Coral Triangle Center

Coral Triangle Center Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Coral Triangle Center, Environmental conservation organisation, Jalan Betngandang II, 88-89, Sanur.

Coral Triangle Center (CTC) is a foundation based in Indonesia that is inspiring and empowering generations to care for coastal and marine ecosystems across the Coral Triangle. 🪸 CTC provides training and learning programs;supports marine-protected areas; coordinates a learning network for MPA practitioners; connects the public and private sector on coastal issues; and is developing its Center for

Marine Conservation in Bali focused on reaching out millions of people to learn and care about the the Coral Triangle.

CTC and Naturalis Biodiversity Center Partner to Advance Marine Conservation in IndonesiaWe’re pleased to share that Cor...
02/09/2026

CTC and Naturalis Biodiversity Center Partner to Advance Marine Conservation in Indonesia

We’re pleased to share that Coral Triangle Center (CTC) has formalized a new five-year partnership with Naturalis Biodiversity Center, the Netherlands’ national research institute for biodiversity and natural history.

Signed in Leiden on 18 June 2026, the partnership will strengthen collaboration in marine science, research, capacity building, technology, and knowledge exchange across Indonesia and the Coral Triangle.

Through this partnership, CTC and Naturalis will work together on activities in Ambon, the Banda Islands, the Lease Islands, and Nusa Penida, including DNA-barcoding training, water quality monitoring, joint research, education resources, and hands-on conservation opportunities for university students.

The collaboration marks another step toward building stronger scientific capacity and supporting long-term, sustainable marine conservation.

Read the full story: https://coraltrianglecenter.org/ctc-and-naturalis-biodiversity-center-partner-to-advance-marine-conservation-in-indonesia/

Photos by: Purwanto/CTC
---
CTC dan Naturalis Biodiversity Center Bermitra untuk Memajukan Konservasi Laut di Indonesia

Kami dengan senang hati berbagi bahwa Coral Triangle Center (CTC) telah meresmikan kemitraan baru selama lima tahun dengan Naturalis Biodiversity Center, lembaga penelitian nasional Belanda yang berfokus pada keanekaragaman hayati dan sejarah alam.

Ditandatangani di Leiden pada 18 Juni 2026, kemitraan ini akan memperkuat kolaborasi dalam bidang ilmu kelautan, penelitian, peningkatan kapasitas, teknologi, serta pertukaran pengetahuan di Indonesia dan kawasan Coral Triangle.

Melalui kemitraan ini, CTC dan Naturalis akan bekerja sama dalam berbagai kegiatan di Ambon, Kepulauan Banda, Kepulauan Lease, dan Nusa Penida, termasuk pelatihan DNA barcoding, pemantauan kualitas air, penelitian bersama, pengembangan materi edukasi, serta kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam kegiatan konservasi.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas ilmiah dan mendukung upaya konservasi laut yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca cerita lengkapnya: https://coraltrianglecenter.org/ctc-and-naturalis-biodiversity-center-partner-to-advance-marine-conservation-in-indonesia/

Foto oleh: Purwanto/CTC

It's Coral Bleaching Awareness Month!This September, Coral Bleaching Awareness Month brings people and organizations tog...
01/09/2026

It's Coral Bleaching Awareness Month!

This September, Coral Bleaching Awareness Month brings people and organizations together to raise awareness about coral bleaching and the challenges facing coral reefs around the world.

Coral bleaching occurs when heat stress causes corals to expel the symbiotic algae, or zooxanthellae, that give them their color and provide much of their energy. Without these algae, corals turn white and become more vulnerable to disease and mortality.

This year, we’re joining the movement by “bleaching” our logo to show our support and help spread awareness for coral reefs.

Because life is better in color. 🪸💙

Learn more: coralbleaching.com

📸 Photo taken in Tereweng Island, Alor Archipelago, Indonesia.

---

Bulan ini adalah Bulan Coral Bleaching Awareness!

September ini, Coral Bleaching Awareness Month mengajak berbagai organisasi, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang pemutihan karang serta berbagai tantangan yang dihadapi terumbu karang di seluruh dunia.

Pemutihan karang terjadi ketika tekanan panas membuat karang mengeluarkan alga simbion, atau zooxanthellae, yang memberikan warna sekaligus menyediakan sebagian besar energi bagi karang. Ketika kehilangan alga ini, karang berubah menjadi putih dan menjadi lebih rentan terhadap penyakit hingga kematian.

Tahun ini, kami turut bergabung dalam kampanye ini dengan “memutihkan” logo kami sebagai bentuk dukungan sekaligus upaya untuk menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menjaga terumbu karang.

Karena hidup lebih indah dengan warna. 🪸💙

Pelajari lebih lanjut: coralbleaching.com

📸 Foto diambil di Pulau Tereweng, Kepulauan Alor, Indonesia.

Strengthening Marine Conservation with Timor-Leste 💙On 29 August 2026, Coral Triangle Center (CTC) welcomed Prime Minist...
31/08/2026

Strengthening Marine Conservation with Timor-Leste 💙

On 29 August 2026, Coral Triangle Center (CTC) welcomed Prime Minister Kay Rala Xanana Gusmão of Timor-Leste and his delegation to CTC’s Center for Marine Conservation in Sanur, Bali.

The visit highlighted the shared importance of protecting marine biodiversity across the Coral Triangle, including coral reefs, mangroves, seagrass ecosystems, and fisheries resources that sustain coastal communities and economies.

During the visit, we shared our work and experience in marine conservation, protected area management, ecosystem monitoring, coral restoration, environmental education, research, and sustainable fisheries. CTC Senior Marine Conservation Adviser, Marthen Welly, also highlighted CTC’s longstanding collaboration with Timor-Leste in strengthening marine conservation and capacity development.

As part of the Coral Triangle, Timor-Leste plays an important role in safeguarding the region’s rich marine biodiversity. The visit reaffirmed the value of regional collaboration, science, capacity building, and community participation in advancing sustainable ocean management.

We look forward to continuing to strengthen collaboration with Timor-Leste and partners across the region toward a healthier and more resilient ocean. 🌊

We are delighted to celebrate one of our Green Fins members, Abyss Ocean World in Pemuteran, Buleleng, Bali, which has b...
28/08/2026

We are delighted to celebrate one of our Green Fins members, Abyss Ocean World in Pemuteran, Buleleng, Bali, which has been recognized as a Best Environmental Performer following its latest assessment on 14 August 2026. 🌊💙

As part of CTC’s sustainable tourism program, we have been leading the implementation of Green Fins in Indonesia and supporting tourism operators in strengthening environmentally responsible practices. Achievements like this highlight the commitment of Green Fins members to making sustainability an integral part of their everyday operations.

For Abyss Ocean World, this recognition comes with its fifth renewal assessment, reflecting its continued commitment to the Green Fins Code of Conduct and sustainable diving practices. From pre-dive briefings and guest awareness to waste management and marine monitoring, environmental responsibility is integrated throughout its daily operations. The assessment results show that Abyss Ocean World continues to meet Green Fins standards while maintaining a high level of environmental responsibility.

Congratulations to the Abyss Ocean World team on this well-deserved achievement and for continuing to lead by example in protecting our ocean! 🌊💙

Interested in becoming a Green Fins member? Visit greenfins.net to learn more.

---

Kami dengan bangga merayakan pencapaian salah satu anggota Green Fins kami, Abyss Ocean World di Pemuteran, Buleleng, Bali, yang telah mendapatkan pengakuan sebagai Best Environmental Performer setelah melalui penilaian terbaru pada 14 Agustus 2026. 🌊💙

Sebagai bagian dari program pariwisata berkelanjutan CTC, kami telah memimpin implementasi Green Fins di Indonesia serta mendukung para pelaku industri pariwisata dalam memperkuat praktik yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pencapaian seperti ini mencerminkan komitmen anggota Green Fins untuk menjadikan keberlanjutan sebagai bagian penting dari kegiatan operasional sehari-hari.

Bagi Abyss Ocean World, pengakuan ini diraih dalam penilaian perpanjangan keanggotaannya yang kelima, yang mencerminkan komitmen berkelanjutan terhadap Green Fins Code of Conduct dan praktik penyelaman yang berkelanjutan. Mulai dari briefing sebelum menyelam dan peningkatan kesadaran bagi tamu, hingga pengelolaan sampah dan pemantauan laut, prinsip-prinsip lingkungan telah terintegrasi dalam kegiatan operasional sehari-hari. Hasil penilaian juga menunjukkan bahwa Abyss Ocean World terus memenuhi standar Green Fins dan mempertahankan tingkat tanggung jawab lingkungan yang tinggi.

Selamat kepada tim Abyss Ocean World atas pencapaian yang membanggakan ini dan atas komitmennya untuk terus menjadi contoh dalam menjaga laut kita! 🌊💙

Tertarik untuk menjadi anggota Green Fins? Kunjungi greenfins.net untuk informasi lebih lanjut.

From Aceh to South Papua, one shared journey brought CTC Capacity Building alumni together in Bali 🌊From August 10-14, 2...
27/08/2026

From Aceh to South Papua, one shared journey brought CTC Capacity Building alumni together in Bali 🌊

From August 10-14, 2026, CTC welcomed alumni from 11 provinces across Indonesia for the CTC Capacity Building Alumni Gathering. Representing government agencies, fisheries extension officers, local communities, NGOs, and academia, the gathering brought together people with diverse backgrounds but a shared connection through CTC’s capacity-building programs.

Over five days, the alumni shared stories of how the knowledge and skills gained through these programs have continued to support their work long after the training ended. Their experiences, collected from programs delivered between 2019 and 2026, provide valuable insights into how capacity building can contribute to change across different regions, institutions, and communities.

During the gathering, participants also exchanged ideas on fisheries and Other Effective Area-Based Conservation Measures (OECMs), learned about CTC’s programs in Maluku and Bali, and explored coral reef restoration efforts in Nusa Penida MPA.

Most importantly, the gathering helped identify new opportunities and topics for future learning and capacity-building activities. The impact of capacity building is not measured only by what happens during a training. It is reflected in what participants do with that knowledge afterwards.

Thank you to all the alumni for joining us and sharing your experiences. See you on the next journey! 🌊✨ ✨

Photos by: Asia Salsabilla/CTC

---

Dari Aceh hingga Papua Selatan, satu perjalanan yang sama mempertemukan alumni Peningkatan Kapasitas CTC di Bali 🌊

Pada 10-14 Agustus 2026, CTC menyambut para alumni dari 11 provinsi di Indonesia dalam Temu Alumni Peningkatan Kapasitas CTC 2026. Berasal dari instansi pemerintah, penyuluh perikanan, masyarakat lokal, LSM, dan akademisi, kegiatan ini mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang yang memiliki satu kesamaan melalui program peningkatan kapasitas CTC.

Selama lima hari, para alumni berbagi cerita tentang bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dari program-program tersebut terus mendukung pekerjaan mereka, bahkan setelah pelatihan berakhir. Pengalaman mereka, yang dikumpulkan dari berbagai program yang dilaksanakan antara 2019 hingga 2026, memberikan gambaran berharga tentang bagaimana peningkatan kapasitas dapat berkontribusi terhadap perubahan di berbagai wilayah, institusi, dan komunitas.

Selama kegiatan, para peserta juga bertukar wawasan mengenai perikanan dan Other Effective Area-Based Conservation Measures (OECMs), mempelajari program-program CTC di Maluku dan Bali, serta mendalami upaya restorasi terumbu karang di Nusa Penida MPA.

Yang terpenting, kegiatan ini juga membantu mengidentifikasi peluang dan topik baru untuk pembelajaran serta kegiatan peningkatan kapasitas di masa mendatang. Dampak dari peningkatan kapasitas tidak hanya diukur dari apa yang terjadi selama pelatihan, tetapi juga dari bagaimana para peserta menerapkan pengetahuan tersebut setelahnya.

Terima kasih kepada seluruh alumni yang telah hadir dan berbagi. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya! 🌊✨

Foto oleh: Asia Salsabilla/CTC

Establishing a Marine Protected Area (MPA) is only the first step. Long-term conservation also depends on strong institu...
25/08/2026

Establishing a Marine Protected Area (MPA) is only the first step. Long-term conservation also depends on strong institutions and sustainable financing.

In Bali and Maluku, Coral Triangle Center (CTC) is supporting provincial governments to strengthen governance and develop more flexible financing mechanisms for MPAs. From supporting the establishment of a BLUD in Bali to helping build institutional foundations for managing 27 MPAs in Maluku, these efforts are helping lay the groundwork for sustainable marine conservation.

Read more: https://coraltrianglecenter.org/building-the-foundation-for-sustainable-blue-finance-ctc-shares-bali-and-maluku-marine-conservation-financing-initiatives-at-national-roundtable/

---

Menetapkan Kawasan Konservasi (KK) hanyalah langkah awal. Konservasi jangka panjang juga bergantung pada kelembagaan yang kuat dan pendanaan yang berkelanjutan.

Di Bali dan Maluku, Coral Triangle Center (CTC) mendukung pemerintah provinsi dalam memperkuat tata kelola dan mengembangkan mekanisme pendanaan yang lebih fleksibel untuk MPA. Mulai dari mendukung pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Bali hingga membantu membangun fondasi kelembagaan untuk pengelolaan 27 KK di Maluku, berbagai upaya ini turut meletakkan dasar bagi konservasi laut yang berkelanjutan.

Baca selengkapnya: https://coraltrianglecenter.org/building-the-foundation-for-sustainable-blue-finance-ctc-shares-bali-and-maluku-marine-conservation-financing-initiatives-at-national-roundtable/

Conservation is not only about protecting nature. It also means recognizing and managing environmental and social risks ...
24/08/2026

Conservation is not only about protecting nature. It also means recognizing and managing environmental and social risks while respecting the rights, livelihoods, and traditional knowledge of local communities.

To support this, Coral Triangle Center (CTC) conducted an Environmental and Social Management System (ESMS) Awareness Training in Banda Neira, bringing together representatives from government, community groups, NGOs, and academia.

Through interactive discussions, case-based learning, and simulations, participants explored practical approaches to risk mitigation, conflict prevention, inclusive decision-making, and community engagement. The training helped strengthen understanding of how environmental and social safeguards can support more transparent, inclusive, and sustainable marine conservation across the Banda Islands.

Read more: https://coraltrianglecenter.org/strengthening-safeguards-facilitating-conservation-and-collaboration-in-the-banda-islands/

Photos by: Zakkir/CTC, Soraya Rahmad/CTC, Shendy Raiman/CTC

---

Konservasi bukan hanya tentang melindungi alam. Konservasi juga berarti memahami dan mengelola risiko lingkungan dan sosial, sambil menghormati hak, mata pencaharian, serta pengetahuan tradisional masyarakat lokal.

Untuk mendukung hal tersebut, Coral Triangle Center (CTC) menyelenggarakan Pelatihan Kesadaran tentang Environmental and Social Management System (ESMS) di Banda Neira, yang mempertemukan perwakilan dari pemerintah, kelompok masyarakat, LSM, dan akademisi.

Melalui diskusi interaktif, pembelajaran berbasis studi kasus, dan simulasi, para peserta mengeksplorasi berbagai pendekatan praktis untuk mitigasi risiko, pencegahan konflik, pengambilan keputusan yang inklusif, serta pelibatan masyarakat. Pelatihan ini membantu memperkuat pemahaman tentang bagaimana perlindungan lingkungan dan sosial dapat mendukung konservasi laut yang lebih transparan, inklusif, dan berkelanjutan di Kepulauan Banda.

Baca selengkapnya: https://coraltrianglecenter.org/strengthening-safeguards-facilitating-conservation-and-collaboration-in-the-banda-islands/

Foto oleh: Zakkir/CTC, Soraya Rahmad/CTC, Shendy Raiman/CTC

Expanding a Marine Protected Area (MPA) takes more than drawing new boundaries. It requires understanding the ecosystems...
24/08/2026

Expanding a Marine Protected Area (MPA) takes more than drawing new boundaries. It requires understanding the ecosystems, resources, and communities that shape the area.

To support the expansion of the Manufahi MPA into Natarbora and the Metinaro MPA into Ilimano, Coral Triangle Center (CTC) conducted a Marine Rapid Assessment in Timor-Leste, bringing together ecological, fisheries, and community insights.

The findings will help inform future MPA zoning, marine spatial planning, biodiversity monitoring, and stakeholder engagement, laying the foundation for marine conservation that is both science-based and community-supported.

Read more: https://coraltrianglecenter.org/building-the-foundation-for-two-expanded-marine-protected-areas-in-timor-leste/

Photos by: Wira Sanjaya/CTC, Cikal Qalnar/CTC

---

Memperluas Kawasan Konservasi Perairan (KK) membutuhkan lebih dari sekadar menetapkan batas wilayah baru. Hal ini memerlukan pemahaman tentang ekosistem, sumber daya, dan masyarakat yang bergantung pada kawasan tersebut.

Untuk mendukung perluasan KK Manufahi ke Natarbora serta KK Metinaro ke Ilimano, Coral Triangle Center (CTC) melakukan Marine Rapid Assessment di Timor-Leste dengan menggabungkan kajian ekologi, perikanan, dan wawasan dari masyarakat.

Temuan ini akan membantu mendukung proses zonasi KK, perencanaan tata ruang laut, pemantauan keanekaragaman hayati, serta pelibatan para pemangku kepentingan di masa mendatang. Langkah ini menjadi fondasi bagi konservasi laut yang berbasis sains dan didukung oleh masyarakat.

Baca selengkapnya: https://coraltrianglecenter.org/building-the-foundation-for-two-expanded-marine-protected-areas-in-timor-leste/

Foto oleh: Wira Sanjaya/CTC, Cikal Qalnar/CTC

What does it take to protect Indonesia’s oceans? 🌊Protecting our marine ecosystems requires more than expanding conserva...
21/08/2026

What does it take to protect Indonesia’s oceans? 🌊

Protecting our marine ecosystems requires more than expanding conservation areas. It also requires competent people who can monitor the health of our oceans and turn that knowledge into better management decisions.

Through a Coral Cover Data Collection Training and Competency Certification in Karangasem, Coral Triangle Center (CTC), together with partners of the MPA-OECM Consortium, brought together conservation practitioners from across Indonesia to strengthen their skills in understanding and monitoring coral reefs.

As Indonesia works towards protecting 97.5 million hectares of marine areas by 2045, building the capacity of the people working on the ground is an important part of making that ambition a reality.

This National Maritime Day, we celebrate the people working together to better understand, protect, and care for Indonesia’s oceans. 🇮🇩💙

Swipe to learn more! ➡️
---
Apa yang dibutuhkan untuk melindungi laut Indonesia? 🌊

Melindungi ekosistem laut membutuhkan lebih dari sekadar memperluas kawasan konservasi. Kita juga membutuhkan orang-orang yang kompeten untuk memantau kondisi laut dan mengembangkan pengetahuan tersebut menjadi keputusan pengelolaan yang lebih baik.

Melalui Pelatihan Pengumpulan Data Tutupan Karang dan Sertifikasi Kompetensi di Karangasem, Coral Triangle Center (CTC), bersama para mitra dalam konsorsium MPA-OECM, mempertemukan para praktisi konservasi dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat kemampuan mereka dalam memahami dan memantau terumbu karang.

Seiring Indonesia berupaya melindungi 97,5 juta hektare wilayah laut pada 2045, penguatan kapasitas para penggerak di lapangan menjadi bagian penting untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Di Hari Maritim Nasional ini, kami merayakan mereka yang bersama-sama terus belajar, memahami, melindungi, dan menjaga laut Indonesia. 🇮🇩💙

Geser untuk tahu lebih lanjut! ➡️

CTC'S Featured Panorama Solution: Community-Led Blue Economy: Sustainable Visitor Management for Mangrove Eco-tourism in...
19/08/2026

CTC'S Featured Panorama Solution:
Community-Led Blue Economy: Sustainable Visitor Management for Mangrove Eco-tourism in Nusa Penida Marine Protected Area

Local communities in Nusa Lembongan, within Indonesia's Nusa Penida Marine Protected Area (MPA), have transformed their relationship with mangrove forests from resource extraction to community led ecotourism and conservation. Since 2006, the Coral Triangle Center (CTC) has supported this transition through capacity building and management assistance, enabling the community to establish a locally managed mangrove ecotourism programme that generates sustainable livelihoods while promoting conservation. Today, a village-based organization oversees tourism operations, habitat stewardship, maintenance, and waste management, with local people actively participating in conservation activities. As tourism has grown following the COVID-19 pandemic, the community has strengthened management by introducing scheduled canoe operations, transparent pricing and visitor education to improve tourism quality while safeguarding the mangrove ecosystem.

Read the full solution here: https://panorama.solutions/en/solution/community-led-blue-economy-sustainable-visitor-management-mangrove-eco-tourism-nusa-penida

---

Sorotan CTC di Panorama Solutions:
Ekonomi Biru Berbasis Masyarakat: Pengelolaan Pengunjung yang Berkelanjutan untuk Ekowisata Mangrove di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida

Masyarakat lokal di Nusa Lembongan, yang berada di dalam Kawasan Konservasi Perairan (KK) Nusa Penida, Indonesia, telah mengubah hubungan mereka dengan hutan mangrove, dari pemanfaatan sumber daya menuju ekowisata dan konservasi yang dipimpin oleh masyarakat. Sejak 2006, Coral Triangle Center (CTC) telah mendukung proses ini melalui peningkatan kapasitas dan pendampingan pengelolaan, sehingga masyarakat dapat membangun program ekowisata mangrove yang dikelola secara lokal, menghasilkan mata pencaharian berkelanjutan sekaligus mendorong upaya konservasi.

Saat ini, sebuah organisasi berbasis desa mengawasi operasional pariwisata, pengelolaan dan perlindungan habitat, pemeliharaan, serta pengelolaan sampah, dengan masyarakat lokal yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan konservasi. Seiring meningkatnya pariwisata setelah pandemi COVID-19, masyarakat memperkuat pengelolaan dengan menerapkan jadwal operasional kano, harga yang transparan, serta edukasi bagi pengunjung untuk meningkatkan kualitas pariwisata sekaligus menjaga ekosistem mangrove.

Baca solusi lengkapnya di sini: https://panorama.solutions/en/solution/community-led-blue-economy-sustainable-visitor-management-mangrove-eco-tourism-nusa-penida

Address

Jalan Betngandang II, 88-89
Sanur
80228

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+62361289338

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Coral Triangle Center posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Coral Triangle Center:

Shortcuts

Share