15/05/2026
Perempuan Flores Pemegang SK PS Pelopor Ekosistem Ekonomi Restoratif NTT - Langit cerah memayungi Kampus Bambu Komodo di Labuan Bajo, mengiringi ritme lincah permainan Rangkuk Alu dan entakan dinamis Tarian Caci khas Manggarai yang menyambut para tamu. Di bawah naungan arsitektur bambu yang artistik pada 7 hingga 9 Mei 2026, sebuah sejarah baru bagi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi diukir melalui Forum Ekonomi Restoratif bertajuk “Terbitnya Harapan”. Perhelatan yang digagas oleh Yayasan Bambu Lingkungan Lestari bersama Kementerian PPPA dan Kementerian Kehutanan ini menjadi saksi perayaan terbitnya Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial yang diserahkan kepada kelompok perempuan di NTT.
Pemberian hak kelola ini merupakan sebuah terobosan bersejarah, mengingat dari 12,7 juta hektar hutan yang dialokasikan pemerintah secara nasional, sangat jarang pengelolaannya jatuh ke tangan perempuan. Di Flores, SK Perhutanan Sosial ini mencakup enam Kelompok Tani Hutan (KTH) Perempuan dengan total luas wilayah kelola mencapai 648,65 hektar dan di dominasi perempuan, yakni sebanyak 310 anggota perempuan atau 92,5 persen, berpadu dengan 25 anggota laki-laki.
SK Perhutanan Sosial tersebut bukan sekadar selembar kertas pengakuan, melainkan landasan bagi perempuan NTT untuk membangun Ekosistem Ekonomi Restoratif melalui rantai nilai yang utuh. Rantai ini mengalir dari agroforestri bambu dan komoditas bernilai tinggi di hulu, Kebun Pangan Perempuan di tengah, hingga ekowisata dan hilirisasi berbasis alam melalui Rumah Produksi Bersama Mosedia di hilir. Ekosistem ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi restoratif NTT sebesar 30 persen, menciptakan ketahanan pangan, mengurangi angka stunting, dan memulihkan kualitas alam. Inisiatif ini membutuhkan kolaborasi masif lintas sektor, mulai dari infrastruktur oleh PUPR, akses pengetahuan dari Kementan, dukungan pasar dari Kemendag, hingga kehadiran berbagai pihak seperti Wamen PPPA Veronica Tan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pemerintah Provinsi NTT, Akademisi, Tokoh Perempuan, Conservana, Talasi, Yellow Boat, serta PT Astra International Tbk yang turut hadir mendukung acara ini.
Continued in comment.