Damai aqsha

Damai aqsha Lembaga sosial yang mengelola bantuan kemanusiaan untuk membantu Palestina & Indonesia πŸ‡΅πŸ‡ΈπŸ‡²πŸ‡¨

12/06/2026

Saat dunia menikmati kemegahan stadion dan pertandingan sepak bola bernilai miliaran rupiah, ada kisah berbeda yang datang dari G@za.

Karena harga kebutuhan yang terus melambung dan keterbatasan akibat blokade, seorang ayah terpaksa membuat bola mainan sendiri dari potongan busa dan kardus untuk anak-anaknya. Bukan karena ingin berbeda, tetapi karena membeli bola sungguhan menjadi sesuatu yang sulit dijangkau.

Meski hidup dalam kondisi yang serba terbatas, anak-anak G@za tetap mencari cara untuk bermain dan menikmati masa kecil mereka. Dengan kreativitas sederhana, mereka mengubah barang-barang bekas menjadi sumber kebahagiaan.

Kisah ini menunjukkan bahwa blokade dan kesulitan hidup mungkin dapat membatasi banyak hal, tetapi tidak mampu memadamkan semangat, harapan, dan mimpi anak-anak untuk tetap bermain seperti anak-anak di seluruh dunia.

Sumber: eye.on.palestine

12/06/2026

Dalam sebuah aksi solidaritas di Piazza Duomo, Milan, para aktivis membentangkan kain kafan putih raksasa sepanjang 25 meter yang berisi ribuan nama anak-anak Pal3stin@ yang menjadi korban ser@ngan di G@za.

Sebanyak 18.457 nama anak ditulis tangan di atas kain tersebut sebagai bentuk penghormatan bagi nyawa-nyawa yang telah hilang. Pemandangan itu membuat banyak orang terdiam, menyadari bahwa di balik angka statistik terdapat anak-anak yang memiliki nama, keluarga, dan mimpi yang tak sempat terwujud.

Aksi yang digelar oleh organisasi Carnia for Peace bersama Asosiasi Pal3stin@ di Italia ini kemudian dilanjutkan dengan long march menuju Piazza Castello. Para peserta membawa pesan kemanusiaan dan menyerukan diakhirinya kekerasan yang terus berlangsung di G@za.

Bagi para peserta, aksi ini bukan sekadar demonstrasi, tetapi juga upaya untuk memastikan dunia tidak melupakan ribuan anak yang telah menjadi korban konflik.

Sumber: .on.palestine

Sementara itu, negosiasi di Kairo masih menemui jalan buntu, terutama terkait isu persenj@taan kelompok perlawanan Pal3s...
12/06/2026

Sementara itu, negosiasi di Kairo masih menemui jalan buntu, terutama terkait isu persenj@taan kelompok perlawanan Pal3stin@. Faksi-faksi Pal3stin@ dikabarkan bersedia membahas pembatasan senj@ta, namun menolak pelucutan total dan menginginkan pengelolaannya tetap berada di bawah otoritas Pal3stin@.

Di lapangan, Isr@3l disebut masih mengontrol sebagian besar wilayah G@z@ melalui berbagai pembatasan militer yang membatasi pergerakan warga sipil. Kondisi ini terus memicu kekhawatiran di tengah situasi kemanusiaan yang sudah sangat sulit akibat perang yang berlangsung selama hampir dua tahun terakhir.

Jika perundingan gagal mencapai kesepakatan dan rencana operasi militer baru benar-benar dijalankan, banyak pihak khawatir kondisi kemanusiaan di G@za akan semakin memburuk. Karena itu, perhatian dunia kini tertuju pada hasil negosiasi yang sedang berlangsung di Kairo.

Shamiya menyebut kesenjangan besar antara jumlah pasien yang butuh perawatan dan yang diizinkan keluar sebagai celah kem...
12/06/2026

Shamiya menyebut kesenjangan besar antara jumlah pasien yang butuh perawatan dan yang diizinkan keluar sebagai celah kemanusiaan yang berbahaya. Menurutnya, kondisi ini hanya memperparah penderitaan pasien dan menambah jumlah kematian setiap harinya.

β€œInggris menanggung tanggung jawab utama atas krisis ini,” tegas Shamiya. Ia menyoroti prosedur pemeriksaan keamanan yang bertele-tele serta berkurangnya hari keberangkatan sebagai penyebab utama turun drastisnya jumlah pasien yang bisa keluar.

Penyeberangan Rafah yang menghubungkan G@za dengan Mesir saat ini hanya beroperasi maksimal tiga hari dalam sepekan. Sementara itu, penyeberangan Kerem Shalom hanya dialokasikan satu hari khusus untuk evakuasi medis ke Mesir.

Kondisi ini terjadi di tengah ambruknya sektor kesehatan G@za pasca perang dua tahun terakhir. Rumah sakit dan infrastruktur kesehatan hancur luas. Stok obat-obatan, bahan bakar, dan perlengkapan medis pun menipis parah.

Sumber: Mina News

Apa yang bagi kita hanya satu porsi makanan, bagi mereka bisa menjadi energi untuk bertahan dan menjalani hari esok.Kare...
12/06/2026

Apa yang bagi kita hanya satu porsi makanan, bagi mereka bisa menjadi energi untuk bertahan dan menjalani hari esok.

Karena itu, jangan hanya mensyukuri nikmat yang kita miliki.

Jadikan juga nikmat tersebut sebagai jalan untuk peduli dan berbagi kepada sesama. 🀍

11/06/2026

Seorang kreator konten bernama Yaro Taranenko membagikan video yang menarik perhatian warganet. Dalam video tersebut, ia mengikuti ritual tradisional Hong Kong yang dikenal sebagai "Villain Hitting" atau ritual "memukul penj@hat".

Tradisi ini telah lama dikenal dalam budaya masyarakat Hong Kong sebagai simbol untuk mengusir energi buruk, kesialan, atau sosok yang dianggap membawa dampak negatif. Biasanya, ritual dilakukan dengan menggunakan sandal atau benda lain sambil melafalkan doa dan harapan agar keburukan menjauh.

Dalam videonya, Yaro melakukan ritual tersebut secara simbolis dengan menyebut nama Benj@min Net@nyahu. Aksi itu ia lakukan sebagai bentuk ekspresi kritik dan protes terhadap kebijakan serta tindakan yang dinilai banyak pihak telah menyebabkan penderitaan warga sipil Pal3stin@.

Meski dikemas dengan cara yang unik dan menarik perhatian, video tersebut mencerminkan bagaimana isu Pal3stin@ terus mendapat sorotan dan memunculkan berbagai bentuk solidaritas dari masyarakat di berbagai belahan dunia.

Dari aksi demonstrasi hingga tradisi budaya, dukungan dan kepedulian terhadap Pal3stin@ terus disuarakan dengan berbagai cara.

Sumber: .global.echo

Menurut keterangan keluarga, saat itu kendaraan yang mereka tumpangi telah berhenti setelah seorang tentara Israel membe...
11/06/2026

Menurut keterangan keluarga, saat itu kendaraan yang mereka tumpangi telah berhenti setelah seorang tentara Israel memberi isyarat untuk menghentikan mobil. Ayah Sam, Fahd Abu Heikal, mengatakan bahwa ia telah mematuhi perintah tersebut dan mengangkat kedua tangannya ke kemudi. Namun, tak lama kemudian tentara tersebut melepaskan tembakan ke arah kendaraan mereka.

Nenek Sam, Ferial Abu Haikal, mengungkapkan bahwa satu peluru mengenai cucunya hingga menembus wajah dan kepalanya. Sang ibu yang juga terluka bahkan tidak langsung diberi tahu bahwa bayinya telah meninggal karena keluarga khawatir kondisi kesehatannya akan semakin memburuk akibat syok yang mendalam.

Militer Isr@3l mengklaim bahwa penembakan terjadi karena seorang tentara merasa terancam. Namun hingga kini tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut. Keluarga korban menuntut adanya penyelidikan dan pertanggungjawaban atas kem@tian Sam. Ayahnya menegaskan bahwa mobil mereka dalam keadaan berhenti saat penembakan terjadi dan tidak menimbulkan ancaman apa pun.

Kematian Sam menambah panjang daftar anak-anak Pa3estin@ yang tew@s di Tepi Barat sejak meningkatnya eskalasi konflik pada Oktober 2023. Tragedi ini kembali memunculkan sorotan internasional terhadap keselamatan warga sipil, terutama anak-anak, yang menjadi korban dalam konflik yang terus berlangsung.

Sumber: Republika

Angka itu dirilis Kementerian Dalam Negeri G@z@ pada Senin (8/6). Dari jumlah tersebut, 919 bayi berjenis kelamin laki-l...
11/06/2026

Angka itu dirilis Kementerian Dalam Negeri G@z@ pada Senin (8/6). Dari jumlah tersebut, 919 bayi berjenis kelamin laki-laki (54 persen), sementara 782 lainnya adalah perempuan (46 persen).

Jika dirinci per wilayah, G@z@ Governorate menjadi daerah dengan kelahiran tertinggi, yakni 635 bayi. Disusul Khan Yunis dengan 286 bayi, G@z@ Utara 282 bayi, Governorate Tengah 273 bayi, dan Rafah 225 bayi.

Selain kelahiran, otoritas setempat juga mencatat 159 kem@tian sepanjang Mei. Sebanyak 115 di antaranya laki-laki (72,3 persen) dan 44 lainnya perempuan (27,7 persen).

Para petugas pencatatan sipil mengakui, angka-angka ini menunjukkan bahwa kehidupan tetap berjalan meski di tengah puing-puing perang. Kondisi kemanusiaan yang parah dan dampak konflik yang masih terasa menjadi latar dari setiap proses kelahiran dan kematian yang mereka catat.

Sumber: Mina News

Tidak semua orang memiliki kemudahan yang sama.Saat kita masih bisa menikmati makanan dengan tenang, ada mereka yang mas...
11/06/2026

Tidak semua orang memiliki kemudahan yang sama.

Saat kita masih bisa menikmati makanan dengan tenang, ada mereka yang masih berharap bisa makan hari ini.

Mari lebih banyak bersyukur dan lebih peduli. Karena satu kebaikan kecil dari kita bisa menjadi harapan besar bagi orang lain. 🀍

10/06/2026

Suasana duka menyelimuti keluarga Fahd Abu Heikal saat ia menggendong jen@zah putranya yang masih bayi, Sam, untuk mengucapkan perpisahan terakhir. Kerabat dan anggota keluarga berkumpul dalam kesedihan yang mendalam, melepas kepergian sang buah hati dengan air mata dan doa.

Tak ada kata yang mampu menggambarkan beratnya kehilangan seorang anak. Bagi setiap orang tua, memeluk buah hati adalah momen penuh kasih sayang. Namun kali ini, pelukan itu menjadi pelukan perpisahan yang begitu menyakitkan.

Momen ini menjadi pengingat betapa berharganya setiap nyawa dan betapa besarnya luka yang ditinggalkan oleh kehilangan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi masa-masa yang sulit ini.

Sumber: eye.on.palestine

Address

Jalan Teuku Umar Ruko No. 28E, Karang Anyar, Kec. Sungai Kunjang
Samarinda
75243

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 15:00

Telephone

+6285247672424

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Damai aqsha posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Damai aqsha:

Share