30/12/2020
--- INTROSPEKSI, REFLEKSI DAN EVALUASI AKHIR TAHUN 2020
Setiap tahun baru Masehi, sebagian besar umat manusia mungkin merumuskan planning-planning mereka. Dengan akal budi yang ada padanya, umat manusia dapat merasionalkan perhitungan-perhitungan mereka sehingga melahirkan optimisme dalam kehidupan mereka.
Mungkin kita adalah bagian dari fenomena ini. Bagi yang tidak mengalami kesenjangan antara ekspektasi dan realitanya, mereka akan sangat bahagia, bersyukur atau bahkan lupa dengan Sang Pencipta. Bagi yang sebalilnya, barangkali mereka bisa cukup lapang dada, terus berupaya atau bahkan membenci Sang Pencipta.
Namun, dari segenap kecerdasan kita, kemampuan kita, pengalama kita, capaian kita maupun kegagalan kita sepanjang tahun 2020, adalah laboratorium pembelajaran terbesar yang dihadiahkan Allah SWT kepada kita. Berkat riset dari laboratorium sejarah 2020 bagi diri masing-masing, kita dapat menyimpulkan bahwa hidup di dunia ini belum selesai, perjuangan masih panjang, gagal bukanlah akhir, sukses bukan pemberhentian, pembelajaran terus bergulir. Kadang naik, kadang juga turun. Kadang kita disambut, kadang juga diacuhkan bak knalpot butut. Hari ini ada teman-teman ramai berkumpul di kosan, besok kita sendiri lagi. Kemarin bersinar, sekarang sekarang pudar. Dan segala kontradiksi kehidupan ini, selalu ada dalam setiap jengkal hidup kita. Namun, ada satu hal yang tak berubah sama sekali. Dia adalah substansi, awal dan akhir segala realitas ini. Dia adalah Allah SWT. Sang Tuhan, Sang Sumber, Sang Pencipta dan Sang-Sang yang melekat pada-Nya.
Maka, sia-sia dan toxic sekali, jika di tahun 2021 nanti, segala langkah, planning kita dsb, tidak diorientasikan kepada Zat yang konsisten. Tidak mengecewakan. Tidak kontradiktif. Yakni, dengan cara meniatkan hidup ini hanya untuk 2 hal, mengabdi kepadanya dan menjadi representasi-Nya di muka bumi, agar bumi ini senantiasa diwarnai keadilan dan kesejahteraan diatas jalan ridho-Nya.
YAKIN | USAHA | SAMPAI
---