10/10/2025
Mari Mengkaji Al Qur'an l berikut ini Tafsir Al Kahfi Ayat 10
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu berdoa, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami.”
Al-Kahf [18] : 10
Dalam ayat ini, Allah Subhanahu Wa ta'ala mulai menguraikan kisah Aṣḥābul Kahf kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Allah Subhanahu Wa ta'ala mengingatkan kepada Rasul-Nya bahwa ketika zaman dahulu, beberapa pemuda keturunan bangsawan di suatu negeri, karena takut penganiayaan rajanya, pergi mencari perlindungan ke dalam gua pada sebuah gunung. Di dalam gua inilah mereka membulatkan tekadnya, menghabiskan masa remajanya untuk mengabdi kepada Allah Subhanahu Wa ta'ala.
Mereka berdoa kepada Allah Subhanahu Wa ta'ala semoga dilimpahi rahmat dari sisi-Nya. Mereka mengharapkan pengampunan, ketenteraman, dan rezeki dari Allah Subhanahu Wa ta'ala sebagai anugerah yang besar atas diri mereka.
Selain itu, mereka juga memohon agar Allah Subhanahu Wa ta'ala memudahkan bagi mereka jalan yang benar untuk menghindari godaan dan kezaliman orang-orang kafir dan memperoleh ketabahan dalam menaati Tuhan sehingga tercapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Sungguh Allah Subhanahu Wa ta'ala telah menolong mereka. Ketika raja kafir itu berhasil menemukan jejak mereka pada pintu gua itu, lalu masuk ke dalamnya, maka Allah Subhanahu Wa ta'ala menutup penglihatan mereka sehingga tidak dapat melihat para pemuda tersebut. Oleh karena itu, akhirnya raja memutuskan menutup pintu gua dengan perkiraan bahwa mereka akan mati kelaparan dan kehausan.
Sumber : https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/18?from=1&to=110