15/07/2026
Senin, 13 Juli 2026, sebuah kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Gronggong, Jalan Raya Cirebon–Kuningan, tepatnya di Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sebuah truk pengangkut air mineral yang diduga mengalami rem blong kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan, lalu menabrak sejumlah sepeda motor dan sebuah warung di pinggir jalan.
Di antara para korban, ada seorang siswi kelas VI SDN Guntur Kota Cirebon bernama Lovanya Evelyn Kautsar. Ia selamat, namun mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Gunung Jati. Lovanya harus menjalani operasi, bahkan menghadapi kemungkinan amputasi pada kaki kanannya akibat luka yang dideritanya.
Namun luka fisik bukanlah satu-satunya ujian yang harus dihadapi. Dalam kecelakaan tersebut, ayahnya, Enggar A. Kautsar, ibunya, Neneng Intan Permatasari, dan adik perempuannya yang baru berusia tujuh bulan meninggal dunia. Kini, Lovanya harus menjalani hidup sebagai seorang yatim piatu.
Yang membuat kisah ini semakin mengiris hati, hingga saat ini Lovanya dikabarkan masih belum mengetahui bahwa ayah, ibu, dan adik tercintanya telah berp**ang. Di tengah perjuangannya melawan rasa sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit, ia belum menyadari bahwa orang-orang yang selama ini menjadi tempatnya p**ang telah tiada.
Guru SDN Guntur, Siti Wasilah, yang menjenguk Lovanya di rumah sakit menceritakan bahwa kondisi muridnya saat itu belum sepenuhnya sadar. Ia mengaku syok melihat luka-luka yang dialami Lovanya. "Saya lihat luka di kaki kanan, tangan kanan. Saya sendiri shock, nggak bisa berkata-kata," ungkapnya. Siti juga menyampaikan harapannya agar Lovanya diberi kekuatan untuk menghadapi kenyataan pahit, baik dalam proses pemulihan setelah operasi maupun saat nanti mengetahui bahwa kedua orang tua dan adiknya telah tiada.
Mungkin luka di tubuhnya akan berangsur sembuh. Namun kehilangan ayah, ibu, dan adik dalam satu hari adalah luka yang tak mudah dipulihkan. Di usia yang masih belia, Dek Lovanya harus memulai lembaran hidup yang sama sekali berbeda.
Mari kita panjatkan doa terbaik untuk Dek Lovanya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan untuknya. Semoga Allah juga mengampuni dosa-dosa ayah, ibu, dan adiknya, melapangkan kubur mereka, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.
sumber:tt/tribuncirebon
📌KISAH INI BERSIFAT MENGINFORMASIKAN DAN MENINGKATKAN KESADARAN