman.

Dikelola oleh bidang hubungan masyarakat.

Turut Berduka CitaKeluarga Besar Polresta Sleman menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya rekan kami, IPDA...
02/08/2026

Turut Berduka Cita

Keluarga Besar Polresta Sleman menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya rekan kami, IPDA Marsudi Nurcahyo, S.H., Kasubnit 2 Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman.

Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, segala amal ibadahnya diterima, serta diampuni segala khilafnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan jasa yang telah diberikan kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga menjadi amal kebaikan yang senantiasa dikenang.

Turut Berduka CitaKeluarga Besar Polresta Sleman menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya AIPTU...
01/08/2026

Turut Berduka Cita

Keluarga Besar Polresta Sleman menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya AIPTU Muhaimin, BA SPKT Polsek Gamping.

Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta diampuni segala khilafnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi duka ini.

Selamat jalan, pengabdianmu kepada bangsa dan negara akan selalu dikenang.

31/07/2026

Polresta Sleman menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana menguasai dan membawa senjata tajam tanpa izin yang berhasil diungkap oleh Satreskrim Polresta Sleman.

Konferensi pers dipimpin oleh Kanit 6 Satreskrim Polresta Sleman Iptu Nanang Kencoko Pamungkas, S.H., M.H., didampingi Katim Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polresta Sleman Ipda Yohanes Eko serta P.S. Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, S.H.

Kasus ini bermula dari beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan pelaku mengacungkan senjata tajam jenis celurit di jalan umum, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Berbekal penyelidikan dan koordinasi antara Unit Reskrim Polsek Prambanan dengan Tim URC Satreskrim Polresta Sleman, para pelaku berhasil diamankan.

Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pelaku, termasuk seorang Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), beserta sejumlah barang bukti berupa dua bilah celurit, dua unit sepeda motor, satu unit handphone, topi, dan jaket yang digunakan saat kejadian.

Para pelaku dijerat Pasal 307 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Polresta Sleman mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Jangan jadikan tindakan melanggar hukum sebagai konten media sosial.

Apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui Call Center Polri 110.

31/07/2026

Sertijab & Pisah Sambut Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polresta Sleman

Regenerasi adalah bagian dari perjalanan organisasi untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polresta Sleman menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Pejabat Utama serta Kapolsek jajaran sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya, sekaligus menyambut pejabat baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.

Selamat bertugas di tempat yang baru kepada para pejabat lama. Selamat datang dan selamat mengemban amanah kepada para pejabat baru. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalam mengabdi, menjaga soliditas, serta menghadirkan pelayanan Polri yang Presisi, humanis, dan profesional untuk masyarakat.

Polresta Sleman berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

28/07/2026

Polresta Sleman melalui Polsek Tempel berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kapanewon Tempel. Seorang pelaku berinisial CW (31) berhasil diamankan beserta barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat, 1 mesin gerinda yang digunakan untuk merusak identitas kendaraan, serta barang bukti lainnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan mengambil sepeda motor yang terparkir saat kunci kontak masih tergantung. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mengganti warna kendaraan serta menggerinda nomor rangka dan nomor mesin.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak meninggalkan kunci kontak di kendaraan, serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah terjadinya tindak pidana curanmor.

Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center Polri 110 yang siap melayani selama 24 jam.

Tunggu kelanjutan ceritanya di Part 5.
27/07/2026

Tunggu kelanjutan ceritanya di Part 5.

PENDARAHAN SUSI DAN JEBAKAN UANG TRANSFER (Part 3)Saat logika mulai goyah, pelaku meningkatkan tekanannya.Telepon dari s...
26/07/2026

PENDARAHAN SUSI DAN JEBAKAN UANG TRANSFER (Part 3)

Saat logika mulai goyah, pelaku meningkatkan tekanannya.

Telepon dari seseorang yang mengaku sebagai suami Susi terdengar begitu meyakinkan. Suaranya bergetar, penuh tangis, dan terus memohon agar biaya operasi segera dikirim karena nyawa istrinya disebut sedang berada di ujung tanduk.

Di momen seperti itu, rasa iba sering kali mengalahkan kewaspadaan.

Tanpa sempat berpikir panjang, korban akhirnya mentransfer Rp9 juta ke rekening yang diberikan. Ia percaya telah menyelamatkan satu nyawa.

Namun, di balik rasa lega itu, pelaku sebenarnya telah berhasil menjalankan skenario yang dirancang untuk memanfaatkan kepanikan dan empati korban.

⚠️ Pelajaran penting:
✅ Penipu sering menggunakan panggilan telepon untuk memperkuat cerita dan membuat korban semakin yakin.
✅ Tangisan, kepanikan, dan desakan waktu bisa saja merupakan bagian dari skenario.
✅ Jangan pernah mentransfer uang hanya berdasarkan telepon atau pesan, tanpa melakukan verifikasi langsung kepada pihak yang benar-benar dikenal.

Ingat, rasa kemanusiaan adalah hal yang baik. Namun, jangan sampai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Tetap tenang, lakukan verifikasi, baru ambil keputusan.

📌 Masih bersambung di Part 4. Di bagian selanjutnya, korban mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Benarkah uang itu sampai kepada orang yang membutuhkan, atau justru semuanya adalah penipuan?

25/07/2026

Kesiapan personel diawali dengan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam penggunaan perlengkapan dinas.

Polresta Sleman menerima kunjungan Tim Bidpropam Polda DIY dalam rangka pemeriksaan dan pengecekan senjata api organik Polri. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan administrasi, kelayakan, serta penggunaan senjata api organik oleh personel telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui pemeriksaan ini, diharapkan setiap personel semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab dalam penggunaan senjata api sebagai sarana pendukung pelaksanaan tugas, sehingga mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

PENDARAHAN SUSI DAN JEBAKAN UANG TRANSFER (Part 2)Pesan demi pesan mulai berdatangan. Ceritanya terdengar masuk akal, ba...
25/07/2026

PENDARAHAN SUSI DAN JEBAKAN UANG TRANSFER (Part 2)

Pesan demi pesan mulai berdatangan. Ceritanya terdengar masuk akal, bahkan disertai alasan yang membuat siapa pun bisa ikut panik.

Pelaku mengaku sebagai saudara yang berganti nomor. Ia bercerita bahwa temannya, Susi, mengalami pendarahan hebat dan harus segera dioperasi. Uang disebut sudah ditransfer dari luar negeri, tetapi masih pending, sehingga korban diminta menalangi biaya operasi terlebih dahulu.

Saat muncul rasa curiga, korban mencoba menghubungi nomor lama saudaranya. Namun pesan hanya centang satu dan panggilan tak pernah tersambung.

Di situlah pelaku memainkan psikologi korban. Ketika kepanikan mulai mengalahkan logika, setiap detik terasa sangat mendesak.

Ingat, ini adalah salah satu modus yang sering digunakan penipu:
✅ Mengaku sebagai keluarga atau orang terdekat.
✅ Menciptakan situasi darurat agar korban terburu-buru.
✅ Meminta transfer ke rekening lain dengan alasan mendesak.
✅ Memanfaatkan komunikasi yang terputus agar korban sulit melakukan konfirmasi.

Jangan mengambil keputusan saat sedang panik. Luangkan waktu untuk memverifikasi informasi melalui jalur lain sebelum mentransfer uang.

📌 Masih bersambung di Part 3. Di bagian berikutnya, telepon dari seseorang yang mengaku sebagai suami Susi akan semakin meyakinkan korban. Apakah ini benar keadaan darurat, atau justru awal dari penipuan yang lebih besar?

Address

Jalan Magelang Km. 12, 5 Krapyak, Triharjo
Sleman
55514

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Polres Sleman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Polres Sleman:

Shortcuts

Share