04/06/2026
Hampir 20 Tahun Menjaga Cita Rasa, Pak Heri Buktikan Usaha Kecil Bisa Mengubah Kehidupan
Di tengah ramainya Jalan Gajah Mada Pontianak, tepatnya di dekat simpang menuju Hotel Aston Pontianak, berdiri sebuah warung sederhana yang sudah akrab di lidah banyak pelanggan. Warung Kwetiaw Singkawang milik Pak Heri ini bukan hanya menyajikan makanan yang lezat, tetapi juga menyimpan kisah perjuangan yang penuh inspirasi.
Pak Heri telah menekuni usaha kuliner ini hampir selama 20 tahun. Perjalanan usahanya dimulai bukan sebagai pemilik, melainkan sebagai pekerja.
βAwalnya saya ikut bekerja dengan orang. Mulai dari membantu cuci piring sampai akhirnya dipercaya menjadi tukang masak,β kenangnya.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga. Namun, Pak Heri menyadari bahwa dirinya tidak ingin selamanya bergantung pada orang lain. Dengan keberanian dan tekad yang kuat, ia memutuskan untuk membuka usaha sendiri.
Perjalanan di awal tentu tidak mudah. Warungnya sering sepi pembeli, sementara modal usaha masih sangat terbatas. Di tengah kondisi tersebut, Pak Heri mencoba mencari jalan keluar dengan mengajukan pinjaman melalui CU Lantang Tipo.
Tantangan kembali datang ketika pandemi Covid-19 melanda. Aktivitas masyarakat menurun drastis dan dagangan menjadi sepi. Bahkan hingga kini, faktor cuaca seperti hujan masih sering memengaruhi jumlah pelanggan yang datang.
βMasa Covid menjadi masalah besar. Dagangan sepi. Kalau hujan juga biasanya pembeli berkurang,β ujarnya.
Meski demikian, Pak Heri tidak menyerah. Seiring berakhirnya pandemi, pelanggan mulai kembali berdatangan dan usahanya perlahan bangkit.
Bagi Pak Heri, mempertahankan kualitas adalah kunci utama agar usaha tetap bertahan.
βKualitas makanan itu yang paling penting. Rasa jangan sampai berubah supaya konsumen tidak pergi. Kebersihan juga harus dijaga,β katanya.
Komitmen tersebut menjadi alasan mengapa pelanggan terus kembali menikmati sajian kwetiaw buatannya dari waktu ke waktu.
Sebagai anggota CU Lantang Tipo, Pak Heri merasakan manfaat yang nyata dari keanggotaan yang dimilikinya. Selain menjadi tempat menabung, CU juga menjadi sumber modal yang membantu mengembangkan usahanya.
βDari orang tua saya sudah diajarkan untuk belajar menabung. Kalau ingin membeli sesuatu atau membutuhkan modal usaha, CU selalu menyediakan fasilitas pinjaman. Itu manfaat yang saya rasakan,β tuturnya.
Menurutnya, budaya menabung sangat penting, terutama bagi generasi muda. Tabungan dapat menjadi modal awal untuk mewujudkan berbagai rencana dan impian, termasuk memulai usaha.
βKalau sudah punya tabungan, generasi muda bisa belajar memanfaatkannya sebagai modal usaha. Yang penting berani memulai,β pesannya.
Motivasi terbesar Pak Heri untuk terus bekerja dan mengembangkan usaha adalah keluarganya. Karena itu, selain fokus berusaha, ia juga berupaya menjaga kesehatan agar tetap bisa menjalankan aktivitas setiap hari.
Bagi Pak Heri, kesuksesan bukan hanya soal keuntungan atau besarnya usaha.
βSukses itu ketika kita bisa mewujudkan sesuatu,β ungkapnya sederhana.
Dari hasil usaha yang dijalankannya selama hampir dua dekade, Pak Heri berhasil memiliki rumah dan kendaraan untuk keluarganya. Ia juga mengakui bahwa CU Lantang Tipo turut mengambil peran dalam perjalanan tersebut.
βDari usaha ini saya bisa memiliki rumah dan kendaraan. Tentunya CU Lantang Tipo juga andil dalam hal itu. Kuncinya kita harus disiplin menabung dan disiplin membayar pinjaman. Pinjaman juga harus sesuai kemampuan,β jelasnya.
Di akhir perbincangan, Pak Heri menyampaikan pesan bagi kaum muda dan seluruh anggota CU Lantang Tipo agar tidak takut memulai usaha.
βJangan takut untuk mulai usaha meskipun dari yang kecil. Yang paling utama adalah kemauan, lalu dibarengi pengalaman dan modal.β
Ia berharap semakin banyak anggota CU yang berani berwirausaha dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya melalui usaha yang dijalankan.
βHarapan saya bagi semua anggota CU, jangan takut untuk memulai usaha. Disiplin menabung, disiplin membayar pinjaman, dan terus berusaha berkembang.β
Kisah Pak Heri membuktikan bahwa usaha besar sering kali berawal dari langkah kecil. Dengan keberanian untuk memulai, disiplin dalam mengelola keuangan, dan semangat untuk terus belajar, impian yang dahulu terasa jauh perlahan dapat menjadi kenyataan.