Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara

Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara adalah yayasan untuk kajian dan pendidikan pemikiran Islam. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. Pengawas: H.

Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara

Alamat: Pogung Lor RT 001 RW 046, No. 136 Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55248

Pembina: Dr. H. Ridwan Hamidi, Lc., M.P.I., M.A. Ketua: Anton Ismunanto, S.Pd.I., M.Pd. Sekretaris: Rakman Satrio Wicaksono, S.Psi. Bendahara: Akhmad Arwyn Imamur Rozi, S.T., M.B.A. Staf: Isna Nur Fajria

Manajer Program: Ismail Al-'Alam, S.Fil. Bidang Kajian
Institut Pemikiran

Islam (IPI) Bentala
Direktur: Ayub, S.Pd., M.A. Koordinator Penelitian: Anita, S.Pd., M.Pd. (Belum termasuk beberapa nama peneliti dan calon peneliti)

Bidang Pendidikan
Pesantren Mahasiswa Bentala Insan Adabi (PEMBINA)
Direktur: Aldy Pradhana, S.Si. Sekretaris: Abdul Rafi' Damar Negoro, S.H. Bendahara: Naufa Hanif, S.Farm. (Belum termasuk berapa nama pendidik dan calon pendidik)

Visi & Misi Yayasan

Visi:
Menjadi lembaga kajian Islam dan kaderisasi intelektual serta pemimpin muda yang berilmu, beriman, dan beramal sesuai dengan pandangan-hidup (the worldview of) Islam. Misi:
- Melakukan pengkajian dan penelitian berlandaskan pandangan hidup Islam terhadap khazanah dan wacana kontemporer di bidang keilmuan, kebudayaan serta kebangsaan.

- Membina intelektual dan pemimpin muda muslim dengan pandangan-hidup dan adab Islam sebagai upaya mewujudkan ishlah (perbaikan).

- Menyebarluaskan gagasan-gagasan keilmuan yang bertujuan ishlah (perbaikan) berdasarkan pandangan-hidup Islam.

 #6 Sekularisasi dan IslamisasiSetelah mengurai hakikat dan perkembangan sekularisasi sebagai program filosofis, Syed Mu...
18/03/2026

#6 Sekularisasi dan Islamisasi

Setelah mengurai hakikat dan perkembangan sekularisasi sebagai program filosofis, Syed Muhammad Naquib Al-Attas memperkenalkan istilah Islamisasi dengan kandungan intelektual yang sama. Bagi beliau, keduanya menjanjikan suatu pembebasan dan menunjukkan banyak kemiripan saat mengejawantah dalam kehidupan. Namun, perbedaannya di tingkat metafisis menjadikan kedua istilah ini tak akan menyatu hingga kapan pun.

‎ #5 Sekularisasi dan Sekularisme‎‎Banyak orang memandang sekularisme sebagai program politik yang memisahkan, bahkan me...
16/03/2026

‎ #5 Sekularisasi dan Sekularisme

‎Banyak orang memandang sekularisme sebagai program politik yang memisahkan, bahkan menyingkirkan, ajaran agama dari ruang publik dan politik. Kasus Prancis yang diikuti Turki, yang begitu agresif terhadap ekspresi agama di ruang publik, mengamini pandangan itu. Namun, apakah negara (atau bentuk lembaga formal yang lebih rendah seperti partai politik dan organisasi masyarakat) dengan identitas Islam serta-merta terbebas dari sekularisme? Sebaliknya, apakah seorang muslim yang menjadi warga negara (atau anggota organisasi) sekuler serta-merta terbatalkan keislamannya?

 #4 ISLAM SEBAGAI DĪNDengan kekhususan maknanya, Islam sebagai dīn adalah pedoman bagi kita dalam menjalani hidup sebaga...
14/03/2026

#4 ISLAM SEBAGAI DĪN

Dengan kekhususan maknanya, Islam sebagai dīn adalah pedoman bagi kita dalam menjalani hidup sebagai individu, masyarakat, dan umat. Sebagian besar umat Islam memahami sifat serba-menyeluruh Islam (syumuliyatul Islam) ini. Namun, tanpa merujuk pada makna Islam sebagai dīn, pandangan kita tentang sifat serba-menyeluruh itu bisa terbatas pada keterbatasan kita dalam memandang Islam itu sendiri, seperti dimensi tekstual, hukum, atau politisnya saja.

 # AGAMAApa yang sesungguhnya kita bicarakan ketika sedang membahas ihwal “agama”? Syed Muhammad Naquib Al-Attas menjela...
12/03/2026

# AGAMA

Apa yang sesungguhnya kita bicarakan ketika sedang membahas ihwal “agama”? Syed Muhammad Naquib Al-Attas menjelaskan hakikat agama yang amat penting bagi umat Islam untuk mengenali dirinya sendiri, sekaligus menjadi pijakan epistemologis untuk memandang agama lain.

11/03/2026
Mulai hari ini, kami berupaya menerbitkan konten ringkas tentang istilah-istilah kunci dalam pemikiran Syed Muhammad Naq...
10/03/2026

Mulai hari ini, kami berupaya menerbitkan konten ringkas tentang istilah-istilah kunci dalam pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dengan sangat serba sedikit dan sebisa mungkin menunjukkan kontekstualisasinya. Pada edisi perdana ini, kami memulai dengan bahasan tentang worldview.

22 Rabiul Akhir 1350 - 19 Ramadhan 1447Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara sangat berduka atas wafatnya Profesor Diraja T...
09/03/2026

22 Rabiul Akhir 1350 - 19 Ramadhan 1447

Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara sangat berduka atas wafatnya Profesor Diraja Tan Sri Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Ia telah menuntaskan amanah Tuhan Yang Maha Benar (al-Haq) untuk menjelaskan kepada umat Islam ihwal Kebenaran (haqq) dan hakikat (haqiqah), di tengah segala keburaman dan keragu-raguan akut akibat Sekularisme dalam kehidupan kita.

Dengan pelitanya yang seterang matahari, ia membimbing kita membedakan jalan dan jurang, akar dan ular, dan abu-abu dan hitam, kala semuanya tampak sama di tengah kegelapan. Semoga Allah menempatkannya bersama para syuhada, ulama, aulia, dan leluhurnya yang suci, Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Sallam.

Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un.Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara turut berduka atas gugurnya pemimpin utama Iran, ...
01/03/2026

Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un.

Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara turut berduka atas gugurnya pemimpin utama Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Keteguhannya dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan melawan imperalisme AS dan kolonialisme israel, sepanjang hayat hingga detik terakhirnya, adalah teladan bagi kaum muslimin di tengah banyaknya kepengecutan dan kepecundangan para pemimpinnya. Semoga peristiwa ini menyadarkan kaum muslimin untuk senantiasa bersatu menghapus segala bentuk penjajahan di atas dunia, agar kita benar-benar menjadi umat yang menebar rahmat bagi semesta alam.

‎Yayasan Bentala mengundang saudara sekalian untuk menghadiri Tarhib Ramadan Bentala berjudul:Ihya' Ramadan dengan Ihya'...
14/02/2026

‎Yayasan Bentala mengundang saudara sekalian untuk menghadiri Tarhib Ramadan Bentala berjudul:

Ihya' Ramadan dengan Ihya' 'Ulumiddin: Bagian Pilihan

‎Waktu: Ahad, 15 Februari 2026, 16.00-18.00 WIB
‎Pembicara: Ust. Anton Ismunanto, M.Pd.I, (Ketua Yayasan Bentala)
Tempat: Kantor Yayasan Bentala (https://maps.app.goo.gl/NxibTbV5HatgarEs5)
Disiarkan juga secara daring melalui ruangan ‎Zoom Yayasan Bentala
Pendaftaran: bit.ly/TarhibBentala47


‎Pengantar:
‎Ramadan adalah kemewahan yang diberikan Tuhan. Karenanya, ia perlu dijalani dengan kehadiran akal dan kesungguhan hati. Tidak hanya bermodal semangat, tapi juga panduan pengetahuan. ‎Ihya' 'Ulumiddin karya Imam al-Ghazali adalah salah satu karya besar yang memandu manusia untuk beragama seutuhnya. Tentang ibadat, adat, muhlikat (hal yang membinasakan), serta munjiyat (hal yang menyelamatkan).
‎Dengan segala kelebihan dan kelemahannya, Ihya' adalah karya terpenting di bidangnya baik ditinjau dari kerangka maupun isi. Dalam Tarhib Ramadan Bentala kali ini, kita akan membaca beberapa bagiannya sebagai bekal bagi kita untuk meng-Ihya' Ramadan kita.

_______
Terbuka untuk umum dan gratis.

‎Yayasan Bentala bekerja sama dengan Yayasan Hayrat Turki dan Pendidikan Kader Masjid Syuhada (PKMS) mengundang saudara ...
27/01/2026

‎Yayasan Bentala bekerja sama dengan Yayasan Hayrat Turki dan Pendidikan Kader Masjid Syuhada (PKMS) mengundang saudara sekalian untuk menghadiri diskusi berjudul:
‎"Sains Membaca Alam, Wahyu Membaca Makna: Sintesis Akal dan Iman ala Said Nursi"

Waktu: Kamis, 29 Januari 2026, 16.00-18.00
‎Tempat: Syuhada Center (https://maps.app.goo.gl/ChCrBCuUPMdGrLZy6)
‎Pembicara : Celal Akar (Presiden Yayasan Hayrat di Indonesia)

‎Gratis, terbatas untuk 25 peserta.
Tautan pendaftaran: bit.ly/SainsNursi
‎.
‎Pengantar:
‎Salah satu ulama dan pemikir penting Turki di awal abad XX adalah Said Nursi. Meski terdidik dengan baik dalam bidang syariat dan filsafat, ia menghindari perdebatan Kalam yang melelahkan, maupun kontemplasi Tasawuf yang melenakan. Ia berjuang membangun nasihat dan argumen yang memuaskan akal dan menentramkan hati, untuk membendung sekularisasi besar-besaran yang terjadi.
‎.
‎Salah satu topik yang diulas Said Nursi adalah hubungan sains dan wahyu. Sementara nalar sekular mempertentangkan keduanya, Badiuzzaman, julukan sosok ini, mencoba untuk mendamaikannya. Meski banyak ujarannya untuk ukuran saat ini terasa perlu dikuatkan lagi, namun untuk ukuran zamannya, telah memberikan kepercayaan diri bagi orang beriman agar tidak hanyut oleh sekularisasi.
‎.
‎Acara ini bertujuan untuk mengenalkan lebih luas kepada publik di Indonesia tentang sosok dan pokok pikiran dari Badiuzzaman, secara khususnya hubungan akal dan iman. Sebagai pembicara adalah Celal Akar, Presiden Yayasan Hayrat Turki yang telah lama merawat dan menyebarkan pemikiran Nursi.

Yayasan Bentala Yogyakarta, bekerjasama dengan Masjid Jogokaryan, serta Yayasan Hayrat Turki yang berkhidmat untuk meraw...
25/01/2026

Yayasan Bentala Yogyakarta, bekerjasama dengan Masjid Jogokaryan, serta Yayasan Hayrat Turki yang berkhidmat untuk merawat warisan Nursi, menyelenggarakan kajian untuk mengenalkan ajaran Sang Badiuzzaman dengan tajuk:

‎Ikhlas, Ukhuwah dan Gerakan Dakwah:
‎Inspirasi Perjalanan Dakwah Said Nursi di Turki

‎Hari, Tanggal : Rabu, 28 Januari 2026
‎Waktu : 20.00-22.00
‎Tempat : Ruang Utama Masjid Jogokariyan ‎

Kajian ini gratis dan terbuka untuk umum

Pengantar:
Said Nursi adalah salah satu ulama dan pemikir penting di Turki pada paruh awal abad XX. Ia menghabiskan hidupnya untuk membendung sekularisasi besar-besaran yang terjadi di negerinya. Untuk itu ia harus menanggung semua beban penderitaan demi mempertahankan Islam di bekas wilayah Utsmani yang pernah berjaya memimpin dunia.

‎Dengan latar pendidikannya dalam ilmu syariat maupun filsafat, ia mencoba untuk menjaga iman dalam diri masyarakatnya. Ia tidak mau masuk dalam perdebatan skolastik yang melelahkan, maupun tenggelam dalam tarekat yang pasif. Ia berjuang dengan berbagai argumen yang memuaskan nalar dan menentramkan hati. Berbagai ujarannya kemudian dikompilasikan menjadi Risalah Nur.

Alhamdulillah, melalui kegiatan Majelis Akhir Tahun yang lalu, terkumpul dana sebesar Rp6.250.000,00. Selanjutnya, dana ...
15/01/2026

Alhamdulillah, melalui kegiatan Majelis Akhir Tahun yang lalu, terkumpul dana sebesar Rp6.250.000,00. Selanjutnya, dana ini kami serahkan kepada Masjid Jogokariyan untuk membantu memulihkan dampak Bencana Alam di Sumatera dan sekitarnya. Semoga donasi ini mendatangkan manfaat bagi semua yang membutuhkan.
Jazaakumullaahu khairan katsiiran wa baarakallaahu fiikum.

Address

Pogung Lor, RT 001 RW 046, No. 136, Sinduadi
Sleman

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara:

Share