23/12/2014
Ini beda nya aku dengan ibuku..
By: Jamil Azzaini & Fikar Robbani
Ibu itu luar biasa, dia sangat berbeda denganku. Setiap jumpa dan kemudian berpisah dengannya ibu selalu berkata, “Maaf, ibu tidak bisa memberi apa-apa kecuali doa.”
Perkataan itu menyadarkan akan semua jasa nya. Ibu yang berkorban banyak untukku, memberi perhatian, memberi cinta bahkan mengorbankan nyawa ketika melahirkan kita tapi masih berkata “Maaf, ibu tidak bisa memberi apa-apa kecuali doa.”
Sedangkan aku yang baru bisa sedikit membahagiakannya sudah sombong dengan menceritakan kepada banyak orang.
Bila aku sakit ibuku rela menempuh jarak ratusan kilometer dan menyebrangi lautan hanya sekedar ingin hadir menemuiku. Sedangkan ketika ibu sakit, aku hanya bisa telpon dan berkata "maaf bu, aku tidak bisa hadir menemui ibu karena masih sibuk dengan pekerjaanku"
Saat aku sekolah hingga kuliah, ibuku rela pinjam uang kesana dan kemari untuk membiayaiku, meskipun harus menahan malu karena gunjingan oranglain. Tetapi kini aku tega-teganya berkata, “Maaf bu, belum bisa banyak membantu, aku masih harus mengembangkan bisnis dan keluargaku.” Saat seperti itu ibuku hanya berkata, “Ibu bahagia bila melihat kamu dan keluargamu bahagia. Ibu tak minta apa-apa darimu kecuali doa usai sholatmu.” Oh ibu, aku semakin malu…
Sebelum aku tertidur, aku menangis mengingat semua. Betapa payah nya diriku saat ni.
YaAllah ampuni kami karena sering membantahnya, maafkan ketika kami membentaknya, maafkan kami ketika kami menatap dengan tatapan tajam menyakitkan. YaAllah, sungguh itu hanya khilaf.
"Ya Allah berilah tempat terbaik untuk ibu_bapak ku di dunia maupun akhirat"
AMIN...