Empowering special need students adalah sebuah community project yang dibuat untuk membantu pengembangan keterampilan (hardskill) bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan keterbatasan fisik di kota Sawahlunto melalui training pembuatan handicraft. Ide project ini digagas oleh seorang siswi SMA N 1 Sawahlunto (syifa yona marta) pada tahun 2012 dan mulai diimplementasikan pada april 2013
Project ini
dilatarbelakangi oleh fakta yang menunjukkan sangat minimnya fasilitas dan fasilitator yang mampu mendukung/menunjang pengembangan keterampilan bagi para pelajar SLB di kota Sawahlunto. Ini menyebabkan ketimpangan kesempatan antara anak-anak SLB yang mayoritas adalah anak-anak berkebutuhan khusus dan keterbatasan fisik dengan anak-anak normal di sekolah umum dalam mengembangkan keterampilan dan bakat yang mereka miliki. Berangkat dari kondisi ini maka kami berinisiatif untuk membantu memfasilitasi pengembangan ketrampilan dan bakat bagi anak-anak SLB. program ini secara rutin dan berkelanjutan memberikan training pembuatan handicraft bagi 22 siswa SDLBN 26 kota Sawahlunto,Sumatera Barat. Dalam pelaksanaannya ada beberapa pihak yang ikut bekerja sama,yaitu Forum Anak Kota Arang Sawahlunto,sebuah perusahaan mikro yang bergerak di bidang industri kreatif bernama BARA Company,dan pihak SDLBN 26 kota Sawahlunto
Tujuan utama project ini adalah sebagai berikut :
• Memfasilitasi pengembangan keterampilan bagi anak-anak SLB
• Mempersiapkan pelajar SLB untuk bersaing di dunia kerja/diterima di dunia kerja
• Meningkatkan kepercayaan diri anak-anak SLB
• Berkonstribusi dalam pembangunan kota terutama pemberdayaan generasi muda. Melalui project ini kami juga hendak membantu para pelajar berkebutuhan khusus dan keterbatasan fisik untuk dapat mempersiapkan masa depan mereka yang lebih baik, karena pada akhirnya mereka harus mandiri dan tidak dapat bergantung pada orang lain. Sehingga mereka harus memiliki skill yang mempuni agar tidak terlindas oleh kompetisi yang ketat.