20/08/2026
Kemerdekaan Bukan Sekadar Upacara: Lawan Komersialisasi Pendidikan
Dalam momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PMII UIN Walisongo Semarang menegaskan bahwa kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni dan pengibaran bendera. Kemerdekaan harus dimaknai sebagai keberanian untuk mengkritik kebijakan yang belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat.
Melalui refleksi dan aksi kritis, PMII UIN Walisongo menyoroti komersialisasi pendidikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam pemerintahan Prabowo–Gibran. Kebijakan negara harus diuji bukan hanya dari slogan dan pencitraan, tetapi dari seberapa jauh mampu menjawab persoalan rakyat secara nyata.
Pendidikan bukan komoditas, rakyat bukan objek kebijakan, dan desa bukan sekadar proyek pembangunan. Kemerdekaan sejati adalah ketika pendidikan dapat diakses secara adil, kebijakan pangan menjamin kesejahteraan rakyat, dan ekonomi desa dibangun dengan partisipasi serta kedaulatan masyarakat.
PMII UIN Walisongo berdiri bersama rakyat: mengawal kebijakan, mengkritisi kekuasaan, dan memastikan kemerdekaan benar-benar menghadirkan kedaulatan rakyat.