22/10/2026
Dari satu es yang terjual, Sri dan Dhapini hanya mendapat keuntungan sekitar Rp200. Uang sekecil itu mereka kumpulkan sedikit demi sedikit, bukan untuk jajan, melainkan membantu nenek memenuhi kebutuhan makan dan mencicil utang warung sekitar Rp600 ribu.
Kakak beradik kembar ini sudah kehilangan kedua orang tuanya sejak kecil. Ayah mereka lebih dulu meninggal dunia, disusul sang ibu setahun kemudian akibat sakit. Kini, sepulang sekolah, keduanya berjualan es dan buah limus hingga sore untuk membantu nenek yang merawat mereka.
Di tengah keadaan yang serba terbatas, Sri dan Dhapini masih punya keinginan sederhana. Mereka berharap suatu hari bisa punya modal untuk berjualan es sendiri, melunasi utang, dan tetap melanjutkan sekolah.
Menariknya, ketika ditanya soal cita-cita, keduanya justru ingin menjadi guru ngaji. Di tengah kesibukan mencari uang sepulang sekolah, mereka masih menyimpan harapan untuk bisa mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain.
Semoga Sri dan Dhapini selalu diberi kesehatan, kemudahan rezeki, dan kesempatan untuk meraih cita-citanya. Aamiin. ❤️
Unggahan ini bukan penggalangan donasi. Kami membagikan kisah Sri dan Dhapini sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan anak-anak yang tumbuh dalam keterbatasan. Kami juga belum mengetahui alamat maupun kondisi terbaru Sri dan Dhapini secara langsung, sehingga Informasi dalam unggahan ini merujuk pada video dan keterangan dari sumber yang beredar
sumber:tt/penderma.id