19/01/2026
Fenomena pencurian helm di Samarinda kembali menyoroti lemahnya sistem keamanan kota. Meski berbagai fasilitas publik dilengkapi penjaga parkir, kamera pengawas, hingga pungutan parkir resmi, kasus kehilangan helm terus terjadi dan seolah dianggap sebagai hal lumrah oleh masyarakat.
Kasus-kasus terbaru menunjukkan bahwa tindak pencurian tidak hanya terjadi di tempat sunyi, tetapi justru di pusat aktivitas publik yang seharusnya memiliki standar pengawasan tinggi, mulai dari taman kota, pusat keramaian, hingga area dengan penjagaan petugas keamanan.
Salah satu lokasi yang disorot adalah Taman Cerdas Samarinda. Area yang berada dekat Gedung PKK dan Rumah Jabatan Wali Kota itu nyatanya tidak mampu menjamin keamanan barang pengunjung.
Jalia (25), salah satu warga, kehilangan helm bermerk GM saat berada di lokasi tersebut.
Ia mengaku awalnya menaruh helm di spion seperti biasa. Namun saat temannya hendak pulang lebih dulu, barulah ia sadar helmnya hilang bersamaan dengan helm milik temannya yang bermerek sama. Total kerugian keduanya mencapai Rp500 ribu.
Selengkapnya baca di https://kaltimetam.id/helm-hilang-di-mana-mana-samarinda-hadapi-krisis-keamanan-publik/