22/08/2026
JANGAN DIPIKIRIN TERUS.. TINGGAL TIDUR AJA
Kalau boleh saya memberi nasihat kawan..
Janganlah terlalu gelisah memikirkan respon orang lain.
Karena sebaik apapun kita.
Sepontang-panting apapun kita mengutamakan mereka. Selelah apapun kita berusaha..
kita tak akan pernah mampu untuk memuaskan semua hati. Tetap saja akan ada yang membenci dan tak s**a.
Fun Fact hidup itu..
Berusaha bisa diterima semua orang adalah usaha yang melelahkan.
Dimuliakan oleh semua orang, adalah bentuk kemewahan yang mustahil didapatkan.
Karenanya.. jangan terlalu dipikirkan.
Cukup lakukan yang terbaik sesuai perintah Alloh dan Rasulnya.
Berbuat baik kepada siapa saja sesuai takaran terbaik yang kita bisa.
Ramah, senyum, berbagi dan jangan sombong. Atur lisan sebaik mungkin..
Dan jangan mencaci orang lain atau membicarakan aib orang lain.
Lalu bekerjalah dengan baik untuk memenuhi nafkah keluargamu. Dan jangan mengambil hak orang lain.
Jika itu semua sudah dilakukan..
Maka ajak hatimu untuk berdamai, santai dan asik aja atas apapun komentar orang lain.
Lurus jalan ke depan.
Yang menyukai..?? Itulah yang memang menerima kita dan tulus membuka hatinya.
Yang tetap benci dan masih saja mencari kesalahan kita, berarti memang hatinya tak siap menerima kita sebagai temannya. Tak usah ambil pusing..
Agar hidup ini berjalan.. kita tidak harus mendapatkan persetujuan semua orang.
Sebab rezekimu bukan dari mereka.
Dan surgamu tidak di tangan mereka.
Hiduplah dengan cara terbaik..
Jangan jahat ke orang lain.
Dan tak perlu membalas kejahatan orang lain.
Kalau dijahati??
Pulang saja.. jangan diam di situ.
Berdoa untuk keselamatan diri, dan doakan orang yang menjahati.. lalu tidur.
Jangan malah melek begadang mikirin tindakan mereka. Pakai merem aja.
Jangan capek-capek rela begadang.. Ternyata yang berbuat jahat mungkin malah sudah pules.
Besok pagi jalani lagi hidup yang baik.
Insyaallah nanti semua akan membaik sesuai waktunya. Dan kita akan dipertemukan oleh Alloh dengan pengganti orang-orang yang lebih bisa memahami. Aamiin
Klaten, 21 Agustus 2026
Salam,
Andre Raditya