16/03/2026
DPD Bara JP Sumut Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus, Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku
TransformasiNews.ID | Medan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) Sumatera Utara mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus. Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai nilai kemanusiaan serta iklim demokrasi di Indonesia.
Sekretaris DPD Bara JP Sumut, Juvinando Bertho Sinaga, menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi. Ia menilai ruang demokrasi seharusnya menjadi tempat yang aman bagi setiap individu untuk menyampaikan pandangan, kritik, maupun aspirasi tanpa rasa takut.
“Penyiraman air keras terhadap Saudara Andrie Yunus adalah tindakan yang sangat memprihatinkan dan tidak dapat dibenarkan. Peristiwa seperti ini tidak boleh terjadi dalam kehidupan berbangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan demokrasi,” ujar Juvinando Bertho Sinaga dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, negara harus hadir memastikan korban mendapatkan keadilan serta perlindungan hukum yang layak. Ia juga menekankan pentingnya jaminan keamanan bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai.
DPD Bara JP Sumut menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akar persoalan. Proses hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel dinilai penting agar kepercayaan publik terhadap institusi negara tetap terjaga.
Selain mengecam tindakan kekerasan tersebut, Bara JP Sumut juga menyampaikan solidaritas kepada korban dan berharap Andrie Yunus segera mendapatkan penanganan medis terbaik serta pemulihan yang maksimal.
Pada kesempatan yang sama, Juvinando Bertho Sinaga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi yang kondusif serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Demokrasi harus kita rawat bersama sebagai ruang yang aman, terbuka, dan menghormati hak asasi manusia. Perbedaan pendapat tidak boleh diselesaikan dengan kekerasan,” tegasnya.
DPD Bara JP Sumut menilai bahwa perlindungan terhadap kebebasan berpendapat merupakan elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi serta kehidupan bernegara yang sehat di Indonesia.
---
Penulis: Jen | Editor: Par
Foto: Rin
---